Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Tentang anak yatim

17 Komentar

Anak yatim, mendapat perhatian yang besar di dalam Islam, terbukti dengan ditemukannya 12 surah dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang anak-anak  yatim.
Dari sisi waktu hadirnya tuntunan tersebut, dapat dibedakan menjadi 2 periode yaitu periode Mekkah dan periode Madinah.  Perlu diketahui bahwa peride Mekkah adalah periode peletakan dasar tuntunan agama dan uraian menyangkut akidah, sedangkan peride Madinah lebih banyak merupakan penerapan syariat agama.
Dalam periode Mekkah, uraian tentang anak yatim ditemukan dalam 7 Surah, yaitu : al-Fajr [89]:17, adh-Dhuha [93]:9, al-Balad [90]:15, al-An’am, al-Isra’ [17]:34, al-Kahfi [18]:82 dan al-Ma;un [107]:7 .  Secara umum, tuntunan terhadap anak yatim yang turun pada periode Mekkah ini adalah tuntunan untuk memperhatikan sisi kejiwaan & akhlak mereka.  Ini berarti, perhatian pertama yg perlu diberikan kepada mereka adalah memelihara mereka sehingga tidak terlantar atau terabaikan.  Yang pertama dan utama adalah jangan sampai jiwa mereka terganggu sehingga mereka tumbuh berkembang membawa kompleks-kompleks kejiwaan.  Kesan yang diperoleh dari tuntunan di periode ini adalah : KALAU TAK DAPAT MEMBERI BANTUAN MATERI, MAKA JANGAN BERLEPAS TANGAN, BERIKANLAH BANTUAN DALAM BENTUK NON-MATERI KEPADA MEREKA.
Selebihnya, dalam periode Madinah, tuntunan terhadap anak yatim lebih rinci.  Dalam Surah an-Nisa’ [4] terdapat penekanan perlunya menjaga perasaan anak-anak yatim dan kaum lemah lainnya, tuntunan bagi wali / pengurus harta anak yatim untuk mengembangkan harta mereka yg belum mampu mengurusnya serta peringatan untuk tidak menyalahgunakan harta anak yatim yang ada dalam pemeliharaannya.
Mencermati tuntunan-tuntunan yang sudah diberikan pada kita… Mari, kita perbesar perhatian pada anak-anak yatim yang mungkin ada di sekitar kita…   Selamat hari Jum’at, Sahabat…🙂
***
Kutipan “Membumikan Al-Qur’an” – M. Quraish Shihab – Lentera Hati – 2011.

17 thoughts on “Tentang anak yatim

  1. Makasih Mba Mechta sudah berbagi. Selamat hari jumat.🙂

    Sama-sama Dani… selamat hari jumat & siap2 weekend ya..😀

  2. Alhamdulillah……

    terima kasih Mbak… udah dapat siraman pagi

    siraman cuma dikiit jadi tetep kudu mandi lho..haha…

  3. baru ingin berangkat sholat jum’at ehh ada siraman rohani… terima kasih mbk

    sama-sama Moenas… oya, apa ‘oleh2’ dari Jumatanmu tadi?🙂

  4. Makasih mba Mechtaaaaa…
    mampir mampir sinih bisa dapet ‘sesuatu’ yang manpaat🙂
    *peyuuuuuk*

    alhamdulillah kalau begitu… sama-sama, Erry, tiap kali mampir ketempatmu juga selalu bikin seger n semangat… *balas peluk eraaat*

  5. terima kasih udah mengingatkan ya🙂

    terima kasih kembali, Chi… terutama sih, mengingatkan diri sendiri🙂

  6. yupss sepakat.. klo gak bisa membantu secara materi, bisa dilakukan dengan membantu secara non materi… asal jangan berlepas tangan

    Insya Allah… semoga kita selalu ingat akan hal ini ya..🙂

  7. blogny gnti ini y skr bu?
    yg detik gmn?

    Iya Ri… yg detik masih ngambeg blom mau dibuka dasbornya, jadi ya terpaksa dianggurin saja..haha…

  8. Maturnuwun Jeng, berbagi pengingat diri diberkati untuk sarana berbagi berkat. Salam

    Maturnuwun sampun mampir, ibu🙂

  9. Jaman sekarang tidak semua anak yatim dng kondisi dhuafa ya Mb Mechta. Kalau utk mrk mungkin yg perlu diberi pperhatian adl sisi kejiwaannya saja. sementara utk anak2 yg tak memiliki ayah, memiliki tapi sang ayah kurang berfungsi, terus anak2 dari keluarga dhuafa, selayaknya jd perhatian kita semua🙂

    betul mbak Evi..tetap harus ada seleksi mana yg lebih membutuhkan ya…🙂

  10. Auntie…aku dr dulu penasaran dan smp skrg blom terjawab jg, kalo untuk anak yatim yg non muslim gimana ya?

    kalau menurutku pribadi sih… boleh saja kalau memang lebih membutuhkan..tapi…kalau mengenai dalil2nya aku kurang tahu… mungkin ada teman2 yg bisa bantu?

  11. Berat memang memelihara anak yatim, dan dalam beratnya itu mengandung pahala yang tiada terkira

    ada yg bilang, jalan ke surga terjal & berliku, sedangkan jalan ke neraka tampak mulus dan tak memerlukan perjuangan..hehe…

  12. Anak yatim benar-benar mendapat perhatian dari Allah, sehingga siapa yang menghardik anak yatim jelas sekali hukumannya

    itulah salah satu tuntunan-NYA ya..🙂

  13. Terimakasih atas siraman rokhaninya mbak. Semoga selalu ada tempat untuk anak yatim dihati kita semua.😀

    Terimakasih kembali mas… yg terutama menyiram diri sendiri sih..hehe…

  14. setuju sangat dgn opinimu, Mechta
    dalam bersikap, kita sebagai muslim telah dituntun dgn benar oleh Al-Qur’an dan hadist …
    lalu, kenapa harus demo utk menunjukkan sikap?

    ikuti saja apa yg telah digariskan oleh Al-Qur’an dan hadist, insyaAllah pasti selalu ada kebaikan ,aamiin
    salam

    demikianlah Bunda.. semoga kita semua bisa tetap mampu menyatakan sikap tanpa justru mncoreng nilai2 yg telah diajarkan junjungan kita ..🙂 Terimakasih & salam kembali, Bunda…

    • waduh😳
      ini kayaknya bunda kok salah ya ngetik komennya , maksudnya utk artikel yg lain, bukan artikel yg ini Mechta😳
      hedeh…hedeh…tolong di delete saja ya Mechta ….
      terimakasih ….
      salam

      gak papa Bunda…terima kasih sudah mampir lagi di sini🙂

  15. Nah, ini baru komen yang pas utk artikel anak yatim ini🙂

    terimakasih banyak karena telah mengingatkan ,Mechta

    semoga kami selalu istiqomah untuk terus memelihara dan menyantuni anak yatim ,aamiin
    salam

    terima kasih juga Bunda… terutama sedang mengingatkan diri sendiri kok Bun🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s