Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

3 Alternatif berbagi bacaan

16 Komentar

Mempunyai buku-buku bagus, ingin berbagi dengan teman atau sahabat, namun sayang untuk meminjamkannya karena terbukti bahwa banyak peminjam yang tidak mengindahkan etika peminjaman buku dan hasilnya malah bikin kecewa?

Sebenarnya adakah cara-cara lain untuk berbagi bahan bacaan, tanpa harus sakit hati karena buku yang dipinjamkan rusak / tak kembali?

Hm.., menurutku ada beberapa cara berbagi bacaan , antara lain :

1. Hibah buku

Hah? Hibah buku bukannya memberikan buku? Hawong dipinjam saja sayang..Β lha kok malah diberikan?

Ya, hibah memang memberikan buku. Jadi menurutku, kalau serius ingin berbagi bacaan bagus, tapi tak mau ‘kepikiran’ kalau buku kesayangan itu dipinjamkan… solusinya antara lain ya beli lagi buku yang baru dengan judul yang sama lalu hibahkan.

Bisa dihibahkan pada perpustakaan / taman baca di sekitarmu, atau pada kelompok / komunitas yang sekiranya memang dapat mengambil manfaat dari buku itu, atau sebagai hadiah pada beberapa teman / kerabat yang memang menginginkannya πŸ™‚

Sedekah tak hanya dengan uang saja bukan? Sedekah buku = sedekah ilmu πŸ™‚

2. Resensi buku

Belum ada rezeki untuk membeli dan menghibahkan buku, tapi tetap ingin berbagi bacaan itu?

Informasikan saja tentang buku dan isinya, melalui penulisan sebuah resensi atau review atas buku dimaksud.

Terutama bagikan tentang hal-hal pokok isi buku ituΒ  yang menurutmu menjadikan buku itu perlu untuk dibaca.Β  Tentu saja diinformasikan pula secara jelas tentang detil buku seperti penulis & penerbit, harga dan yang mungkin juga perlu adalah di mana / bagaimana orang lain bisa mendapatkan buku itu : apakah tersedia di setiap toko buku / toko-toko buku tertentu / hanya ada di penerbit dan penulisnya saja, dst

Insya Allah, dengan membagi informasi tentang buku yang menurutmu bermanfaat itu, akan ada orang lain yang tertarik mendapatkan buku itu, membacanya dan memperoleh hal positif dari buku itu. Bukankah itu juga sudah termasuk bagian dari upaya membagi bacaan bagus, tanpa harus meminjamkannya?Β  hehe..

3. Bagi-bagi e-book buku bagus

Ada pula yang berbagi buku / bacaan dengan cara menawarkan e-book buku itu kepada teman yang berminat.Β  Naah, aku pernah mendapatkan e-bookΒ  Hunger games trilogy dari Dani (yang sampai sekarang belum selesai di baca karena kendala bahasa… hihi…) Makasiiiih, Dani… Atau ada teman lain yang mempersilahkan pengunjung blognya yg berminat untuk meng-upload langsung e-book itu. Misalnya Erit yang membagikan Seri 1 & 2 Harry Potter…

Nah, teman.. itu hanya beberapa cara saja untuk berbagi bacaan tanpa harus meminjamkan buku kesayangan… Mungkin pernah mencoba cara-cara lainnya? Bagi-bagi pengalamannya tentang hal itu yaa…

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

16 thoughts on “3 Alternatif berbagi bacaan

  1. Tambahi lagi, ngadaian GA dengan hadiah buku
    Terima kasih tipsya
    Salam hangat dari Surabaya

    Siip… leres sanget, Pakde… tips yang ini banyak yang nunggu…. Salam hangat dari Kota Batik πŸ™‚

  2. Tips yang penting ^^

    maturnuwun, mbak Tanti…. ayoo, tambahi tips lainnya yaa… πŸ™‚

  3. kalau saya maish belum terbiasa baca e-book untuk novel, Mbak. Kayaknya masih seneng baca buku. Padahal e-book bagus juga utk lingkungan, ya

    Hm, sama Chi.. klo disuruh milih, saya masih milih baca buku biasa : membuka lembaran2 halamannya ada keasyikan tersendiri..hehe…

