Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Bisnis Kue Rumahan : Pengembangan Hobby yang Menghasilkan

31 Komentar

Lalang Ungu. Arisan Blog Gandjel Rel yang ke-9 telah datang (bahkan sudah lewat DL..hihi..) yaitu dengan tema “Bisnis Rumahan Impianmu”, yang merupakan tema pilihan dari 2 anggotanya yaitu mba Wahyu dan mba Muslifa. Naah, langsung deh aku termangu-mangu dibuatnya…

Apa pasal?

Aku belum pernah memimpikan bisnis rumahan apapun…lha wong aku sendiri tak punya jiwa / bakat bisnis je..hehe… Trus, mau nulis apa dooong???

Hm, banyak yang berpendapat bahwa bisnis kita bisa diawali dengan hobby yang ditekuni dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Hobiku, baca, nulis, dan akhir-akhir ini punya hobby baru motret. Bisnis apa yang bisa kukembangkan dari ketiga hobbyku itu ya? *berpikirkeras

Membaca merupakan hobby orang serumah, jadi memang menghasilkan cukup banyak buku-buku di rumah kami, dengan beragam jenis buku. Sebagian besar adalah buku-buku fiksi ( novel dan komik ), sebagian kecil lainnya adalah non fiksi yang terdiri dari buku keagamaan, sosial budaya, psikologi, lifeskill , komputer, hobby dan beberapa textbook bahan kuliah yang lalu. Oya, ada juga setumpuk besar majalah berbahasa Jawa yang menjadi langganan bacaan ibu 🙂

Memang sempat terpikir oleh kami untuk membuat semacam perpustakaan mini atau peminjaman buku-buku itu, dengan memanfaatkan salah satu ruang kosong di rumah kami, namun sampai saat ini hal itu belum terrealisasi. Kendalanya adalah, waktu, tenaga dan juga dana untuk mempersiapkan ruang dan segala uba-rampe dari usaha itu, hehe…

Meskipun khusus untuk buku-bukuku sendiri sudah sempat kubuat semacam data basis untuk mempermudah inventarisasi buku-buku itu, tapi berhenti di data buku perolehan 2 tahun lalu dan belum sempat diapdet lagi, sementara buku-buku baru sudah menumpuk memenuhi sudut kamar! Hadeeh… *semoga aku segera dapat hidayah untuk menata & mendata ulang semua harta berhargaku itu.. Aamiin…

Itu mengenai rencana ‘bisnis’ rumahan yang berawal dari hobi membaca. Bagaimana dengan 2 hobbyku lainnya? Alhamdulillah dari hobby menulis dan hobby cekrak-cekrek mulai bisa menghasilkan cring-cring -meskipun baru sekelas recehan saja, haha…- melalui media Blog, maupun sosial media ( FB, Twiter & IG ).  Terus terang aku belum berani mengembangkan lebih jauh karena masih terkendala waktu dan kesibukan dinas, meskipun sering juga keberhasilan rekan-rekan di bidang ini -yang merupakan buah kerja keras dan keseriusan mereka- terus menjadi inspirasi & memotivasiku untuk berani lebih serius lagi.

Nah, karena dari hobby-hobbyku saat ini belum bisa kukembangkan menjadi bisnis rumahan yang menjanjikan, maka tak ada salahnya kalau aku fokus saja dulu dalam upaya membantu mengembangkan bisnis rumahan adikku saja ya? hehe..

Oya, selain membaca, hobby lain adikku adalah memasak. Khususnya memasak kue, baik itu aneka kue kering maupun aneka cake / bolu / brownies. Awalnya memang hanya dikonsumsi keluarga inti, ataupun dalam acara-acara keluarga yang cukup besar. Kemudian teman atau tetangga yang pernah mencicip dan merasa cocok dengan kue-kue buatannya mulai memesan satu-dua untuk acara mereka, dan akhirnya terpikir untuk semakin diseriusi dan akhirnya dikembangkan menjadi bisnis kue rumahan saja…

Menjelang lebaran adalah waktu-waktu pesanan terbesar selama ini, khususnya untuk jenis kue kering. Selain itu, sehari-hari mereka juga menitipkan cake / brownies pada beberapa warung langganan. Dan alhamdulillah, mulai Romadhon lalu bertambah lagi jenis masakannya yaitu menu takjil yang disediakan setiap sore di samping rumah 🙂

Nah sebagai dukunganku untuk mereka berdua, ada beberapa hal yang kucoba bantu dalam pengembangan bisnis rumahan mereka, yaitu:

