Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Berkreasi dan Berbagi

10 Komentar

Sejak duluuu… ketrampilan tangan bukanlah hal yang kukuasai dengan baik.  Aku ingat, saat pelajaran ketrampilan di SD, menyulam, menjahit, membuat kerajinan tangan seperti asbak, pigura, dll selalu saja menjadikanku merasa deg-degan… Berhasil kukerjakan memang -meski dengan susah payah- namun aku sadar betul itu bukan keahlianku. Nilai yang kuperoleh pun gak jauh-jauh dari angka 6! hehe…

Padahal sebenarnya aku tak asing dengan hal itu.  Di rumah, ibu sangat suka menjahit, merenda, menyulam… demikian juga kakak-kakak perempuanku, tapi tidak denganku. Tanganku seolah tak pernah luwes mengerjakan hal-hal itu.  Pernah di masa remaja kami, sedang ‘demam’ kristik, maka hampir setiap hari kami sibuk membuat kristik beramai-ramai. Ya, kami memilih suatu pola dengan ukuran yang cukup besar dan dikerjakan bertiga, aku dan 2 orang kakak perempuanku.  Nah..itu bisa?? mungkin demikian katamu… Eh, jangan salah.. aku memang bisa kok, tapi ya sekedar bisa dan hasilnya tak sebaik kakak-kakakku, oleh karenanya bagianku adalah….ngeblok! Itu lhooo, membuat bagian yang hanya satu warna merata, misalnya bagian awan, tanah, atap rumah, dll… 🙂

Sampai sekarang, kerajinan tangan tetap bukan keahlianku.  Mungkin itu sebabnya, aku selalu kagum dengan orang-orang yang pandai membuatnya. Aku sangat menikmati hasil karya mereka.  Ketika ibu senang membuat renda-renda untuk alas almari, aku yang memasangnya, saat kakak keduaku menghasilkan tas-tas cantik, aku lah penggunanya! haha…

Renda_Bunda

Yang ini renda-renda hasil karya Bunda

koleksi_tas

Nah.., klo yang ini tas-tas cantik kreasi kakakku

Di dunia maya, banyak juga teman-teman yang kreatif dan bertangan trampil. Saat ini beberapa teman kita yang kreatif itu ( Winda, Dey dan Ria Rochma )sedang mengadakan kegiatan #CraftingforCharity yaitu dengan membuat note book-note book cantik lalu menjualnya dan 50% hasil penjualan itu akan disumbangkan untuk kegiatan  Komunitas Lebah.

Hasil karya mereka benar-benar cantik lho… dan ekslusif karena hanya membuat satu untuk tiap-tiap design.  Harganya juga terjangkau, apalagi sebagian untuk disumbangkan… Hm, kapan lagi menyumbang sambil mendapat bonus kreasi cantik mereka?

DEY'snotebook

Kalau yg ini note book hand made yang dihadiahkan Teh Dey untukku..

Note book hand made karya 3 craft-blogger itu gak kalah cantik dengan yang kuterima dari Teh Dey diatas… Silahkan cek di album FB mereka…

Aku salut dengan kreasi dan ide mereka untuk berbagi ini, oleh karena itu tulisan ini sebagai salah satu bentuk dukunganku untuk mereka. Yuuk…. kita borong rame-rame…. 🙂

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

10 thoughts on “Berkreasi dan Berbagi

  1. tas tasnya cantik sekali ya mbak, juga renda karya ibu serta note book hand madenya 🙂

    terima kasih mbak Ely…mangkanya saya senang menjadi ‘penikmat’ karya mereka.. hehe…

  2. Waktu saya lihat di blognya Teh Dey emang cantik-cantik Mba dan yang njenengan dapatkan ini ga kalah cantik. Manis sekali malah menurut saya.

    Iya Dani… hasil karya mereka bertiga memang cantik2… semoga laku keras semuanya.. 🙂

  3. Makasihhhhhh …. aku malah naksir tas2 nya itu .. hehehe

    Renda2 buatan ibu itu keliatan klasik banget ya, suka.

    Sami-sami, Teh Dey… tas2 centil kalau kata saya mah..hehe… untuk renda2 buatan ibu, memang model jadul Teh… nemu belum selesai di tumpukan lama, akhirnya diselesaikan lagi beberapa waktu yg lalu oleh beliau… trims, Teh…

  4. Membacanya, kok saya saya jadi kepengen ya. Boleh kan, Mbak, lelaki belajar dan menekuni dunia kreasi seperti ini. Sungguh, saya kepengen 🙂

    Mangga, Pak AMA… saya kira memang tak ada larangan lelaki belajar ketrampilan begini… Ditunggu hasil kreasinya, Pak.. 🙂

  5. iya niy mba..
    aku kaguh sama yang handmade2 gituh..
    pantesan memang harganya agak tinggi, karena pasti tingkat pembuatannya sulit ya..

    ah, kita sama-sama pengagum kreativitas mereka ya Nchie.. 🙂

  6. cantik kreatif ya buatnay

    setuju… mereka memang kreatif mbak… 🙂

  7. Seloroh kami, tangan saya keriting shg kurang luwes untuk hal-hal ketrampilan
    Dan jemari Diajeng lincah saat merenda kata pun menguntai manik maknanya
    Apresiasi untuk perempuan-perempuan keren bertangan terampil.

    hihi…betul Ibu..tangan saya betul2 kriting klo utk berketrampilan seperti mereka 🙂 suwun, Bu.. selalu mampu membesarkan hati…

  8. Inilah yg dinamakan ekonomi kreatif ya (kreasi seni).. Yg sekarang lagi trend..

    dulu ada kementrian parekraf (pariwisata & ekonomi kreatif..) entah sekarang masuk di kementrian apa..hehe…

  9. Dengan kreatifitas, hal-hal yang terlihat biasa menjadi luarbiasa. Selalu salut dengan orang-orang kreatif tersebut. Makanya, saya suka sekali tinggal di Jogja, karena banyak sekali kerajinan-kerajinan kreatif yang tercipta di situ.

    Betul Uda…, di Jogja banyaaak sekali ditemui hasil kreasi yg keren2… Suka gemes sendiri..hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s