Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Masjid – Ponpes – Tas

18 Komentar

Apa hubungannya ketiga hal tersebut?

Haha… sebenarnya sih tak ada hubungan langsung ya.. Aku saja yang iseng menggabungkan 3 dari banyak ikon terkenal dari Jatim yang membuat kami ingin mengunjunginya, dan alhamdulillah kelakon pada 15-16 Pebruari kemarin.

Lokasi utama yang kami kunjungi kemarin adalah Masjid Bawah Tanah di Tuban, Pondok pesantren di Turen Malang dan Sentra pengrajin tas di Tanggulangin Sidoarjo.   Namun menuju ke sana, kami sempat mampir di beberapa tempat menarik lainnya.

Rombongan berangkat dari Pekalongan hari Jumat sore dengan bus, sempat mampir untuk sholat Magrib & Isya di Masjid Agung Demak.  Meskipun malam hari, suasana masjid agung itu tetaplah ramai dikunjungi banyak peziarah.  Entah sebagai tujuan utama, atau persinggahan seperti kami.  Setelah mengagumi keindahan masjid itu di waktu malam, kami pun melanjutkan perjalanan ke Jawa Timur.

Pukul 2 pagi kami sampai di depan salah satu tujuan utama kami, masjid bawah tanah di Tuban : Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi.  Sebuah masjid yang unik di Kec Semanding – Tuban – Jawa Timur yang dibangun dengan perpaduan budaya Timur tengah dan Jawa, di dalam gua alami yang sudah ada sebelumnya.

Menurut juru kunci di sana, masjid ini dibangun oleh KH Subhan Mubarok -pimpinan Ponpes Perut Bumi- setelah mendapat wangsit pada tahun 2001 untuk membangun tempat ibadah di gua yang diyakini sebagai peninggalan Syekh Maulana Maghribi tersebut, dan sampai saat ini pembangunannya masih berkelanjutan.

Ashabul Kahfi

AshKahfi2

Meskipun saat itu masih dini hari, masjid itu tetap terbuka untuk umum, dan setelah tahajud di sana kami melihat-lihat dengan ditemani oleh bapak juru kunci yang menerangkan sejarah pembangunan masjid itu.  Di dalam gua tetap terlihat cantik karena adanya lampu warna warni yang menerangi keindahan ornamen maupun kaligrafi yang ada di sana.  Namun karena ada tulisan tak boleh mengambil gambar, maka akupun hanya memotret 1x sebagai kenang-kenangan, tentu saja setelah minta izin.  Yang dua lagi itu foto ketika Yangti ziarah ke sana pada 2010 lalu..  Tapi di inet banyak kok foto-foto cantik lain dari masjid bawah tanah ini, silahkan tanya mbah google bila penasaran ya..hehe..

Setelah puas menikmati keindahan masjid unik itu, kami pun melanjutkan perjalanan lagi.  Sholat subuh kami laksanakan di salah satu masjid cantik yang ada di daerah Kediri, dan pada waktu dhuha kami sudah sampai di pulau sebrang.. Ya, setelah menyebrangi Suromadu, meskipun hanya untuk mampir mandi & sarapan… bolehlah dicatat bahwa kami sudah sampai di Madura (walau hanya di ‘bibir’ pulaunya.. haha…)

suromadu2

Kembali menyebrang setelah singgah sejenak di pinggir Madura, sekitar jam 9 kami melanjutkan perjalanan ke Malang.  Cukup jauh juga perjalanannya, sebelum akhirnya kami sampai di Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah) yang terletak di Jalan Wakhid Hasyim Gang Anggur No. 7, RT 27 / RW 06, Sananrejo, Turen, Malang 65175.

Foto diatas kupinjam dari wesite PP Salafiyah Bi Ba’a Fadlrah yaitu di sini.  Ketika memilih lokasi ini untuk kami kunjungi, informasi yang kami terima adalah masjid tiban di Turen Malang.  Ternyata informasi itu kurang benar.  Itu adalah kompleks pondok pesantren yang indah & kumplit, dengan luas kurang lebih 4 Ha, yang dirintis pembangunannya sejak tahun 1963 secara swakarsa & swadaya dibawah pimpinan KH. Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al Mahbub Rahmat Alam, sering disebut dengan Romo Kyai Ahmad.

