Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Pengalaman berpartisipasi dalam Pekalongan Jlamprang Carnival 2015

19 Komentar

Pekan Batik merupakan salah satu agenda rutin di Kota Pekalongan. Biasanya berlangsung pada awal Oktober untuk memperingati Hari Batik tanggal 2 Oktober, namun pada tahun ini dilaksanakan pada akhir Juli s.d awal Agustus 2015 ditengah bersamaan dengan Pameran Inovasi & Kreatifitas yang berlangsung sejak 30 Juli – 3 Agustus 2015 lalu.

Dalam rangkaian acara Pekalongan Batik Week tahun ini diselenggarakan juga Pekalongan Jlamprang Carnival tepatnya pada hari minggu tanggal 2 Agustus 2015 lalu, yang dimulai sejak pukul 8 pagi hingga siang harinya.

Karnaval tahun ini lebih berkesan bagiku, karena bersama rekan-rekan lainnya aku terlibat langsung sbg peserta karnaval hari itu.

Beberapa hari sebelumnya teman-teman sudah sibuk berembug kostum yang akan digunakan maupun konfigurasi gerakan yang akan ditampilkan di depan panggung kehormatan. Karena kesibukan masing-masing Badan dan Kantor yang tergabung dalam 1 kontingen ini, bukan hal yang mudah untuk dapat meluangkan waktu pada saat yang sama untuk berlatih gerakan yang akan ditampilkan.

Dan akhirnya hari H datang juga. Pagi-pagi sudah sibuk berkutat dengan kebaya dan kain batik juga riasan -ala kadarnya- dan perlengkapan lainnya. Aah…untung saja kontingen yg kuikuti tidak menggunakan kostum yg ribet, hanya kain-kebaya untuk para ibu dan baju koko – celana panjang + kain & tutup kepala batik untuk para bapaknya.

Oya, aku sengaja menggunakan sepatu datar sebagai alas kaki karena harus berjalan kaki sepanjang route karnaval itu, meskipun agak tidak matching dengan kain-kebaya..hihi… Hasilnya? Nyaman saat jalan sih…tapi tetap saja lumayan pegeeel setelah selesai karnaval … hehe…

Ternyata seru juga menjadi peserta karnaval seperti itu. Tersemangati oleh padatnya penonton di kiri-kanan jalan yang kami lewati, berusaha ‘JaIm’ agar tetap terlihat apik oleh penonton meskipun kaki mulai pegel, sinar mentari mengancam melunturkan riasan dan menahan haus karena takut tak mampu menahan ‘hiv’ bila kebanyakan minum… Pokoke sesuatuuu… deh.. 🙂

Nah ini beberapa foto dari karnaval kemarin…

Kontingen Dinas dalam Jlamprang Batik Carnval

Kontingen Dinas dalam Pekalongan Jlamprang Carnval

Kontingen IGTKI dalam Jlamprang Batik Carnival

Kontingen IGTKI dalam Jlamprang Batik Carnival

Yang ini ibu-ibu dari Badan & Kantor dalam Jlamprang Batik Carnival

Yang ini ibu-ibu dari Badan & Kantor dalam Pekalongan Jlamprang Carnival

Peserta lomba dari SMA N 4 Pekalongan ( Foto dari BB Sdri Trisni )

Wiii... Mat Kodak-nya banyaaak...hehe... ( Foto : P. Anwarudin )

Wiii… Mat Kodak-nya banyaaak…hehe… ( Foto : P. Anwarudin )

Penampilan Kontingen Badan & Kantor di Jamprang Batik Carnival

Penampilan Kontingen Badan & Kantor di Pekalongan Jlamprang Carnival

 

Cantik ceria peserta Jlamprang Batik Carnival (Foto : Endo' Poernomo )

Cantik ceria peserta Pekalongan Jlamprang Carnival (Foto : Endo’ Poernomo )

Mau menikmati karnaval yang meriah seperti ini ? Siap-siap saja ke Pekalongan pada penyelenggaraan Pekan Batik & Karnaval Batik di tahun-tahun yang akan datang yaaa… Sampai jumpa di Kota Batik tahun depan yaa… 😀

Iklan

Penulis: Mechta Deera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

19 thoughts on “Pengalaman berpartisipasi dalam Pekalongan Jlamprang Carnival 2015