Promosi

Selain promosi lisan ke teman-teman / kolegaku, memotret kue-kue kering itu dan mengunggahnya dalam akun IG-ku -yang terkait dengan FB & Twitter- merupakan salah satu upayaku membantu promosi usaha mereka. Alhamdulillah ada saja yang penasaran dan ingin mencoba dan akhirnya menjadi pelanggan baru 😀

Pemasaran

Salah satu keuntungan memiliki ‘toko kue pribadi’ adalah tidak kesulitan saat memerlukannya..hehe… Keperluan snack arisan, buah tangan, dll tinggal sebut saja jenis dan jumlah yang diinginkan. Parcel lebaran pun tak usah pusing-pusing mencari, mengemas beberapa jenis kue kering yang unik menjadi salah satu solusi terbaik. Bahkan, penerima parcel kadang-kadang menjadi pelanggan baru! hehe.. Alhamdulillah…

Pengembangan Ide

Menyadari keterbatasanku di bidang masak-memasak, aku sangat mendukung hobby adikku yang menghasilkan ini. Dan karena salah satu upaya pengembangan usaha adalah inovasi, maka akupun berusaha turut menyumbangkan ide-ide pembuatan jenis maupun penampilan kue-kue itu.

Agar unik, tambahkan pasta anggur di adonan Lidah Kucing…jadi deh kue ‘baru’! 🙂

Jika suatu saat aku menemukan ada kue baru yang belum pernah dibuat adikku, atau jenis kue yang sama namun dengan penampilan yang berbeda, aku pasti menginformasikannya kepada mereka. Misalnya ketika beberapa waktu lalu ada pelatihan pengolahan asil pertanian dengan materi antara lain Brownies Ubi ungu dan Selai Mangga, tentu saja resep-resepnya langsung kusalin untuk dipraktekkan di rumah 😛

Nah, itu dia pengalamanku membantu pengembangan bisnis kue rumahan yang dikelola oleh adikku, yang berawal dari hobbynya memasak. Mohon doanya semoga bisnis ini semakin berkembang dan sukses, juga mudah-mudahan usaha peminjaman buku yang kami impikan suatu saat bisa terlaksana. Aamiin…

Bagaimana denganmu, kawan? Adakah hobbymu yang telah berkembang menjadi bisnis rumahan? Silakan share di kolom komen yaaa…

Iklan

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

31 thoughts on “Bisnis Kue Rumahan : Pengembangan Hobby yang Menghasilkan

  1. Bisnis yg menyenangkan itu berawal dari hoby… Klo bisnis rugi, anggap saja biaya menyalurkan hoby… Hehe..

  2. Ada camilan ulat-ulatan, ada tai kucing, sekarang ada lidah kucing. Tetapi overall salut sama kreativitas dalam memberi nilai tambah pada hobi menjadi sepeser uang yang tak bisa dianggep remeh. Semangat bunda. (y)

  3. waah.. adiknya berbakat mbak.. kue2nya itu lucu2, ada miss pandan dan lidah kucing ungu
    warna warninya menarik

  4. betul apalagi pemasaran sekarang bisa via online ya

  5. sebenarnya ada beberapa hobi yang bisa dikembangkan jadi bisnis rumahan
    tapi selalu aja ntar aja deh ntar aja deh
    memulai memang sesuatu yang sulit ya.

  6. Boleh juga nih idenya… hehe… modal awal yg harus disiapkan beraapa ya mbak ?
    hehe mencoba belajar walau otodidak hehe …

    nuhun…

  7. Semoga usaha adiknya semakin besar ya mbak, makin banyak pelanggannya.
    Saya sendiri belum punya ide untuk mengembangkan bisnis rumahan.

  8. Wah mbak lidah kucingnya lucu warna ungu..aneka buburnya bikin ngeces..semoga usaha adiknya makin sukses amin

  9. Dari kesukaan merambah ke bisnis. Salam sukses untuk adinda ya Diajeng. Lidah kucing ungu…bukti kreativitas. Salam

  10. Wah lidah kucing rasa anggur penasaran rasanya. Semoga bisnis nya makin lancar ya mbak

  11. Lidah kucing, namany nggak bnget deh rasany pool hhe

  12. Aku udah pernah sewain buku, dari bayar sampai gratis. Sayang kurang lancar. Kalo kue2, jaman dulu udah pernah jualan dan nitip di toko. Trus berhenti karena lelah, hahaha. Masih kerja sih waktu itu.

    Moga makin berkembang toko kuenya ya mba, banyak pelanggan

  13. Udah pernah bikin Mango Sorbet?

  14. Mbak, kue2nya yummy banget. Aku mau banget.. sukses ya Mbak, moga terlaksana segera 🙂 amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s