Rasa takjub meliputi hati kami melihat dari dekat keindahan & keasrian pondok modern yang terdiri atas bangunan 10 lantai ini.  Namun lebih lagi rasa syukur kami bisa bersilaturahmi ke sana adalah ketika mendengar penjelasan tentang ponpes ini yang disampaikan oleh Gus Imam, yang berkesempatan menemani kami berkeliling di sana.  Alhamdulillah

PonpesTuren

Lorong&tamanOrnamen

dindingSebenarnya belum puas rasa hati berkeliling di Ponpes indah itu, kami baru sampai ke lantai 5 saja… namun apa daya waktu sudah semakin sore, sehingga kami harus melanjutkan perjalanan.  Mudah-mudahan suatu saat bisa bersilaturahmi lagi ke sini… Aamiin…

Lokasi terakhir yang kami kunjungi adalah kawasan industri kecil Tanggulangin, tempat para pengrajin tas, dompet, sepatu, jaket dll memasarkan hasil karyanya.  Kami sampai di lokasi wisata belanja di daerah selatan Sidoarjo itu sudah malam hari, dengan rasa khawatir kalau toko2 sudah tutup.  Tetapi ternyata kekhawatiran kami tak terwujud.  Toko-toko kecil di kanan-kiri jalan di lokasi itu masih buka dan ramai dengan pembeli padahal jam sudah menunjukkan hampir pukul 9 malam!

Menurut penuturan salah seorang pemilik usaha di sana memang toko2 di sana buka hingga larut malam selama masih ada pengunjung yang datang… wah, asyik juga keluar masuk toko yang ada di sana, meskipun sudah malam, dan hasilnya bagasi bus semakin penuuuh.. hehe… Sangking asyiknya sampai lupa tidak memotret suasana malam di Tanggulangin, hehe… ya sudahlah motret hasil kerajinan tangan untuk comot sana comot sini di malam itu saja.. haha..

tanggulangin

Demikianlah ‘0leh-oleh’ kami menyambangi lokasi beradanya 3 ikon Jatim yaitu : masjid – ponpes- tas.  Alhamdulillah perjalanan lancar hingga sampai rumah kembali.  Pengalaman menjalankan 5 waktu berturut di berbagai tempat berbeda (Magrib-Isya di Demak, tahajud di Tuban, subuhan di Kediri, waktu dhuha di Madura, Dhuhur-ashar di Malang, Isya-Magrib di Sidoarjo dan subuh lagi di Pati) sungguh akhir pekan yang berkesan bagi kami.. Alhamdulillah…🙂

Bagaimana akhir pekanmu kemarin, teman? Semoga menyenangkan juga ya…

18 thoughts on “Masjid – Ponpes – Tas

  1. jadi kangen Jawa Timur Mba Mechta. Lama ga maen ke Tanggulangin. Dulu setiap cari tas atau sepatu atau sendal ke sana. Hehehe

    waah… dah punya langganan to? tau gitu aq kontak kamu dulu ya Dan.. hehe…

  2. Allhamdulillah memenyangkan weekendnya mbak, sudah saya posting juga🙂

    alhamdulillah… ke TKP ah.🙂

  3. hubungannya ya ikon jatim mbak😀

    betool…. hehe…

  4. wah kok nggak mampir tempatku mbak, aku dilewati aja nih critanya.

    maaf mbak Nanik…. maklum klo ikut rombongan kan suka susah nyempil2.. hehe…

  5. Benar-benar perjalanan yang menarik, rasanya ingin menikmati keindahan Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi, sering ke Tuban baru hari ini tahu ada masjid unik di gua!

    Monggo mampir ke sana mas… saya juga masih ingin ke sana di siang hari.. hehe… oya, terima kasih sudah mampir…🙂

  6. Meski capek bila hati senang bersama rombongan, capeknya datang belakangan. Keindahan masjid bawah tanahnya artistik Jeng, berkaitan dengan gua kapurkah?
    Wow oleh2 Tanggulanginnya menggunung. Salam

    kalau tidak salah goa batu padas bu… ah, itu sih bukan menggungung ibu… dijembreng-jembreng saja..haha… salam awal pekan, Bu Prih..

