Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Pengalaman offroad pagi di lereng Merapi (3)

24 Komentar

Selamat tahun baru 2016, kawan!!

Waah…, lama juga off dari kegiatan tulis menulis di sini, hingga cerita tentang keseruan offroad di lereng Merapi jadi terkatung-katung..hehe.. Maafkan, yaa…  OK deh, mumpung ada waktu, langsung saja kuteruskan cerita itu yaa…

Setelah puas menikmati pemandangan di sekitar lokasi Batu Alien kami pun kembali menaiki jeep wisata, menuju perhentian terakhir offroad pagi itu :

Museum Mini Sisa Hartaku

Setelah melalui jalan berliku dan naik-turun dari lokasi Batu Alien tepatnya di dusun Jambu Kepuharjo Cangringan itu, akhirnya kami pun sampai di Dusun Petung, masih di Desa Kepuharjo Cangkringan yang menjadi lokasi MUSEUM MINI SISA HARTAKU .

Jangan bayangkan sebuah gedung mentereng ya… Yang mereka sebut Museum Mini itu adalah sebuah rumah sederhana, yang menyimpan benda-benda sisa harta mereka setelah erupsi Merapi 2010 itu.

Sebelum memasuki museum mini tersebut, pengunjung disambut dengan kios-kios yang menawarkan souvenir Merapi sebagai kenang-kenangan. Ada foto-foto erupsi Merapi, aneka T-shirt, topi-topi dll. Pengunjung dapat membeli sebagai kenangan sekaligus membantu warga di sana …

Kios-kios cinderamata lereng Merapi .

Kios-kios cinderamata lereng Merapi .

Tepat sebelum memasuki rumah tinggal yang dijadikan museum itu, terdapat semacam tugu bertuliskan PESAN MERAPI, sebagaimana terlihat di foto berikut :

Foto-foto selanjutnya akan berkisah tentang sebuah kejadian yang tidak hanya mengubah kondisi sebuah rumah seisinya, namun sekaligus mengubah alur kehidupan sang penghuni dan masyarakat sekitarnya …

Museum10

Museum8

Museum17

Museum13

Begitulah … terselip rasa haru ketika melihat sisa-sisa harta akibat erupsi Merapi kala itu, sungguh kehidupan kita bisa berubah tiba-tiba, tanpa dapat disangka-sangka.  Semua yang kita miliki adalah fana, kita mesti bersiap untuk kehilangan atau meninggalkannya…

Dan ini adalah akhir dari cerita offroad lereng Merapi yang kami jalani beberapa waktu lalu. Ada keharuan sekaligus kekaguman yang kurasakan. Rangkaian wisata offroad ini adalah upaya masyarakat di lereng Merapi dalam mensikapi bencana yang menimpa hidup mereka : berusaha bangkit dengan segala cara!

 Sampai jumpa pada cerita jalan-jalan berikutnya yaa…

Iklan

Penulis: Mechta Deera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

24 thoughts on “Pengalaman offroad pagi di lereng Merapi (3)

  1. Ping-balik: Pengalaman offroad pagi di lereng Merapi (2) | Lalang Ungu

  2. Kemarin ikut tournya apa mbak? Kami juga ada rencana pengen kesana nih. Kalo misalnya nyewa ojek aja bisa ga si apa harus naik mobil offroqd itu?

  3. kalimat2 di tugu mini Pesan Merapi itu membuktikan kebesaran alam ya
    miris melihat peninggalan ini

  4. pingin kesana lagi, apalagi anak-anak suka trip adventure kaya gini. Pingin pilih rute yang lebih jauh ,kemarin ini cuma jarak dekat aja

  5. Museum mini itu membawa berkah ya buat pemiliknya. Rumah yang porak poranda bisa dijadikan museum yang tentunya menambah pundi-pundi keuangan pemiliknya.. 🙂

  6. Tur yang membangun empati dan berselaras dg alam ya Jeng. Belum pernah ikut tur ini, matur nuwun ikut menikmati off road Merapi bersama postingan ini.

  7. Terkenal tapi aku belum pernah (belum sempet kesitu muluuu)

  8. Bila melihat sisa-sisa benda atau harta peninggalan akibat erupsi Merapi begitu rasanya hati jadi terharu ya, Mbak, betapa diri tersadarkan tentang pentingnya terus bersiap akan panggilan.

  9. Alam sunguh tegas, lugas dan jujur siapapun akan terlibat di dalamnya. Saya belum pernah ke sana tapi sewaktu waktu saya akan berkunjung ke sana, teringat sama Mbah Marijan

  10. jadi sedih mbak, inget pas liat kejadian itu dari tivi

  11. semoga saudara kita yg kena musibah diberi kemudahan..

  12. Ping-balik: Serunya Offroad Lava Tour Merapi | Lalang Ungu

  13. makasih sharingnya mbak, semoga yg kena musibah diberi kesabaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s