Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

GERNASDARZI

12 Komentar

Apa itu Gernasdarzi?
Ketika menata meja kerja untuk siap2 pulang sore kemarin, sempat kutemukan sebuah booklet kecil terselip diantara berkas2 yang sebelumnya bertebaran memenuhi mejaku.
Disain sampulnya cukup sederhana namun eyecatching, mungkin itulah yang langsung menarik perhatianku.  Booklet apakah itu?  Mengingat  waktu pulang sudah lewat beberapa menit dan kantor mulai sepi, maka kumasukkan saja buku mini itu ke dalam tas untuk kubaca di rumah.
GERAKAN NASIONAL SADAR GIZI, itulah judul dari booklet itu.  Buku mungil 11 halaman setengah folio itu rupanya adalah sisipan dari sebuah majalah dan setelah membaca tuntas hingga halaman terakhirnya, aku merasa buku mungil itu ternyata berisi hal-hal yang sama sekali tidak kecil artinya.  Nah, ini dia ringkasannya :
Mengapa masyarakat harus sadar gizi?
Perilaku sadar gizi mutlak diperlukan guna mewujudkan Manusia Indonesia Prima, yaitu manusia yang sehat, cerdas dan produktif.  Sehat :  daya tahan tubuh yang kuat, tidak sering sakit, berumur panjang dan mampu bergaul di masyarakat sesuai norma sosial yang dianut.  Cerdas : kemampuan menyerap ilmu pengetahuan dengan baik dan menerapkannya untuk keperluan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.  Produktif : kemampuan bekerja dengan baik untuk menghasilkan barang atau jasa yang bernilai ekonomis guna mencukupi kebutuhan hidup baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
Apa kendala yang masih ada di masyarakat?
  1. Kemajuan capaian antar daerah yang tidak merata
  2. Adanya kecenderungan semakin meningkatnya gizi lebih sebagai faktor resiko utama penyakit tidak menular
  3. Masih tingginya prevalensi Balita pendek
Tujuan Promosi Kesehatan untuk mewujudkan Gernasdarzi adalah sebagai terobosan untuk menumbuhkan pengetahuan, sikap dan perilaku yang lebih merefleksikan kesadaran gizi yang baik, antara lain ditunjukkan oleh pola konsumsi makanan yang baik,  sejalan dengan penerapan aktivitas fisik yang cukup dan teratur.
Siapa sasaran Gernasdarzi ini?
  • Ibu Hamil
Banyak ibu hamil yang tidak mau bertambah berat badan saat dirinya hamil.  Ini jelas tidak benar, karena berat badan ibu hamil diharapkan bertambah 9-12 kg.  Keadaan ini berkaitan dengan kebutuhan gizi jabang bayi pada masa kehamilan
  • Ibu Menyusui
Masa menyusui ternyata juga dipengaruhi oleh masa kehamilan.  Bila saat hamil kebutuhan gizinya tidak terpenuhi dengan pas, maka produksi ASI juga tidak bisa maksimal.  Hanya ASI saja yang diberikan sampai usia bayi 6 bulan, selanjutnya ditambah dengan makanan pendamping ASI ( MP-ASI)
  • Ibu Balita
Ibu Balita harus bisa mengatur MP-ASI untuk Balitanya karena pada masa ini Balita rentan terhadap penyakit infeksi.  Sejak usia 1 tahun anak harus diperkenalkan pada makanan keluarga, mulai dari yang berstruktur lunak, lembek hingga padat, sesuai kebutuhan.
  • Anak Sekolah
Memasuki masa awal sekolah, aktivitas anak-anak semakin banyak dilakukan di luar rumah, yang tentunya rawan akan kurangnya perhatian akan gizi yang sehat.  Karena itu, sangat disarankan untuk memperhatikan pemilihan jajanan yang sehat dan bergizi, membiasakan sarapan pagi dan menimbang berat badan secara teratur.
  • Remaja
Masa ini adalah transisi antara anak dan dewasa sehingga membutuhkan perhatian yang khusus.  Salah satunya adalah perhatian pada para remaja puteri yang akan menjadi calon ibu di masa mendatang.  mengkonsumsi gizi seimbang serta menghindari rokok dan narkoba.
  • Lansia
Proses menua ditandai dengan kehilangan peningkatan massa otot, densitas tulang serta penurunan kualitas fungsi organ dan jaringan tubuh.  Asupan gizi yang cocok adalah makanan yang mendukung penghambatan keropos tulang, misalnya minum susu.  Selain itu perlu berolahraga ringan secara teratur dan mempertahankan berat badan ideal.
Inti Gernasdarzi
Prosesnya dimulai dengan istilah periode 1000 hari pertama kehidupan (the first thousand days), yaitu dari masa janin hingga usia 2 tahun yang berada dalam periode kritis, karena gangguan tumbuh kembang pada periode itu akan berdampak permanen dan tidak bisa diperbaiki pada masa-masa berikutnya.
Teman…,  Sejauh mana anda Sadar Gizi? 🙂