  7. Entah kenapa yg paling berkesan bagian belanja belanjinya itu auntie mihihihihihi

    haha… ternyata belanja malem2 sensasinya beda lho Rin…🙂

  8. Betul ya, mba… di Jatim itu banyak masjid bersejarah dan ponpes.

    Begitulah… sudah lama mendengar tentang masjid bawah tanah itu… baru kelakon dolan sana kemarin itu.. hehe… oya, trims sdh mampir sini ya..🙂

  9. Mba Mechtaaaaa…
    Seru sekali weekend nyaaaa….

    Weekend ku…ya gitu deeeeh…*gakjelas*..hihihi..

    Jalan2 sehatian begituuu, pasti melelahkan mba, jangan lupa minum antimo yah..hihihi..

    Dan bener kata Oriiiin…
    Belanja nya yang paling seruuuuu…hihihi..

    cape duduk lamaaaa…sampe kaki2 pada bengkak haha… tapi kok ya gak ada kapoknya lho… dan memang, urusan buka tutup dompet itu paling seruuu… wkwkwk…

  10. Lihat foto foto cantiknya jadi kangen kampung halaman mbak🙂

    oh… itu kampungnya Jeng Ely to… semoga kangennya segera terobati ya🙂

    • bukan mbak, kampungku di Jawa Tengah sana, setiap melihat foto foto kawan blogger dr tanah air, sering muncul rasa kangen🙂
      makasih ya

      ah iya ya…mbak Ely kan sekarang sedang jauh dari kampung besar kita… gak papa mbak, kalau lagi kangen, baca2 / lihat foto dari tanah air ya.. hehe… makasih kembali mbak…

  11. Subhanallah…, itu detail arsitektur dan kaligrafinya indah sekaliii….
    Sungguh sebuah perjalanan yang aku pengen…..🙂

    saat menatapnya..rasanya hati tergetar dalam bangga.. subhanallah indahnya..🙂

  12. seru deh wikennya..
    tetep belanja belanji..
    #ada buat aku :p

    belanja? teteeup… namanya juga emak2.. hehe… *lemparsatubuatNchie*

  13. mbak mechta, wisata relijiusnya keren nian. masjid bawah tanah itu, waduh, pengen kesana mbak.. duh kapan ya.makasih sdh sharing🙂

    Naah… ditunggu hasil fotnya mbak Evi di sana nanti… pasti OK byanget…🙂

  14. Indah sekali ya..baik masjid bawah tanahnya maupun ponpesnya. Dan Tanggulangin… jadi teringat dulu sering ke sana..

    Tanggulangin memang sudah jadi ikon wisata belanja sejak lama ya mbak Dani..🙂

  15. Senengnya bisa jalan-jalan ke Tuban, Malang dan Tanggulangin, Mechta…
    Saya yang berbelas tahun tinggal di malang aja belum tau kalo ada pondok pesantren sebagus itu di Turen. Padahal salah satu temen kantor saya ada yang rumahnya disana lo, dan saya juga udah sering main ke rumahnya…duh, kenapa saya ketinggalan berita?

    Apapun, ikut menikmati hasil belanjanya, Mechta.
    Kalo kesini saya juga udah bolak-balik karena deket dan nganterin tamu *ngeles*😀

    iya mbak, tanggulagin sudah ngetop dari lama, makanya pasti banyak tamu yg penasaran & pengen dianterin ya mbak… eh, cuma nganterin atau ikut belanja juga mbak ? *kepoakut*🙂

  16. I like the efforts you have put in this, thanks for all the great posts.

  17. terima kasih telah menyajikan sesuatu yang terbaik, dan ini memberikan ide buat kita semua agar selalu belajar dari seseorang meskipun orang itu tidak kita kenal, dan sukses selalu buat anda yang telah menginspirasi kita semua!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s