Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Menikmati nuansa merahnya Sam Po Kong dan Masjid Muhammad Cheng Hoo

19 Komentar

Sudah cukup lama aku tertarik dengan Klenteng Sam Po Kong, salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Kota Semarang itu. Terlebih karena sejak awal tahun ini hampir tiap hari minggu kulewati lokasinya yang terletak di Jl Simongan Raya No 129 Semarang itu.

Sayangnya, belum ada kesempatan untuk secara khusus mengunjungi petilasan Laksmana Zheng He / Cheng Ho yang kemudian dibangun sebagai kelenteng  / tempat ibadah penganut Kong Hu Cu tersebut. Sudah banyak yang menceritakan / menuliskan / mengunggah foto-foto cantik kelenteng yang sering disebut juga Kelenteng Gedong Batu itu, membuatku makin penasaran untuk berkunjung ke sana. Merahnya, benar-benar menggoda🙂

Namun alhamdulillah… akhirnya beberapa waktu lalu Allah mengabulkan keinginanku, berkesempatan mengunjungi bangunan-bangunan yang didominasi warna merah itu meskipun hanya beberapa menit, karena hanya mampir saat perjalanan pulang dari Ngrembel dengan teman-teman waktu itu.

Dan inilah beberapa tampilan bangunan2 merah yang sempat kuabadikan di siang yang cukup terik waktu itu…

SamPoKong1

SamPoKong2

SamPoKong3

SamPoKong4Oya, selain ke petilasan Laksamana Cheng Ho di Semarang itu, alhamdulillah beberapa waktu kemudian aku juga berkesempatan mampir di sebuah bangunan lain yang didirikan karena terinspirasi Sang Laksamana tersebut.

Adalah Masjid Jami’ PITI Muchamad Cheng Hoo yang terletak di jalan raya Purbalingga – Bobotsari, tepatnya di Desa Selaganggeng, Mrebet Kab. Purbalingga, yang diresmikan pada 5 Juli 2011 dan didirikan oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia untuk mengenang sosok Laksamana muslim dari Tiongkok tersebut.

Bangunan cantik ini didominasi oleh warna merah-kuning-hijau dan terlihat unik dengan ciri arsitektur khas oriental, kubahnya pun tidak berbentuk bulat sebagaimana masjid pada umumnya, namun berbentuk pagoda bersegi delapan dan berundak.

MasjidChengHo2

MasjidChengHo3

MasjidChengHo4

Itulah kenang-kenangan ketika mampir di dua lokasi yang didedikasikan / terinspirasi oleh Laksamana Zheng He / Cheng Ho. Mudah-mudahan lain kali ada kesempatan lagi dengan waktu yang lebih lama untuk bisa mengeksplorasi kedua lokasi tersebut.. Aamiin …

Oya… Selamat Tahun Baru Islam 1437 H bagi teman-teman muslim… Semoga di tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, kualitas hidup dan keimanan kita lebih baik dari tahun-tahun lalu.. Aamiin…

19 thoughts on “Menikmati nuansa merahnya Sam Po Kong dan Masjid Muhammad Cheng Hoo

  1. aku juga akhirnya berhasil mampir sini mbak,
    pas tengah hari yang panas terik pula … dibela2in menjelajah sekeliling
    cantik ya bangunannya

    • Iya mba Monda, cantik… bersyukur sempat mampir walau sebentar… Jelas belum puas karena waktunya ga cukup buat masuk2 dan melihat-lihat detailnya… Mudah2an di lain waktu…

      • ada lagi yg dedicated buat Cheng Ho, tapi wihara di Cirebon, pernah ke saba bbrp tahun lalu
        kl yang di Pandaan cuma lihat sepintas aja, nggak mampir krn ngejar waktu ke Surabaya

  2. Atapnya nyaris sama dengan masjid Cheng Hoo di Surabaya dan Pasuruan, juga merahnya.
    Terima kasih reportasenya
    Salam hangat dari Jombang

    • Sy baca di salah satu tulisan, bbrp masjid Cheng Ho yg ada mmg hampir serupa karena sama2 didirikan PITI, Pakde… Mudah2an sy bisa mampir ke masjid Cheng Ho yg di Surabaya & Pasuruan jg.. Aamiin..

  3. Bentuk bangunannya serupa masjid cheng ho surabaya n pandaan ya mbak mungkin karena yg bangun sama ya… cantik bgt masjidnya ^-^

  4. Meski sejenak singgah, kenangan pernah mampir di sini menambah kekayaan pengenalan budaya Nusantara ya Jeng. Akulturasi, seneng rukun yang jadi pondasi bangsa.
    Salam

  5. Jadi inget pas ke sana akhir 2013 lalu mbak, waktu masuk ke Sam Poo Kong nya langsung merinding aku.

    Masjid Jamii’ PITI Muchamad Cheng Hoo cantik sekali ya mbak, belum pernah ke sana aku .

  6. Masjidnya indah yaa🙂
    Salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi berarti yaa🙂

  7. Cantik ya auntie, merah2 gitu di sana, jadi serasa di Beijing *tsaaaah* hihihihi

  8. Wah bisa dijadiin salah satu destinasi nih kalau berkunjung ke Semarang lagi. terima kasih infonya gan

  9. di pasuruan juga ada masjid cengho
    tapi lebih kecil dan bentuknya berbeda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s