Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Lelah yg menyenangkan….

12 Komentar

” Lelah…tapi seneng… 

Sering kah teman mengalaminya?

Biasanya setelah liburan -apalagi bila liburan di luar kota – aku merasakan hal itu.  Ada rasa lelah  yang terasa, namun rasa senang yang lebih dominan akan mengaburkan rasa lelah tadi hingga hampir tak terasa.  Jadi, merasakan hal itu setelah liburan adalah hal biasa… yang istimewa adalah bila hal itu kita rasakan setelah melakukan tugas keseharian.

Aku ingat, pada awal masa kerjaku aku bertugas di sebuah kelurahan yang mempunyai salah satu RW yang agak ‘terpencil’.  Ya, memang bukan terpencil dalam arti sulit dijangkau, namun lokasi RW itu relatif terpisah dari wilayah lain di kelurahan itu.  Dibatasi oleh areal persawahan yang cukup luas dan berada di pinggir sungai sehingga disebut dusun Bantaran.

Meskipun ‘terpencil’ dan kondisi ekonominya relatif lemah, namun semangat warga untuk melaksanakan kegiatan di RW itu sangat tinggi.  Banyak kelompok-kelompok kegiatan yang terbentuk di sana, dan aktif, bukan sekedar ‘kelompok papan nama’ saja…  Kebetulan, warga di RW itu lebih suka melaksanakan kegiatan-kegiatan di sore hari.  Baik pertemuan PKK, Posyandu, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja maupun pengajian, hampir semuanya berlangsung setelah ashar.

Mau tak mau, kami pun harus mengikuti dinamika warga dalam melaksanakan pembinaan di sana, sehingga dalam 1 bulan hampir tiap minggu ‘wira-wiri’ ke sana sore hari sampai dengan magrib tiba.  Sedihnya adalah saat pulang itu, berkendara sendirian selepas petang di kawasan yang -saat itu- masih sepi, cukuplah membuat deg2an hati ini.

Namun alhamdulillah tidak ada kejadian buruk yang menimpa, dan yang membuat kami semangat untuk membina di sana adalah karena warga selalu aktif mengikuti kegiatan.  Bahkan banyak prestasi yang diukir warga RW itu.  Itulah salah satu saat bertugas dimana terasa lelah tapi seneng itu…

Pada akhir pekan kemarin, alhamdulillah aku juga kembali merasakan saat-saat lelah tapi seneng itu..  Kami terlibat dalam kegiatan memfasilitasi ibu-ibu PKK dan Karang Taruna se Kota Pekalongan untuk mengikuti pelatihan pengolahan limbah yang merupakan kerja sama antara Pemkot kami dengan Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Jogya.

Karena keterbatasan waktu narasumber / instruktur dari Balai PMD Jogja itu, akhirnya pelatihan dilaksanakan hari Sabtu – Minggu, sejak jam 7 pagi hingga jam 4 sore.  Tadinya agak pesimis apakah peserta akan sesuai dengan harapan karena pelaksanaannya di akhir pekan itu, tapi ternyata… apa yang kami khawatirkan tak terjadi.  Alhamdulillah pelatihan pada hari pertama yaitu pembuatan kerupuk kulit pisang dan abon duri ikan terlaksana dengan jumlah peserta  ibu-ibu PKK yang melebihi undangan.  Begitu pula pelatihan hari kedua yaitu pengolahan limbah untuk pelet ikan, dipenuhi oleh para peserta dari Karang Taruna.

Semangatnya para peserta pelatihan olah limbah kulit pisang & duri ikan

Semangatnya para peserta pelatihan olah limbah kulit pisang & duri ikan

Diharapkan, dengan diadakannya pelatihan ini maka peserta dapat mengembangkan ketrampilan usaha dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah didapat dan juga murah, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya, syukur-syukur bisa menggerakkan lingkungannya untuk berkreasi bersama.

Menyaksikan antusias peserta mengikuti pelatihan sejak pagi hingga sore, melihat senyum dan kebanggaan mereka saat menyajikan hasil karya mereka, menerima ucapan terima kasih atas terselenggaranya acara itu dan harapan untuk kerjasama di masa depan… sungguh sesuatu yang memuaskan dan menghapus lelah yang terasa selama 2 hari itu…

Benar-benar menyenangkan : lelah, tapi puasss…!😀

12 thoughts on “Lelah yg menyenangkan….

  1. Kesadaran warga binaan yang terlihat dari banyaknya yang hadir dan semangat selama pelatihan mengubah lelah jadi sukacita ya Jeng. Kerupuk kulit pisang dan abon duri ikan inovatif penambah nilai produk, menunggu postingan teknologi tsb ah. Juga antusiasme karang taruna olah pelet limbah. Salam pemberdayaan.

    Betul ibu… rasanya semua cape terhapus saat itu… *baru kerasa sesudahnya..hehe…* Mudah2an bsk2 bisa menulis ttg abon & krupuk itu, bu… Salam semangat..🙂

  2. Semoga isi pelatihan bisa dimanfaatkan ibu2 pkk ya mbak dan membantu mengembangkan usaha. Kalau ditambah dengan pelatihan cara menjual tambah keren mbak muchtar, jd mereka gak cuma trampil membuat tapi juga menjual. Penjualan menjaga keberlangsungan usaha

    betul mbak Evi.. insyaAllah pembinaan tentang pemasaran melalui kelompok2 usaha mereka🙂

  3. lelah, menyenagkan dan menambah ilmu ya

  4. kegiatan seperti memang menyenangkan…
    pengen tau cerita kerupuk kulit pisang-nya

  5. Walaupun cape, pastinya menyenangkan kalo diapresiasi dengan keantusiasan seperti itu ya auntie🙂
    Kerupuk kulit pisang? errrr….ga kebayang hihihihi

  6. wah, ditunggu nih postingannya mengenai krupuk kulit pisang
    Asli penasaran

  7. kegiatan seperti ini memang terasa sekali melelahkan namun sebaliknya memuaskan karena senang
    terima kasih sudah berbagi, jangan lupa mampir balik yah

  8. Saya bisa merasakan lelah tapi menyenangkan seperti yang Mechta tulis di posting ini.
    Berinteraksi dengan banyak orang dan menjadikan diri kita menjadi bagian dari mereka, betul-betul menyenangkan ya…mudah-mudahan lelahnya Mechta adalah berkah buat banyak orang yang Mechta datangi.
    Amiiin…

    Aamiin… semoga kita bisa menjadi pribadi yg lebih bermanfaat bagi orang lain ya mbak…🙂

  9. Ping-balik: Abon Duri Ikan « Lalang Ungu

  10. selain kulit pisang, ada tidak limbah yg lain yg bisa di jadikan sebagai bahan makanan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s