Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Kram pada kaki / betis : penyebab, tindakan & cara pencegahannya

75 Komentar

Teman, apakah kau termasuk orang yang sering merasakan kram otot pada bagian kaki / betis ?

Sayangnya..begitulah diriku… Entah kenapa, akhir2 ini cukup sering mengalami kram ringan pada  telapak kaki, khususnya yang membuat jari-jari kaki serentak menguncup / tertekuk kebawah😦

Oleh karena itu, ketika beberapa waktu lalu menemukan artikel Tips Sehat di Harian Radar yang berjudul Pencegahan Kram Pada Kaki langsung deh kubaca habis dan kutulis di sini, sebagai pengingat kalau suatu waktu membutuhkannya lagi.  Ini dia ringkasannya :

Kram kaki adalah nyeri akibat spasme otot di kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras.  Daerah yang paling sering mengalami kram adalah otot betis di bawah & di belakang lutut.

Faktor Penyebab Kram pada kaki :

  1. Otot yang kelelahan
  2. Penggunaan otot kaki yang berlebihan
  3. Kurangnya cairan elektrolit tubuh yang keluar melalui keringat
  4. Penumpukan asam laktat ( hasil metabolisme di otot )
  5. Terganggunya oksigenasi jaringan otot
  6. Terganggunya sirkulasi darah ke jaringan otot

Apa yang harus dilakukan bila tiba-tiba mengalami kram pada kaki :

  • Cari tempat duduk / tempat bersandar
  • Lepaskan alas kaki / sepatu
  • Angkat telapak kaki yg sakit ke atas pangkuan
  • Jangan membungkuk, karena posisi membungkuk bisa menekan daerah perut
  • Perhatikan arah tekanan otot ketika terjadi serangan kram : bila kram menyebabkan jemari kaki dalam keadaan menguncup, gunakan tangan anda untuk secara perlahan menekan jemari kaki kearah atas hingga membuka kembali.
  • Bila kram telah reda, pijat telapak kaki agar aliran darah kembali lancar.

Serangan kram akan menyebabkan kontraksi yang membuat otot memendek, terapi ke arah berlawanan dengan serangan kram akan membantu membuat otot kembali memanjang, namun harus dilakukan dengan perlahan karena gerakan secara paksa / tiba-tiba dapat berisiko merobek serabut otot itu.

Apa yg sebaiknya dilakukan bila kram betis :

  • Segera duduk atau bersandar pada dinding
  • Secara perlahan, luruskan kembali lutut dengan bantuan tangan
  • Jika lutut telah kembali lurus, pijat betis untuk melancarkan peredaran darah
  • Lakukan peregangan kaki termasuk telapak kaki
  • Meski kram sudah mereda, istirahat dulu beberapa menit sebelum kembali beraktifitas

Cara pencegahan kram :

  1. Menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan cara banyak minum.  Minum setidaknya 6-8 gelas sehari, termasuk 1 gelas sebelum tidur.  Juga perbanyak minum sebelum, selama dan sesudah olah raga.
  2. Konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium dan magnesium.  Oya, 1-2 pisang sehari dapat mencukupi kebutuhan potasium kita.
  3. Bila sering mengalami kram betis saat tidur, maka perlu melakukan pelemasan otot betis sebelum tidur, tidur dengan posisi yang mencegah otot betis tertekan, usahakan agar jari-jari & telapak kaki tidak menghadap ke bawah saat tidur
  4. Hindari menggunakan alas kaki dengan hak tinggi, jika terpaksa menggunakan hak tinggi dalam waktu lama, sesekali lepaskan agar jari kaki mempunyai kesempatan untuk beristirahat
  5. Pilih sepatu yang tak terlalu ketat di bagian ujungnya, agar jari-jari kaki tidak terlalu tertekan saat melangkah & mengakibatkan kurang lancarnya peredaran darah
  6. Lakukan olah raga jari kaki yaitu dengan menggerak-gerakkan jari kaki sambil berdiri /  duduk santai
  7. Sering merendam kaki / jari-jari kaki di air hangat dan memijatnya agar aliran darah lancar.

***

Sumber : Artikel “Pencegahan kram pada kaki”  ditulis oleh dr. Dewi Susilowati pada Radar Pekalongan Edisi 19 November 2012.

75 thoughts on “Kram pada kaki / betis : penyebab, tindakan & cara pencegahannya

  1. makasih yaa🙂
    karna aku sering banget kram otot betis😥

    sama-sama.. semoga bermanfaat..🙂

  2. kram otot betisku sering terjadi ketika sedang berjalan kaki

    mungkin kurang pemanasan ?

