Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Ceritaku hari ini

14 Komentar

Semalam hujan cukup deras mengguyur kota kami, sehingga meskipun belum terlalu malam, aku pengennya ngruntel  saja meskipun suara penyanyi & MC di hajatan tetangga cukup mengganggu juga. Alhamdulillah kantuk segera datang akibat dinginnya malam, maka akupun tertidur pulaaas sehingga pagi ini bisa bangun pagi dengan segar 🙂

Sesaat setelah usai menyapa Sang Pencipta, terdengar sms dan ternyata seorang sahabat mengajak jalan pagi mumpung libur. Kuintip keluar jendela, meskipun masih cukup gelap namun tampaknya hujan sudah benar-benar berhenti, maka akupun meng-iyakan ajakan itu.

Setelah olahraga pagi, sarapan sega megana, lalu sampai di rumah melihat halaman yang mulai njembrung lagi dan tanaman-tanamanku banyak yang daunnya gripis dimakan bekicot.  Maka akupun olahraga tangan, mengayun sapu lidi kesana kemari diakhiri dengan memainkan gunting membabat daun-daun yang sudah tak layak pandang itu. Iih..kasian beberapa tanamanku jadi agak gundul, tapi tak apalaah… masih musim hujan kan? jadi dengan siraman alami insya Allah akan segera tumbuh daun-daun baru dan mereka akan tampak cantik lagi…

Ngenes yah... tampilan tanaman yg tak terawat.. hiks

Ngenes yah… tampilan tanaman yg tak terawat.. hiks…

Nyaris gundul... mudah2an cepat rimbun lagi yaa...

Nyaris gundul… mudah2an cepat rimbun lagi yaa…

Usai mengurusi halaman, bebersih badan, maka akupun masuk kamar. Lalu asyik ketak-ketik ini itu disambi ingak-inguk FB… tak terasa waktu berlalu dengan cepat.  Tahu-tahu sahabatku sudah mengetuk pintu. Ah iya, kami janjian akan menjenguk sahabat lain yang sedang sakit. Maka akupun bergegas berganti baju dan kamipun segera meluncur ke rumah sahabat kami itu, di daerah mBatang.

Alhamdulillah, keadaannya sudah baik, kamipun asyik bercerita ngalor ngidul, maklum..sudah cukup lama tak saling bertemu karena kesibukan masing-masing.  Waktu terus melaju, akhirnya mendekati waktu  Dhuhur kami pun mohon diri, agar sahabat kami bisa meneruskan istirahatnya teriring doa semoga segera sehat kembali.

Sebelum pulang kami sempat mampir makan siang dengan menu nasi, lele asam manis, ca kangkung, salad buah dan dilengkapi  jus wortel. Haha…banyak ya? biasa… menu masa pemulihan ( biar gak dibilang kemaruk ) hehe… Nah, sambil makan kamipun melanjutkan obrolan berdua.

Mbak Nik -sahabatku itu- bercerita tentang rasa nyaman yang sudah didapatkannya di tempat tugasnya saat ini. Oya, memang dia baru setahun ini mutasi ke tempat baru setelah sebelumnya bertahun-tahun kami sekantor. Awal kepindahannya, dia sempat merasa sedih.  Maklumlah, karena bidang tugasnya yang baru sama sekali berbeda dari bidang tugas sebelumnya.  Ditambah lagi atasan barunya sempat kurang menerima mutasinya itu dengan baik (konon karena ia menginginkan anak buah pria, ternyata yg masuk wanita). Kondisi-kondisi itu sempat membuat  sahabatku itu merasa menyesal dengan mutasinya saat itu.

Namun akhirnya waktu membuktikan bahwa rencana Allah sangatlah indah dan DIA yang paling tahu apa yang paling tepat buat kita. Temanku mulai mempelajari bidang baru yang menjadi tugasnya dengan tekun, berhasil mendapat teman-teman baru yang menyenangkan dan akhirnya memenangkan kepercayaan atasannya dengan menunjukkan kinerja yang baik (meskipun perempuan). Bahkan dengan tugas barunya itu dia yang tadinya hanya berkutat di lapangan ataupun di kantor saja, setahun kemarin telah beberapa kali menjalani dinas luar kota, luar propinsi bahkan hingga ke luar pulau, yang semakin menambah banyak pengalamannya. Sungguh itu hal yang pantas untuk disyukuri, bukan?

Demikianlah…, kadangkala kita mempertanyakan kondisi yang harus kita jalani (bahkan ada yang sampai menuduh bahwa Tuhan tak adil kepadanya) tanpa tahu bahwa ada rencana indah yang disiapkan Tuhan buat kita.

Oleh karena itu, marilah kita perbanyak rasa syukur pada-NYA, apapun kondisi yang saat ini sedang kita jalani. Jalani saja dengan senang hati… Insya Allah, ada hikmah atas segala peristiwa & semua akan indah pada waktu-NYA… #upaya mengingatkan diri-sendiri.. 🙂

Itu cerita (ngalor-ngidul) ku hari ini… Bagaimana ceritamu, teman?

