Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

BerPUISI yuuk….

6 Komentar

Terkadang…

terasa seperti…

menggelayuuut

nikmati… atau lepaskan saja!

melayaaaang

rasaku… anganku…

hmmmm…

aduuuh…

***

Teman, menurut kalian… apakah, untaian kata di atas itu bisa disebut puisi ?  Atau apa sebenarnya yang disebut dengan puisi itu ? 

Menurut Wikipedia, Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.  Masih dari Wiki, dinyatakan bahwa beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas. Selain itu puisi juga merupakan curahan isi hati seseorang yang membawa orang lain ke dalam keadaan hatinya.

Ah, entahlah… definisi yang paling tepat silahkan dicari sendiri ya… tapi kalau buatku pribadi, yang namanya puisi adalah untaian kata yang bermakna, menyuarakan opini ataupun isi hati.  *halaaah… sok tau banget ya gue.. hehe…

Oya, kenapa hari ini nulis tentang puisi ? Tak lain dan tak bukan karena ternyata hari ini, 26 Juli 2013 merupakan Hari Puisi Nasional, sebagaimana telah dideklarasikan sejak 22 November 2012 di Pakanbaru, dan konon berdasarkan hari kelahiran Chairil Anwar, Sang Penyair kondang yang tepat pada tanggal 26 Juli ini (eh, kukira dulu Chairil Anwar ini lahirnya Pebruari..hehe).

Nah, bagaimana denganmu teman…?  Yang suka membaca / menulis puisi, silahkan angkat tangan…. Kita ramai2 ber PUISI yuuk… 🙂

 Catatan :

Untaian kata diatas mungkin bukanlah termasuk puisi, setidaknya pada awalnya tidak dimaksudkan sebagai puisi,  karena sejatinya itu hanyalah  pesan berbalas dari 2 orang iseng saja…hehe…

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

6 thoughts on “BerPUISI yuuk….

  1. saya masih belum paham mbak apa itu puisi. apakah tulisannya harus mengikuti aturan tertentu atau bebas. Selain itu saya juga lemot memaknai tulisan-tulisan puisi. Apalagi buat hehehe ora pedeeeee

    aku yo pada ra mudenge aturan puisi, Cak.. nek aku yo pokoke nulis wae apa sing pengen tak tulis…mlebu kriteria puisi opo ora.. ora pati nggagas! haha…

    • eh lupa.. met hari puisi ya

      semakin banyak hari2 khusus… kok malah banyak yg lupa… selamat juga buatmu, Cak…

  2. Sya suka puisi. Baca ama denger orag bacanya aja sih. Tapi kalo disuruh bikin.. Huehehehehe. Selamat hari puisi (meskipun telat)

    aku suka baca tapi kalau denger org baca belum tentu suka… hehe… selamat weekend, Dani 🙂

  3. aku angkat tangan duluan deh kalo tentang puisi
    kalo perlu angkat kaki…
    hehe…

    eeh… duduk manis menikmati puisi gak perlu angkat kaki, mas… nikmati saja dulu, tak perlu berusaha memahami atau mengartikannya macam2..hehe…

  4. wah .. kalau soal puisi aku harus belajar dulu nih dr kamu mbak 🙂

    hayaah… lha wong aku yo cuman biso nulis puisi abal2 ngono mbak.. hehe… yuuk.. golek guru bareng we.. hehe..

  5. Sejak dulu kalau mendapat tugas menulis indah puisi, pantun maupun geguritan cenut-cenut Jeng, begitupun nyerpen. Jeng Mechta yang menulis saya yang mengagumi aja, bagi peran. Selamat berkarya.

    ah ibu… padahal saya yg selalu mengagumi runut & indahnya untaian kata di postingan Bu Prih lho… Sugeng makaryo ugi, Ibu.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s