  3. Terima kasih ya… akan saya kasih tahu info ini ke tante saya yg baru saja kram otot betisnya.

    Sama-sama… Semoga tantenya segera sembuh kembali🙂

  4. Saya sering kram malam hari kalau posisi tidurnya miring kesamping dgn lutut ditekuk. Kalau bosan tidur telentang, kemudian ganti posisi miring dgn lutut ditekuk, setelah kira2 1-2 jam , tiba2 betis kram dan sakit sekali. Saya lalu bangun, turun dari tempat tidur, dan berjalan kaki pelan2 , kramnya mulai menghilang, dan saya lalu me-masage betis itu dgn krim /balsem otot Geliga, trus kembali tidur…
    Memang bila siangnya memakai sepatu tumit tinggi, saat tidur malam , kaki sering kram. Pencegahannya, saya minum Pocari sweat yg banyak mengandung elektrolit, dan menggosokkan balsem otot ke betis….
    Saran saya, ibu2 pilihlah sandal/ sepatu yg tidak terlalu `nungging`, …pilih sepatu yg telapak depannya tebal juga ( 2 cm -an)…lalu tinggi hak sepatu kalau bisa tidak lebih dari 7 cm….
    Saya tuh gak pantes pakai sepatu rata `(flat)` …karena tinggi saya cuma 150 cm…hehehe…jadi hal2 tersebut diatas tuh `usaha` saya`…

    Trims sharingnya mba Puji..🙂

  5. Saya sering terkena kram dibagian bawah mata kaki.. gmn ya..

    sebaiknya periksa ke tenaga medis terdekat, Pak / Mas Budi🙂

  6. Makasih infonya saya juga akhir-akhir ini sering keram kaki,tapi dengan adanya info ini jadi sangat berguna,trims.

    sama2… Semoga ada manfaat tulisan ini ya…

  7. Kaki yang diatas betis terus menerus kram, solusinys?

    sebaiknya segera konsultasi ke tenaga medis / paramedis terdekat yaa.. Agar lbh pasti penanganannya…

  8. tindakan seperti apa yang harus saya perbuat bila kaki kram sudah menjelang 3 hari , sudah berobat tetapi kram masih saja timbul lagi, makasih

    mhn maaf sy tdk berkompeten menjwb pertanyaan ini.. Sekedar saran silakan konsul ke tenaga medis terdekat sambil menerapkan tips2 yg tertulis di post ini yaa…

  9. Makasih kak Infonya ^^

    sama-sama…🙂

  10. Saya sering kram betis terutama di waktu tidur.jadi balsam atau minyak urut panas selalu siap di samping saya.cuma saya Takut kalau sering kram betis bisa mengakibatkan penyakit yg lain misalnya kelumpuhan,aduhh semoga itu ga benar krn saya mengalami syaraf kejepit di puggung dan dokter saranin operasi

  11. apakah ada hubungnnya dengan kurang calcium?

    mhn maaf, sy tdk berkompeten menjawabnya.. Mungkin ada teman lain yg bs bantu?

  12. …. TIP YANG PALING MUDAH DAN SUDAH SAYA BUKTIKAN YT

    “TUTUPI KEDUA KAKI ANDA DENGAN SELIMUT ATAU BANTAL ATAU PAKAI CELANA TRANING PANJANG AGAR TETAP HANGAT”

    barakahullah magfirah…amin

    intinya, jaga agar kaki ttp hangat..bgt ya?.. Trmksh tambahan tipsnya..🙂

  13. Kalo boleh saran kalo betis kram jangan dipijit malah nanti makin sakit. Karna aku lumayan sering kram betis. Lebih baik tenang relax terus ambil napas keluarin terus aja sampe kamu tenang nanti lama lama otot yang tegang/ kram relax lagi. Hehe😊😊

  14. mau nanya nih, pas lagi tdur, tiba” kram pada betis sebelah kanan, setelah saya pijit beberapa waktu, rasa nyerinya belum hilang” sampai malam harinya, bgaimana penyelasainnya,mohon bantuannya ?

    • Maaf lama baru balas komen ini… Oya, mungkin saran dari Annisa Nur haeni itu bisa membantu, mas.. Jika sakit berlanjut, lekas hubungi tenaga medis terdekat yaa.. *eh, jadi mirip iklan ya? hihi..

  15. Selamat mlm..saya mau tanya tadi pagi betis sebelah kiri sy ngga bisa digerakkin trus sy urut sndri bs buat jln tp kok kl buat jln mshterasa sakit n nyeri…itu penyebabnya apa trus biar cepet smbuh gmn?

    • Maaf, sy tdk berkompeten utk memberi advis medis, hanya menyarankan sebaiknya segera periksa ke tenaga medis terdekat.. Mgkn bs dicoba saran bbrp teman dari komen2 terdahulu.. Smoga sgra sehat lagi..

  16. secara penggalaman yang saya dapat.kram betis bukan hrus pnyakit parkinson tapi bisa jadi ada penyempitan saraf pinggang,yang beresiko berat,yang sebagian orang melihat penyakit itu sangat ringan tapi bisa beresiko lumpuh,saran saya jangan pernah d urut tapi cari lah solusi terapi yang mngembalikan fungsi saraf itu sendiri

  17. Maaf kak mau tanya,kaki kiri saya sakit antara paha dan betis lebih tepatnya di belakang lutut dan bengkak beda dengan kaki kanan saya,jalanpun sakit.itu kenapa ya kak?

    • Maaf Vincent, saya TDK berkompeten mnjwb pertanyaannya krn saya BKN dokter / tenaga medis. Saran saya, segera periksa ke dokter / tnga medis terdekat agar masalahmu bs sgra teratasi ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 174 pengikut lainnya