Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Logo baru Kota Pekalongan

19 Komentar

Logo baru Kota Pekalongan

Logo baru Kota Pekalongan

Hari Jumat, 30 Januari 2015 yang lalu, ada acara Launching Logo Baru Kota Pekalongan di halaman kantor Sekretariat Pemkot Pekalongan Jl. Mataram No 1 Pekalongan.

Acara berlangsung seru dan meriah, diawali dengan sepeda santai yang finish di halaman Setda Kota Pekalongan, pengunjung berbaur antara unsur-unsur masyarakat dan aparat Pemkot Pekalongan, mangayubagyo logo baru Kota Pekaongan yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Kota Pekalongan No. 10 tahun 2014 dan resmi digunakan sejak 1 Januari 2015 ini.

Tak kenal maka tak sayang.  Itu pepatah yang sudah sering kita dengar.

Begitupun dengan logo baru ini, ada pro kontra di masyarakat, mungkin karena logo lama memang sudah sangat familiar -karena telah digunakan sejak tahun 1958- sehingga masih banyak yang  merasa asing dengan logo yang baru ini.

Nah, agar makin mengenal dan pada akhirnya timbul rasa sayang dan rasa memiliki logo baru ini, maka -khususnya kepada masyarakat Kota Pekalongan- mari kita kenali lebih jauh logo baru kota kita ini.

Logo baru Kota Pekalongan terdiri atas 5 bagian yang tersusun melingkar di atas warna dasar putih.  Kelima bagian itu adalah (1) gambar orang yang sedang mengangkat tangannya ke atas dengan warna coklat tua; (2) gambar canting dengan warna oranye; (3) gambar air dengan warna coklat tua; (4) gambar ikan dengan warna coklat muda; dan (5) gambar orang yang sedang bekerja dengan warna coklat tua dan oranye.

Ini lah gambar ke-5 bagian logo tersebut, dengan masing-masing artinya.

1. Orang yang sedang mengangkat tangannya ke atas.

Orang-yang-sedang-mengangkat-kedua-tangannya2. Canting

Canting3. Air

Air4. Ikan

Ikan5. Orang yang sedang bekerja

Orang-yang-sedang-bekerjaAdapun arti warna yang ada dalam logo tersebut, adalah sebagai berikut :

Makna-Warna-Logo-Baru-Kota-Pekalongan

Oya, berikut ini adalah beberapa foto dari acara launching logo baru Kota Pekalongan yang meriah pada hari Jumat yang lalu :

Tari ARJATI

Tari ARJATI ( Sumber Foto : P. Anwarudin )

Salah satu suguhan acara dalam launching logo baru kemarin adalah Tari ARJATI yang menggambarkan perpaduan budaya Arab-Jawa-Tionghoa, 3 budaya yang cukup besar pengaruhnya dalam kultur masyarakat Pekalongan.

Launching Logo baru Kota Pekalongan

Launching Logo baru Kota Pekalongan ( Sumber foto : Dok.Pribadi )

Dalam sambutannya, Walikota Pekalongan menyatakan bahwa perubahan logo merupakan salah satu upaya merubah citra kekuasaan menjadi pelayanan. Oleh karena itu, bersamaan dengan logo baru ini disosialisasikan pula budaya kerja PRIMA ( Profesional – Religius – Integritas – Melayani – Akuntabel ).

Pelepasan balon

Pelepasan balon… ups, ada yg sempat nyangkut..hehe… ( Sumber Foto : Dok. Pribadi )

Harapan Pemerintah Kota Pekalongan, logo baru tersebut memberikan nuansa yang dinamis dan spirit baru, baik bagi masyarakat Kota Pekalongan maupun jajaran PNS Kota Pekalongan dalam menjalankan tugasnya secara profesional untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kota Pekalongan.

Oya, disain logo ini merupakan hasil karya Bima Surya Pamila yang merupakan pemenang utama lomba disain logo Kota Pekalongan yang diadakan pada tahun 2014 lalu.

Sumber foto Logo, bagian2 logo & arti warna :  harian RADAR Pekalongan.

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

19 thoughts on “Logo baru Kota Pekalongan

  1. Dengan logo barunya semoga Pekalongan semakin berjaya Mbak Mechta 🙂

    Aamiin… terima kasih doanya, mbak Evi 🙂

  2. dan sepintas logonya membentuk motif batik lho~ 😀
    semoga pekalongan makin maju ya~

    terima kasih untuk doanya, mas.. 🙂

  3. Kagum dengan tim penggagas logo, simpel-anggun-kaya makna
    Pekalongan semakin jaya…

    Ini hasil lomba, Ibu… Hasil karya Bima Surya Pamila sang pemenang lomba disain logo Kota Pekalongan th 2014 yg lalu. Terima kasih untuk doanya, Aamiin…

  4. logonya lebih kekinian deh…,, siap menyongsong era baru ya
    terimakasih, mba Monda … Insya Allah siap 🙂

  5. Keren logonya Mba. Semoga Pekalongan menjadi jauh lebih baik lagi ya Mba.

    trims, Dani … Aamiin, Insya Allah …

  6. Arti logo itu tergantung yang menciptakan ya Jeng
    Semoga Pekalongan lebih maju dan bekah dengan logo barunya
    Pro dan kontra itu biasa
    Salam hangat dari Surabaya

