Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Normal is not enough

13 Komentar

Suara gludhug yang kembali terdengar membuatku melayangkan pandang ke luar jendela.  Waah, di luar terlihat semakin gelap saja, suasana parkiran yang terlihat dari jendela ruang kerjaku tampak lengang dengan hanya 1 motor yang terlihat di situ.  Kasian si biru jadul motorku itu, sudah ditinggal teman-temannya, seperti juga aku yang sendirian di ruang ini, sementara teman2 lain sudah berhamburan pulang tepat pukul 15.45 tadi 😦

Kembali terdengar gludhug bersahut-sahutan sehingga akhirnya akupun memutuskan mengakhiri sesi lembur sore ini,  kegiatan yang terpaksa kujalani beberapa hari belakangan ini.  Sebenarnya bukan aku seorang yang harus menambah jam kerja demi selesainya pekerjaan yang seabreg itu…beberapa teman lain dari masing-masing bagian di kantor kami juga terpaksa menjalaninya, hanya saja entah kenapa hari ini tinggal aku yang masih bertahan di kantor sesore ini.

Mungkin lembur juga terjadi di banyak kantor pada saat-saat menjelang tutup tahun seperti ini.  Kegiatan-kegiatan yang melenceng dari jadwal / rencana awal harus di ‘kebut‘ sedemikian rupa sehingga tak melewati deadline penyelesaian SPJ pada 15-20 Desember.  Meskipun perencanaan awal sudah dilakukan agar semua kegiatan selesai minimal 30 Nopember, tapi tetap saja ada kendala-kendala ditengah pelaksanaannya sehingga jadwal pelaksanaan molor  dan akhirnya…. mesti lembur 😦

Bagi karyawan yang masih punya ‘utang’ kerjaan, Normal is not enaugh bila sudah di penghujung tahun seperti ini… alias musti njungkir njempalik akibat ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan.  Ini memang bukan contoh baik….jangan ditiru ya… 🙂

***

Maaf Pakdhe… ini NINE versi saya… mohon maaf bila kurang sesuai dengan tema peningkatan kreatifitas sebagaimana yg (mungkin) dibahas di Radio SS itu… hehe..

Iklan

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

13 thoughts on “Normal is not enough

  1. Dalam urun rembuknya di radio Suara Surabaya itu Pak Michael mengugkapkan dorongan beliau selaku pimpinan perusahaan agar staf dan karyawannya senantiasa melakukan pembaharuan semangat dan kreativitasnya jeng. Sementara pak Johanes mengemukakan bahwa kreatifitas bisa dilakukan dengan serangkaian kegiatan antara lain : proficiency, , elaboration, dll.
    Sebagai contoh: jika kita diberikan sebuah buku maka kita harus bisa menyebutkan apa kegunaan buku itu selain untuk dibaca guna menambah ilmu. Orang yang kreatif akan bisa menyebutkan lebih dari 25 kegunaan lain dari sebuah buku.

    Terima kasih atas respons yang cepat.

    terimakasih catatannya Pakdhe… begitu baca kepanjangan NINE, yg kepikir langsung kondisi kami saat itu…hehe…

  2. top deh sudah posting NINEnya, aku tadi gak sempat hihihi alasan

    soale begitu baca pas lagi pulang lembur…jadi deh kepikir kesitu…hehe….padahal ga nyambung blas sama NINE yg dimaksudkan Pakdhe…hehe…

  3. ngintip dulu sebelum buat NINE 😛

    ini versi salahnya lho… ayoo..buat versi NINE betulnya ya…

  4. emnak benar kalau lagi akhir tahun ini harus ada resolusi kedepannya resolusi saya 2012 dah tercapai yaitu bisa wisuda tahun 2012 apalagi kalau kerjaannya numpuk pasti harus dikerjaaan tidak sesuai dengan batas normal akan lebih daari batas normal dan semoga saja bisa tercapai

    hehe…kejar tayang di akhir tahun ya Opick… oya, selamat atas wisudanya ya, semoga kian sukses kedepan 🙂

  5. Dulu jaman mahasiswa kami kenal yang namanya … SKS … alias … sistim kebut semalam …
    Itu benar-benar jam tidur tidak normal tuh …
    hahaha

    salam saya

    haha..iya Pak… apalagi malam sabtu saat matrikulasi..lha wong tiap sabtu ujian..hehe… salam kembali, Pak NH 🙂

    • Ya Mechta … benar kata kamu … sepertinya NINE yang dimaksud pak de lain …
      lebih kearah … “memberikan keunikan sendiri” … “lebih bernilai tambah” … “berbeda” … “lebih advance” … “lebih kreatif” dan yang sejenisnya …

      Salam saya Mechta

      begitulah Pak, makanya di akhir tulisan saya minta maaf pada Pakdhe karena ‘membelot’ dari pakem beliau..hehe…

  6. Huapik dan deg2an Jeng, NINE bila pekerjaan belum kelar padahal batas akhir penyelesaian di depan mata (bagian dari manajemen prioritas ya). Selamat merampungkan tugas akhir tahun Jeng. Salam

    inggih buu… itu saat2 senam jantung juga.. haha… maturnuwun bu, mugi2 dipangestoni Bu Prih, kejar tayang akhir tahun bisa bereees… 🙂 Salam kembali..

  7. ndang dirampungke mbayu….gen iso tahun barunan… 😀

    iyo say… wis niat temenan kii… eh..lha kok malah kon dinas luar barang… yo wis lah, tamba kesel tak lakoni wae, nyawang2 dunia luar sik..hehe…

    • iyo mba sapa tau dpt wangsit bwt GA’nya bibi titi teliti….hihihi 😀
      hadiahnyaa tu lhoooo*ngilerr 😀
      contoni yoo mba 😀

      lha itu punya Ari sudah jadi… bisa diintip, hehe… iyo Yun, GA Erry kali ini hadiahnya mantaabbb 🙂

  8. Betul banget tuh.
    Akhir tahun banyak yang dikejar2 harus selesaikan pekerjaan dan laporan2 sebagai bahan evaluasi.

    begitulah… meskipun sebenarnya klo semua on scedule … ga perlu pontang panting begitu deh… hehe…

  9. aku mah ga perlu jungkir jempalik tiap akhir taun
    orang tiap mau cuti aja musti pecicilan…

    hehe.. berarti jadwal NINEmu lebih sering ya? 🙂

  10. Iya mechta, kadang-kadang bekerja normal itu memang belum cukup, tapi harus bekerja keras agar bisa mengikuti perkembangan zaman yang semakin pesat…
    selamat lembur ya, mudah-mudahan semua berjalan lancar…sssttt, kalo udah ada glidhug, artinya disana juga udah musim hujan kan?
    😉

    Trimakasih mbak… oya, alhamdulillah sudah mulai sering hujan..seperti juga diseputaran ibukota bukan? 🙂

  11. Ping-balik: LoA ala Bibi Titi Teliti « Lalang Ungu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s