Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Sudahkah kita…

24 Komentar

” Bahagia itu bersumber dari rasa syukur “

dan

” Allah selalu memberi semua hamba-NYA, namun tak semua hamba berhasil mendapatkan, karena tak semua hati hamba-NYA terbuka untuk menerima barokah-NYA “

***

Kedua kalimat bijak itu adalah antara lain yang kami catat dari Gus Imam  di sela-sela penjelasannya tentang sejarah pesantren ketika beliau berkenan  mengantarkan kami menikmati Pondok Pesantren Turen beberapa waktu lalu.

Dua buah kalimat sederhana, bukan?  Namun sekaligus bisa mengundang perenungan mendalam dan pertanyaan pada diri kita : sudahkah kita selalu bersyukur dan sudahkah kita mengkondisikan hati untuk senantiasa terbuka agar mudah menerima barokah-NYA?

Selamat mendulang berkat di hari Jum’at, teman…

Iklan

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

24 thoughts on “Sudahkah kita…

  1. terima kasih Mba Mechta.. 🙂

  2. Benar sekali, kalimat yang patut kita untuk merenungkan: sudahkah kita mengkondisikan hati untuk senantiasa terbuka agar mudah menerima barokah-NYA?

    Mak jleb rasanya.

  3. sesuai dengan sifat Allah Ar Rahman maha pengasih bagi umatnya ya mbak, kita wajib bersyukur dan bahagia

  4. Selamat hari Jumat mba Mechta 🙂

    Makasih buat posting indah nya 🙂

  5. Postingan yang menyegarkan
    Selamat hari Jumat juga mbak 🙂

  6. Ah, Mechta…bener banget!
    Selama ini mungkin kebanyakan dari kita ingin rezeki datang dengan mudah. Tapi kita lupa untuk menyediakan diri dan hati agar rezeki yang datang benar-benar barokah…
    Matur nuwun sudah diingatkan ya, selamat berakhir pekan juga!
    😀

  7. Eh, eh…kayaknya Mechta ulang tahun yaaa…kalo memang betul, saya ngucapin selamat ulang tahun buat Mechta, smoga panjang umur, selalu sehat dan diberi limpahan bahagia serta barokah menapaki usia.
    Amiiin…

  8. Bersyukur emang hrs setiap saat apapun keadaanya ya mbak 🙂

  9. Bagi saya bersyukur itu amat mudah diucapkan Mbak Mechta. Tapi bersyukur benaran dari sumber termurni dari diri saya, kayaknya perlu latihan terus menerus..:)

  10. Aku masih suka bingung, bagaimana caranya agar benar-benar bersyukur tanpa harus diucapkan dengan kata2.. hmm

    • Setidaknya, ucapan syukur itu adalah wujud termudah dari rasa syukur kita toh? Wujud syukur yg lain saya kira masih banyak…salah satunya adalah dengan berbagi.. 🙂

  11. semoga kita semua selalu ingat untuk bersyukur ya Mbak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s