  4. Belum pernah membagi, klo soal buku maunya nerima πŸ™‚

    Sudah sering berbagi lewat review kan mbak? πŸ™‚

  5. Sepakat sama Mbak Myra, saya juga belum biasa baca ebook. Entahlah lebih nyaman baca buku aslinya. Padahal kalau dibandingkan lebih murah ebook dan lebih ringkes nyimpennya πŸ˜€

    toss dulu aah… ama2 blom bisa move on dari buku ala jadul..hehe…

  6. betul juga ya mbak. Kalau dulu sih banyak yang mau pinjam buku tapi saat ini teman2 dunia nyata gak ada yang pinjam jadi aman hehehe

    hehe… mungkin sekarang sdh banyak yg suka beli buku sendiri.. jadinya gak saling pinjam.. πŸ™‚

  7. duh, keren sekali tips nya mba Mechtaaaa πŸ™‚

    Dari duluuuu, aku sebenernya memiliki keinginan mulia untuk rutin review film dan novel yang sudah aku baca…
    bahkan dengan sok keren udah punya kategori nya di blog, folder books & movie gitu mba…
    Tapi belum kesampaian tuh mba, alesan standar…males…bhuahahaha…*ditendang kulkasnya*

    Kalo gak salah selama nge blog cuman sempet nge review 1 novel doang yang Gone With The Wind, dan udah lamaaa banget…hihihi…
    Padahal pengen nge review si Harry Potter dan seri nya Sophaholic tuh mba…ckckck…
    *banyak keinginan tapi malesnya kebangetan…hihihi…

    aiih… taraengkyu.. bisa aja si bibi inih membuat gede kepalaku… qiqiqi… Reviev novel? ayo atuuh.. dimulai lagi… aku penasaran dg seri yg Sophaholic itu deh.. *rikues niii… πŸ™‚

  8. #jempol

    trims sdh mampir… *ngasih jempol tidur… alias silahkan duduk… πŸ™‚

  9. Andai tinggal di indonesia ya mbak πŸ™‚

    knapa mbak? silih2an buku terus ya kita? hehe…

  10. tips nya mantaff nih , Mechta πŸ™‚

    tapi si bunda ini kok ya masih saja nyaman dgn membaca buku beneran drpada yang e book
    ( etapi e book juga buku beneran khan ya….hahahaa) πŸ˜€

    salam

    hihi… lhah, samma, Bun… saya juga masih lebih nyaman begitu, je.. πŸ™‚

  11. Tips keren Diajeng… Bagi2 buku serta review buku apik dari Jeng Mechta sudah saya nikmati..
    Kalau urusan review saya nyerah kecuali saat tugas BI dulu hehe
    Selamat berbagi bacaan

    Maturnuwun, ibu… sekedar mencari solusi buat diri sendiri biar gak jengkelan klo buku2 gak kembali.. hehe… aih, Bu Prih.. suka merendah gitu.. resensi buku2 a la Bu Prih keren2 gituu.. πŸ™‚

  12. Tapi kalo buku mending beli sendiri, deh! Ya abis itu terserah. Mau dihibahin, diresensi, di-ebook ya sak karepe yg beli buku. Bhahaha

    siip..berarti gak bakalan minjem kan ya?? hehe…

  13. Berbagi buku ini jadi inget ide nya TRIPPLUS jadi setiap travelling atau kemanapun selalu menyempatkan membagikan buku apa aja kepada anak2 di tempat tujuan πŸ™‚

    Waah… ide yg keren sekali itu.. anak-anak yang menerima pasti suka sekali πŸ™‚

  14. Nggak pernah *dan kayaknya nggak bisa baca e-book, Mechta 😦
    Tapi tentang, hibah buku, saya pernah melakukannya beberpa kali. Beli satu lagi buku bagus yang saya baca, kemudian diberikan pada orang-orang terdekat yang kelihatannya satu selera dengan saya πŸ™‚
    Alternatif lain?
    Belum kepikiran…punten…

    Mbak Irmaaa… apa kabaaar… *peluk duluuu.. πŸ™‚
    Iya mbak, senang bila yg kita beri buku berkenan menerimanya ya… πŸ™‚

  15. I am genuinely thankful to the owner of this site who has shared this
    enormous piece of writing at at this place.

  16. Lebih baik menghibahkan sekalian aja ya. Daripada meminjamkan buku..

    tergantung yg dipinjami juga mas.. hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s