    Inggih, Pakde… aamiin, maturnuwun pandonganipun… 🙂

  7. jadi tau dari artilambang tersebur

    yuuk..kenalaan.. 🙂

  8. Semoga dengan logo barunya, Kota Pekalongan menjadi kota yang PRIMA dan semakin dikenal luas..

    Aamiin… makasih doanya, Yun… Pa kabar nih, Jeng ? 🙂

  9. Logo baru semangat baru menuju kesejahteraan bersama,,, kreatif yang bikin logonya mbak…pas lihat pertama…ini gambar apa yach..setelah dijelaskan baru ngerti 🙂 terima kasih mbak

    iya Bli, banyak yg awalnya bertanya-tanya itu gambar apa? hehe… makanya ini salah satu cara sosialisasinya.. 🙂

  10. Pekalongan, batiknya apik. Sudah terkenal malah

    terima kasih, mas.. 🙂

  11. Duh, ternyata logonya penuh makna yah mbak 🙂
    Hebat sekali yang buat logonya, pantesan bisa menang lomba deh…

    Semoga sukses terus Pekalongan dengan logo barunya yah mbaaak 🙂

    Terima kasih, Erry… semoga Bandung juga terus juaraaa… 🙂

  12. Bagus yaa… biasanya logo pemerintahan kan berkesan formal.., cenderung kaku.. selamat buat kota pekalongan dengan logo baru yang cantik… berharap suatu saat bisa ke pekalongan…

    Trims Sondha … masih ada yg kontra juga tuuh.. hehe… Mudah2an suatu saat bisa main ke Pekalongan yaa…

  13. Kok komentarnya semuanya memuji ya? Padahal logo tersebut banyak dihujat oleh warga kota Pekalongan. Mayoritas warga Kota Pekalongan mengatakan logo kota yang lama lebih bagus dan lebih berwibawa dibanding logo yang baru. Bahkan sampai mengadakan demo untuk kembali menggunakan logo kota yang lama (dan membatalkan merger kelurahan). Anda mau menanggapi? – Jangan tanggapi komentar ini, tanggapi saja sikap warga Kota Pekalongan yang kecewa.

    • Terima kasih utk perhatiannya… Tentang masy yg kecewa, bisa menggunakan jalur pengaduan yg telah ada.. Pro dan kontra, mudah2an bs dibahas dg baik sepanjang semua berdasarkan niat baik : memberi yg terbaik utk Kota Pekalongan..

  14. Orang luar kota memuji logo ini tp yang saya lihat di grup fb kota Pekalongan mlah sebagian besar mrk menghujat dan protes agar memakai logo yang lama.

  15. Dari sudut pandang desainer, logo ini termasuk kreatif. Saya kagum dengan wakonya yg berani mengubah lambang dan mendobrak tradisi lambang biasa. Sy tahu banyak yg kontra, tapi itu harga sebuah perubahan. Asal tahu saja, menurut peraturan pemerintah no.77 tahun 2007, logo itu harus mempunyai ciri khas daerah dan tidak boleh mempunyai persamaan secara pokok atau keseluruhan dengan logo pemerintahan daerah dan perusahaan atau logo lainnya. Definisi mempunyai persamaan ini agak rancu, karena jika demikian, maka hampir semua logo daerah punya gambar yang mirip atau sama, seperti padi, kapas, bintang, bahkan juga persamaan filosofi. Jadi, kalau menurut saya, logo yang paling mewakili daerah adalah logo macam pekalongan ini. Ini juga sebenarnya sebuah keuntungan, karena pekalongan menjadi unik dan mudah dikenal dari logonya saja.

    Logo yg baik adalah logo yg mudah diingat. Lima menif mengamati logo ini, sy langsung bisa menggambarnya ulang tanpa melihat. Sementara, tanyakan pada diri kalian masing2, pernah menggambar logo daerah tanpa mencontoh? Kalau ya, hebat sekali. Cobalah keluar dari tempurung dan lihat logo kota di seluruh dunia. Lihat desain logo daerah di Jepang, Korea. Mereka menjadikan logo mereka identitas dan kebanggaan. Bukan sekadar desain yang asal tempel semua gambar. Logo itu seharusnya filosofis, bukannya album lukisan yang dikompres untuk menyimbolkan banyak hal.

    Satu hal yg membuat kontra adalah, katanya, perubahan logo itu mahal. Masalahnya, lambang yang lama itu juga mahal untuk direproduksi karena kerumitannya dan juga terlalu kaku buat branding. Sementara logo sederhana akan memudahkan reproduksi dan branding. Branding yg baik akan berdampak positif, terutama pada pariwisata. Tentu ini akan menghasilkan keuntungan yg tdk sedikit. Indonesia sangat lemah dalam hal branding. Karenanya, Indonesia sulit bersaing walau memiliki potensi yg luar biasa.

    Ini cuma opini pribadi. Tak ada maksud untuk menyerang siapapun. Maaf kalau kepanjangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s