Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

[Prompt #62] Sesaat bersama lagi

24 Komentar

sumber

“Senangnya, bisa ke sini lagi…”

“Iya, Nda… Syukurlah, akhirnya Mama mengizinkan kita merayakan ultah di sini lagi..”

Memang, menyenangkan sekali bisa kembali bersama menikmati indahnya sore di villa, apalagi di hari istimewa kami ini. Rasanya sudah lamaaa sekali kami tak duduk bertiga begini.

“Eh, Kak Win… Lihat itu mawar kesukaan Kak Ndy sedang bermekaran…” seru Winda tiba-tiba.

Rumpun mawar itu berseri seolah menyambut kebersamaan kami kembali…

“Ya, cantik dan lembut seperti Windy kita..” sahut Kak Wina lalu tersenyum sendu.

Ah, Kak Wina menyanjungku. Sebenarnya dialah yang paling lembut diantara kita bertiga. Winda manja sedangkan aku sedikit tomboy.

“Winaaa… Windaaa… Ayo pulang, hampir maghriiib..” teriakan Mama dari teras mengusik kebersamaan kami.

“Yaah…, Mama benar-benar belum mau menginap di sini lagi..” keluh Winda.

“Masih butuh waktu bagi beliau untuk kembali ke sini tanpa Windy..” jawab Kak Wina perlahan.

Mereka pun segera beranjak menuju teras…

Meninggalkanku kembali sendiri, di kesunyian villa ini.

***

150 kata untuk MFF Prompt #62 : Hey Girls!

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

24 thoughts on “[Prompt #62] Sesaat bersama lagi

  1. Windy meninggal ya mbak

    ceritanya sih begitu, mbak.. hehe…

  2. sedihnyaa Mba Mechtaa.. 😦

    *puk-puk Dani sambil nyodorin tisu 🙂

  3. Nicely written. Sedih tapi manis.

    trims apresiasinya, Tika 🙂

  4. semoga Windy bahagia di sana

    aamiin.. 🙂

  5. manis sekali mbak. Tempat yang penuh kenangan bersama Windy

    Terima kasih apresiasinya, Mas…

  6. Sepupuku ada loh adik kakak namanya mirip seperti tokoh-tokoh di atas. Windi, Wanda, Wine 🙂

    Iya kah? kebetulan yaa…tapi semua masih lengkap kan? hehe…

  7. Windy sayang, mama minta waktu ya menata hati tanpa kehadiranmu secara nyata.
    Tulisan Diajeng selalu enak dinikmati. Salam

    aah…komen Ibu juga selalu menyemangati saya… Suwun sanget, Bu Prih 🙂

  8. Sampai butuh baca berulang kali untuk bisa menangkap twist cerita ini. Cerita yang mengena, Mba… ^_^

    naah..msh hrs banyak belajar nih agar pembaca langsung bs menangkap twist FF ini hehe… Terima kasih Mas / Mbak…

  9. Winda, Windy sama Wina.
    aku kemarin baca prompt ini di mbak Rinrin 😀
    Jd tema-nya ttg 3 org dlm poto itu ya, bun?

    Iya, Mel… kita bebas berimajinasi ttg 3 orang yg sedang duduk bersama itu.. Ikutan yuuk… 🙂

  10. wina itu gue, winda adik gue, windy juga adik gue. nah? bs klop! tp syang windy udah … ;(

    Huwaat….sjk kapan lo jd Wina?? hehe.. Iya urutannya: Wina-Windy-Winda, dan iya.. Windy hadir tak kasat mata 😦

  11. mbaaaaa….dibikin hepi ending aja atuh laaaah…
    *ter-drama korea*

    hihi… sengaja biar ga cuma drakor yg bikin Erry termehek-mehek.. #eh 🙂

  12. Kasian Windy, arwahnya gentayangan. Blom menemukan cahaya :p

    iyaa… semoga segera damai di alam sana yaa.. 😉

  13. singgah kemari sambil menyimak saja, habis bingung mau komen apa hehehe, salam perkenalan ya bu, ditunggu loh kunjuingan baliknya ^_^

    terima kasih sudah mampir dan salam kembali, Ayu.. 🙂

  14. ada kisah sedih disini,…..besok2 dateng lagi dgn cerita ceria n hepi ending 😀

    karena hidup pun tak selalu ceria, bukan? #eh.. hihi…

  15. melihat keluarga dari alam yang berbeda, sedih ceritanya mbak. 😦

    hanya melihat…tak bisa dilihat 😦
    Trims sudah mampir yaa..

  16. Yah windynya kasian deh, malam minggu sendirian.. *loh kok jadi ini*
    Nice story ka Mechta :))

    trims apresiasinya, ya.. 🙂

  17. ah…windy…till next year…

    hm..semoga tak sampai selama itu… hiks…

  18. kunjungan perdana, salam kenal ya bu

    terima kasih sudah mampir… salam kembali, Putri 🙂

  19. Tokoh “aku” dalam cerita adalah windy ya..

    iya.. 🙂

  20. Wah, ‘flash’-nya bagus sekali. Utuh, tidak tergesa. 🙂

    Terima kasih apresiasinya… 🙂

  21. sedihnya kurang terasa.. 🙂

    Begitu ya… trims masukannya… 🙂

  22. Ahelah. Bacanya pas malam Jumat -__-”

    qiqiqi… ga papa mbak Carra… ga suka ngegangguin kok 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s