Sisipan Majalah INTERAKSI Edisi 1 Th 2012

12 thoughts on “GERNASDARZI

  1. Setiap hari berusaha Mba Mechta untuk bisa selalu memenuhi kebutuhan gizi dengan makan makanan sehat.😀

    Siip lah.. terutama asupan gizi buat ibu menyusui & baby yg jd salah satu sasaran utama gerakan ini ya Dan..🙂

  2. Gerakan ini selayaknya disebarluaskan agar penduduk Indonesia benar-benar menyadari pentingnya makanan bergizi, bukan hanya asal kenyang.
    Terima kasih infonya jeng
    Salam hangat dari Surabaya

    semoga ini bisa menjadi salah satu upaya penyebarluasan gerakan ini ya Dhe… Maturnuwun & salam tak kalah hangat dari Kota Batik🙂

  3. iya ih… anak2 sekarang lebih suka junk food ….emaknya musti cerewet ingetin makannya

    memang lingkungan juga sangat mempengaruhi pola makan anak / remaja ya mbak… mesti sering2 dikontrol bundanya, hehe…

  4. insyaAllah, bunda terus berupaya utk sadar gizi bagi diri sendiri dan keluarga,Mechta
    namun, begitu tetap saja ada kendala , krn kadang ada saja salah satu anggota keluarga yang merasa yg penting kenyang
    ( maksudnya kadang susah utk kontrol anak bunda yg tinggal di kost an) 😦
    salam

    memang kita tak bisa lepas sama sekali dari pengaruh lingkungan dan kebiasaan ya Bunda.. saya saja masih sering2 makan asal kenyang karena dikejar waktu, hehe…

  5. yuk sama-sama kita sukseskan Gernasdarzi…

    mulai sekarang deh saya memperhatikan kandungan gizi pada setiap makanan yang saya makan.

    siip… semoga kita bisa mendukung terwujudnya Manusia Indonesia Prima ya Lozz..🙂

  6. Kalau sadar gizinya sudah lama Mbak Mechta..Tapi kebanyakan cuma terperangkap dalam 4 sehat lima sempurna saja untuk anak2 saja. Belum kepikiran bahwa gizi perlu dimaknai secara cerdik dan cara melihat makanan perlu diwariskan pada anak2..Pokoknya kalau sudah sampai pada pemaknaan mengapa harus memakan makanan bergizi, sampai sekarang aku masih nol Mbak🙂

    dan sebenarnya pengetahuan masalah gizi itupun berkembang ya mbak… apa yg kupelajari dulu (yg blom semua bisa kuterapkan) eh..sekarang sudah banyak yg ketinggalan, hehe…

  7. hmm..kalo aku rasanya udah lumayan sadar gizi nih bun..😀

    siip lah…tinggal mempertahankannya ya…biasanya mempertahankannya yg lebih sulit *pengalaman pribadi, hehe*

  8. Selamat pagi sahabat.
    Terima kasih atas artikelnya yang menarik dan menambah wawasan.

    Jangan lupa mengikuti kontes Unggulan Indonesia Bersatu lho ya. Klik saja : http://tamanblogger.com/blogging/konteskuis/kontes-unggulan-indonesia-bersatu-cara-mencegah-dan-menanggulangi-tawuran

    Terima kasih.

    Salam hangat dari Surabaya

    Maturnuwun kunjungannya, Pakdhe… oya, ada kontes ya.. cek TKP ah..🙂

  9. dari kita lahir sampai tua nanti yg namanya gizi memang sebaiknya diperhatikan.. supaya tau memang sebaiknya ada gerakan sadar gizi

    dan supaya semakin banyak yg tahu..ikut menyebarluaskannya yuuk..🙂

  10. waduh, kalo suka keseringan digorengin nugget atau sosis gimana tuh mbaaa…ckckck…
    *tutup muka pake bantal robot Fathir*

    Untunglah di komplek rumahku ada Mama Aldi mba, tukang masakan yang selalu tersedia sayuran bergizi…
    *derita emak emak males masak*…hihihi…

    alhamdulillah… sungguh berjasa si Mama Aldi buat emak2 males masak ya..hehe… Eh, daripada cuman buat nutup muka tengsin emaknya..siniin aja tuh bantal robot Fathir buat pajangan dikamarku🙂

  11. duhhh aku msh kurang sadar gizi nih😦 banyak makanan yg kumakan tak bergizi bahkan berbahaya, seperti mi instan😦
    saya mau sadar gizi dari sekarang😀

    sst…soal mie instan aq msh blom sadar2 juga kok Ri..hehe… Tenang Ri, sekarang kan sdh ada yg ngaturin menu nya? pasti bergizi deh..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s