Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

4 Hal penting dalam merencanakan Wisata Bersama Keluarga Besar

25 Komentar

Wisata bersama keluarga besar adalah salah satu kegiatan yang mengasyikkan. Bayangkan, bertemu banyak kerabat sekaligus dan meluangkan waktu menciptakan kenangan indah bersama…hm…suatu hal yang patut ditunggu tentunya!

Namun, untuk dapat mewujudkan kebersamaan itu dengan sukses, perlu perencanaan yang matang. Mengumpulkan beberapa keluarga yang -biasanya- berdomisili di berbagai kota berbeda tentu bukan hal yang mudah.

Bukan hal yang mudah, tapi juga bukan hal mustahil, lho… Nah menurutku, minimal ada 4 hal ini yang harus diperhatikan dalam perencanaanya :

1.Waktu

Sbr gb : Pixabay

Penetapan waktu pelaksanaan adalah yang pertama. Sumber gbr : Pixabay

Waktu pelaksanaan adalah hal pertama yang perlu disepakati. Kapan dan berapa lama acara itu berlangsung. Apakah saat libur lebaran, libur sekolah, libur akhir tahun atau saat weekend biasa?

Demikian pula waktu pelaksanaan dalam artian lamanya kegiatan ini berlangsung. Sehari, dua hari atau lebih? Tidak terlalu sebentar sehingga sayang jauh-jauh datang berkumpul hanya sebentar, namun juga tidak terlalu lama sehingga mengganggu jadwal / rencana masing-masing keluarga tersebut.

Sebaiknya jauh-jauh hari tentang waktu ini sudah disepakati, sehingga masing-masing keluarga yang akan ikut bisa menyesuaikan dengan jadwal keluarga mereka, dan perencanaan lebih lanjut akan lebih mudah.

2. Tujuan

Setelah menyepakati waktu piknik bersama, hal selanjutnya adalah menyepakati tujuan wisata yang akan didatangi.

Tempat itu hendaknya sesuai dengan minat sebagian besar peserta wisata keluarga, -yang biasanya terdiri dari berbagai rentang usia- agar semua yang terlibat bisa menikmati kebersamaan dengan asyik. Makin jauh rentang usia peserta, perlu pemilihan tempat yang lebih teliti tentunya.

Tempat yang menarik bagi eyang / mama-papa / Oom-tante, belum tentu menarik minat para cucu / anak-keponakan. Sebaliknya tempat yang keren bagi para ABG mungkin perlu stamina yang lebih bagi para orang-tua / Balita…

wisata-alam

wisata alam : menyegarkan jiwa dan raga

wisata-sejarah

wisata sejarah : berwisata sambil belajar

wisata-foto-sesion

Wisata untuk Photo Session : ada yang ekstrim tapi ada pula yang santai2 saja…

Pengetahuan akan minat dan kondisi fisik dari masing-masing / sebagian besar peserta akan sangat membantu dalam pemilihan lokasi / destinasi ini.

Perlu dipikirkan pula akses untuk mencapai destinasi tersebut, dari daerah domisili masing-masing keluarga yang akan ikut. Jangan sampai memberatkan salah satu / sebagian peserta yang dapat mengakibatkan gagal ikut dalam kegiatan asyik ini.

Oya, jika ada banyak destinasi yang ingin dikunjungi, tentu saja harus disesuaikan dengan keterbatasan waktunya. Tentukan prioritas. Jangan sampai memaksakan diri mendatangi banyak lokasi, namun masing-masing hanya saknyukan alias sebentar saja di sana. Waah.., sayang sekali bila begitu. Kesannya akan berkurang, hanya lelahnya saja yang akan diingat, hehe…

3. Akomodasi

Waktu sudah disepakati, demikian pula destinasi / tempat yang akan dikunjungi. Lalu apa lagi?

Akomodasi tentunya. Pertama, jenis dan jumlah alat transportasi yang akan digunakan.  Hal ini tergantung pada jumlah anggota rombongan yang akan berangkat dan jarak yang akan ditempuh.  Bila akan menggunakan transportasi umum, perlu dilakukan pemesanan jauh hari agar dipastikan semua anggota rombongan mendapatkan tiketnya. Juga perlu dipikirkan transportasi lokal selama di daerah tujuan tersebut, apakah akan sewa kendaraan atau menggunakan angkutan umum juga? sekali lagi kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas utama, disamping biaya dan alokasi waktu.

Bisa juga menggunakan beberapa mobil pribadi yang berangkat beriringan, namun sebaiknya tidak terlalu banyak jumlahnya sehingga tidak terlalu lama jika harus saling menunggu di jalan dan tidak merepotkan koordinasi.

Selanjutnya, di mana rombongan akan menginap ( jika lebih dari 1 hari), atau minimal tempat beristirahat untuk ishoma? Jangan memaksakan diri calik / tulak / pulang-pergi bila tempatnya cukup jauh, terlebih bila ada di antara anggota rombongan yang Balita ataupun Lansia. Sangat riskan untuk kesehatan dan kenyamanan.

penginapan

Jenis penginapan ditentukan sesuai anggaran tersedia

Saat ini ada banyak pilihan penginapan : hotel, motel, losmen atau homestay, bisa dipilih sesuai dengan anggaran yang tersedia.  Setelah waktu, tempat dan jumlah anggota dapat dipastikan, segera saja booking tempat menginap ini agar tidak kehabisan apalagi bila wisata akan dilakukan pada waktu high season misalnya long weekend atau di libur panjang.