Iklan

Penulis: Mechta Deera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

14 thoughts on “Ceritaku hari ini

  1. Alhamdulillah.. Saya masih diberi kesempatan oleh-Nya untuk berkomentar disini.. 🙂

    Salam..

    alhamdulillah… saya sdh diberi kesempatan oleh-NYA untuk dikunjungi teman budiman ini.. 🙂 salam juga…

  2. Mbak Nik, terima kasih ya berbagi syukur melalui postingan Jeng Mechta, indah rencanaMu
    Senangnya masa pemulihan ini. Sama Jeng hujan merata.

    Rencana manusia tak ada apa-apanya dibanding rencana Tuhan, nggih bu.. Salam dingin2, bu.. 🙂

  3. tetap semangat

    terima kasih 🙂

  4. ini pecinta bunga jenmani ya? kok tidak terurus atau terawat sama sekali??

    itulah mas… kemarin2 memang sempat terbengkalai karena badan & kerjaan sedang saling unjuk rasa… mudah2an mulai sekarang lebih baik lagi ngurusinnya…

  5. Yaa kita harus selalu bersyukur, karena masih banyak yang kurang beruntung dibanding diri kita!

    setuju Pak Edy..saat hanya fokus pada masalah kita, semua terasa beraaat… sedangkan saat membandingkan dg masalah orang lain barulah kita rasa masih banyak yg jauuuh lebih berat ya..

  6. Aaaah.. mau dong nasi megononya…..
    musim hujan gini saatnya mempercantik bunga pot ya mbak. bunga potku juga sudah ga keruan.

    ke sini mbak Susi… nanti kita cari megana bareng2..hehe… iya mbak.. kmrn2 terpaksa lalai ngurus tanaman…lebih fokus ke ngurusin badan dulu..hiks.. mudah2an besok2 sudah makin rajin memperhatikan tanaman lagi…

  7. mewujudkan rasa syukur kepada Sang Khaliq, salah satu yang terbaik adalah dengan senatiasa berikhtiar dan berusaha bekerja sekuat tenaga di manapun kita bekerja……keep happy blogging always..salam dari makassar 🙂

    setuju sekali, Pak Har… itu memang salah satu wujud syukur yg nyata..tak sekedar lesan saja ya… trims Pak.. salam kembali dari Kota Batik…

  8. hujan jug amengguyur tempat saya bun seharian.

    mudah2an ga sampai banjir ya mbak… 🙂

  9. Hari yang indah Mba Mechta. Kebayang senengnya “melungker” di kasur waktu adem, trus pagi-pagi bersihin halaman pasti seger. Ngobrol ama temen-temen dan dilanjut makan siang yang sepertinya maknyus. Enak ih bayanginnya. Semuanya indah pada waktu Nya emang ya..

    iya Dani… seneng bisa ngumpul n ngbrol bareng sahabat yg lama tak jumpa… semoga hari2 Dani juga indah yaa…

  10. Iiiih, sama dengan bunga daun saya, Mba. Sekarang jadi menguning gitu. Saya kurang perhatian, begitu juga dengan mama saya. Mama saya lebih suka dengan bunga berbunga. Sedangkan saya lebih suka dengan bunga daun. :mrgreen:

    BTW, tugas ke luar propinsi enak kayaknya nih. Kalau Blogger pasti disambi travelling. Hihihi

    iya Idaah… sedih & kasihan melihat nasib ‘bunga daun’ ku itu… gemeees sama bekicotnya yg ambil kesempatan dikala aku lengah..*halaah… Oya, kebetulan temanku itu bkn blogger, naah yg seneng aku sih.. dapat oleh2 dari mana2..hehe.. syukuri sajaaa…. *yaiyalaah.. 😀

  11. rasa syukur itu juga bisa ditunjukkan dengan cara merawat tanaman kesayangan ya Mechta 🙂

    Apa kabar Mechta ? sdh lama sekali bunda gak berkunjung kesini
    Semoga Mechta selalu sehat dan sukses

    salam

    iya Bunda.. kemarin2 saya kurang mensyukuri keindahan ciptaan-NYA dg lalai merawat mereka 😦 Trimakasih, Bunda..alhamdulillah sdh sehat kembali, Bunda.. semoga Bunda Lily juga semakin sehat yaa…

  12. Pekalongan masih sering hujan ya Bu? 😀

    Masih Ri, hampir tiap sore-malam…. di Bali tidakkah bgtu juga? 😀

  13. pas pulkam kmrn lihat beberapa kali tanaman spt di Foto atas mbak … semoga segera tumbuh lagi daun daunnya ya mbak 🙂

    yg pasti lebih cantiiik dari tanaman yg gak kopen itu kan mbak? hehe… Aamiin.. trims doanya… 🙂

  14. mungkin Cuma bedanya yg kulihat di tanah air itu ditanam di pot, yg di atas itu ditanam langsung mbak 🙂

    ke-4nya ditanam di pot juga kok mbak…malah sudah harus ganti potnya yg gedean..hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s