  1. Bagus acaranya
    Batik harus dikumandangkan
    Malu donk kalau batik harus impor
    Salam hangat dari Jombang

    leres, pakde..kalau bukan kita yg nguri-uri budaya sendiri, siapa lagi? 🙂

  2. Acaranya meriah banget kalo karnaval ya mbak, seru loh. Eh tapi, mba Mechta yg mana ya ^_^

    hihi…nggak nampak di situ mbak.. Takut yg lihat foto saya jd pusiiing..hehe…

  3. aku nggak bisa ikut nyaksiin mbak, soale di rumah sakit.. hiks

    mmg musti ada prioritas,bkn.. Oya smga ananda sdh sehat yaa… Maaf blm sempat nengok…

  4. Wah ini suatu pengalaman yang menarik …
    seingat saya …
    saya ikut karnaval atau acara semacam ini … dulu … duluuuuuu sekali ketika saya TK …
    Asik kali yaaa …

    Salam saya Aunty
    (9/8 : 1)

    TK Om ? Wuiih benar2 duluuuu…hehe… Msh ingatkah saat itu pakai kostum apa? 🙂

  5. Batik Pekalongan sering denger. Tapi kalo Jlamprang suer baru denger…

    Jlamprang itu jenis salah satu motif batik Pekalongan, mas… 🙂

  6. terakhir ikut karnaval pas jaman SMP, acara 17 an.
    Sekarang sih jadi penonton aja. Seneng lihat kostum warna warni

    nonton jg asyik ya mbak…malah bs melihat secara utuh biasanya.. 🙂

  7. Kuereen Diajeng, acara yang didukung oleh banyak pihak. sibuk memilah-milih mana ya Diajeng hehe diantara bidadari parade batik.
    Kapan2 diulas motif jlamprang ya Jeng. Salam batik

    hihi..kula mboten ketingal kok bu…ndhelik..hehe… Insya Allah lain kali akan berusaha mengulas ttg Jlamprang, bu.. 🙂

  8. biasanya di bulan yang sama atau beda mbak acaranya

    biasanya pekan inovasi bl Juli sdgkan pameran % karnaval batik bl Okrober mba Lidya…

  9. Pengen lihat juga kapan-kapan. Cantik 😉 Btw, kenal pak Endo Poernomo, ya?

    Hayuuu… Saya tahu beliau tp mgkn beliau tdk tahu saya..hehe… Sesama abdi masy di Pemkot Pekl 🙂

  10. Bogor kapaaaan ya punya beginian ya, festival budaya daerah gitu, adanya dongdang yang sedekah bumi, malah kaya kebuang-buang gitu makanan, btw mbak makasih ya mbak ku atas nasehatnya, maklumlah saya tidak pengalaman membuat spj, jadi apa yang saya tulis apa adanya saja, tetapi ternyata itu salah

    pasti di Bogor banyak jg event keren bukan ? *kangen Kota Hujan… Sami2 Ev… Jadikan kesalahan itu sbg cambuk utk lbh baik di masa depan ya, Say… *peluuuk…

  11. aku kira festival kayak gini cuma ada di jember, mak :))

    oya, sekalian info ya, aku lg syukuran blogku, ikut yuk mak giveaway-nya

    alhamdulillah…karnaval batik setiap tahun diadakan di Kota Pekalongan, tepatnya bulan Oktober 🙂 Oya semoga GAnya sukses yaa… *telat baca info hehe…

  12. Kostum pesertanya keren dan cantik2. Saya blum pernah liat karnaval langsung sperti ini

    yuuk…kapan2 main ke Pekalongan saat diadakan karnaval seperti ini…biasanya sih awal Oktober… Tahun2 lalu aku hanya penikmat dan baru tahun ini berpartisipasi langsung hehe…

  13. Karnaval seperti ini selain perlu untuk ekonomi sepertinya juga penting agar kekayaan [budaya] kita tidak diaku orang lain ya.. 🙂

    semoga bermanfaat sesuai harapan yaa… Aamiin..

  14. Keren dan seru ya, Mbak, jadi teringat kegiatan semacam di Jember 🙂

    naah..saya penasaran dg jember carnival, Pak… Mudah2an suatu saat bisa menikmati langsung di sana… aamiin…

  15. dan akupun penasaran cari motif jlamprang, untung nemu ya, alhamdulillah nambah koleksi motif batik Nusantara

    alhamdulillah bertambah koleksi Batik Nusantara nya ya mbak Monda.. pasti cantik2… 🙂

  16. Ping-balik: Jlamprang , motif batik khas Pekalongan. | Lalang Ungu

  17. festivalnya kereeen nih mak…berarti tahunan yah> biar Jlamprang makin go internasional 🙂

    iya Mak… karnaval begini moment tahunan… Aamiin.. semoga.. 🙂

  18. Ping-balik: Meriahnya Hari Batik di Kota Batik | Lalang Ungu

  19. Ping-balik: Pekan Batik Nusantara 2016 | Lalang Ungu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s