4. Pembiayaan

Setelah waktu, tempat / destinasi wisata dan akomodasi telah disepakati bersama, selanjutnya perlu dibahas mengenai pembiayaan kegiatan ini.  Ya, sejak awal masing-masing keluarga yang akan terlibat harus sudah sepakat mengenai hal ini, jangan sampai tidak terencana dengan baik dan akhirnya justru menyisakan ganjelan di hati setelah acara selesai, duuh…enggak enak banget kan kalau begitu?

Perlu kesepakatan pembiayaan

Perlu kesepakatan pembiayaan. Sumber Gbr : Pixabay.

Setelah diketahui perkiraan biaya yang diperlukan, dirembug bersama bagaimana pengadaan dananya. Apakah dibagi rata per jumlah orang kemudian masing-masing keluarga menanggung sesuai jumlah anggota keluarganya? Atau apakah dibagi per jumlah keluarga sehingga masing-masing keluarga mengeluarkan biaya yang sama berapapun jumlah anggota keluarganya yang ikut? Bisa pula disepakati pembagian biaya per jenis pengeluaran, misal : penginapan ditanggung Keluarga A, makan-minum ditanggung Keluarga B, dst… Atau apakah semua biaya akan ditanggung oleh Keluarga X selaku donatur utama? Apapun / bagaimanapun bentuk kesepakatannya, agar tidak berat sebelah karena toh acara ini acara bersama : oleh dan untuk bersama. Semangat kebersamaan ini yang harus tetap dijaga.

Nah, itu dia 4 hal penting yang perlu diperhatikan dalam merencanakan wisata bersama keluarga besar.  Yang paling penting untuk selalu dikedepankan adalah semangat kebersamaan dan tujuan wisata adalah untuk mempererat silaturahmi antar keluarga anggota Keluarga Besar.

Bagaimana menurutmu, teman? Jika ada yang mempunyai pengalaman merencanakan kegiatan semacam ini, silakan bagi-bagi pengalaman atau mungkin tipsnya di kolom komen. Atau ada mau menambah poin perencanaan? Silakan…

Selamat merencanakan libur bersama Keluarga Besar, semoga sukses! 🙂

Iklan

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

25 thoughts on “4 Hal penting dalam merencanakan Wisata Bersama Keluarga Besar

  1. Yes, penting banget tu mba. Palagi yg melibatkan lintas generasi… Hehehe

  2. Wah tipsnya sangat bermanfaat mbak
    . Especially bagi emakkurangpiknik spti.sy hihi

  3. masalah pembiayaan ini mba yang sangat penting hahahhaha

  4. Kalau saya biasanya liburam dengan kekuarga besar saat abis lebaran, idul adha, dan libur taun baru, dan biayanya biasanya patungan, atau salah satu yang lagi kelebihan rezeki traktir semua 😊, senang pokoknya rame kalau wisata bareng keluarga besar itu ya mbak 😊

    • Ya mba biasanya memang itu saat2 bisa kumpul kelg ya..sayangnya loka2 wisata biasanya jg full banget saat itu ya..
      Nah saya setuju banget, wisatA bareng keluarga besar memang asyiiik…

  5. Noted, Mba. Makasih sharingnya..bisa dikasih tambahan web2 untuk merencanakan liburan juga, Mba. Kayak kemana hunting tiket yg murah, atau penginapannya 😊

  6. Wah, infonya bermanfangat sekali mb. Kebetulan lg nyusun rencana buat bisa pergi dengan 6 keluarga nih. Besok kalo beneran jadi tonggal intips tips dr mba mechta ni ya. Makasih mba

  7. Pembiayaan paling sangat peting hehehe. MAkasih sharingna mbak 🙂

  8. Yang amat penting dan wajib…fulus..mfulusss…yang banyak mbk..

  9. Betul banget Mba..

    Kadang tuh sdh rencana jauh2 hari malah batal gegelara kendala mendadak soal waktu. Sedih jadinya

  10. Siiip banget, Mbak, empat hal yang memang penting banget untuk diperhatikan. Ohya, kalo boleh saya nambah cerita pengalaman neh… bila keluarga yang ikut dalam jumlah yang memang besar, diusahakan bisa dalam satu kendaraan, misal bus. Sebab, kami pernah memakai beberapa mobil, di tengah perjalanan ada yang kena lampu merah, macet, dan semacamnya, akhirnya sampai di lokasi tunggu-tungguan lama sekali, sempat ada dua mobil yang kebablasan, akhirnya waktu yang sudah diatur sedemikian rupa dalam rencana menjadi dalam tanda petik berantakan, hehehe.

    • Trmksh sharing pengalamannya, ustad.. Itu dia yg saya maksud. Pernah ngalamin agak panik krn slh 1 mobil rmbgan lama tdk muncul & tdk bs dihubungi. Maka saya setuju sekali jika anggota lebih dari 2 mobil mending pakai bis saja.. Ngumpul malahtambah gayeng…

  11. rempong ya mengkoordinir banyak orang, nyamain selera biar enak bareng pikniknya

  12. Wah tips lengkap Jeng. Variasi usia peserta menjadi pertimbangan aneka ya . Dan senyatanya sulit buat perencanaan yg memuaskan semua pihak, paling tidak meminimalkan keluhan. Matur nuwun

  13. Sukanya kalau pergi bareng keluarga besar selain seru dan ramai, biaya yg ditanggung lebih murah. Terakhir aku pergi bareng keluarga besar ber 13 itu ke Gedung songo, Mbak. Bawa bekal dair rumah, bawa tikar, jadi di sana betah sekali. Uang bensin dan tiket tinggal diiurkan. Hemat tapi tetap senang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s