Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati

Uji Kaki di Kompleks Candi Gedong Songo Kab Semarang

26 Komentar

Lalang Ungu. Sebagaimana telah sering terjadi di keluarga kami, susah sekali merencanakan pergi bersama. Seringkali rencana yang sudah dibuat gagal terlaksana karena satu dan lain hal, dan bahkan pengalaman membuktikan bahwa acara mendadak justru seringkali berhasil! ๐Ÿ˜€

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Tiba-tiba saja ibu ngersake diantar ke Salatiga -kota kelahiran kami- karena merasa kangen dengan satu-satunya eyang yang masih ada dan juga karena pada libur lebaran yang lalu kami tidak sempat bersilaturahmi ke Salatiga seperti tahun-tahun sebelumnya.

Nah, ketika sampai di rumah Semarang, tiba-tiba saja aku kok pengen jalan-jalan bareng dan mengusulkan untuk jalan-jalan dulu ke Bandungan, atau sekalian ke Gedong Songo saja yang sudah cukup lama tidak kami kunjungi…dan usul itu diterima oleh semua! Ahay…asyiknya…

Akhirnya pada hari Sabtu 2 minggu yang lalu, kami sekeluarga pun menuju salah satu lokawisata di Kab. Semarang itu. Alhamdulillah perjalanan dari Semarang – Bandungan lancar, mungkin karena masih pagi sehingga lalu lintas tak terlalu padat. Sekitar 1 jam dari Semarang kami sampai di Pasar Bandungan, terus naik lagi ke atas menuju Gedong Songo.

Sekitar jam 9 pagi kami sampai di kompleks candi hindu yang terletak di Dusun Darum Desa Candi Kec. Bandungan Kab. Semarang itu, namun pengunjung sudah terlihat banyak. Mobil sudah tidak dapat parkir di area wisata, namun di tepi jalan beberapa puluh meter sebelum gerbang lokawisata… Ok, uji kaki sudah dimulai dari sini..hehe…

Candi Gedong Songo Kab Semarang

Selamat datang di Gedong Songo Kab Semarang

Setelah membayar tiket masuk sebesar Rp. 10.000,- ( bagi Wisman Rp. 75.000,- / org ) kami pun mulai memasuki gerbang lokawisata Gedong Songo setelah sebelumnya berfoto-foto ria di spot depan pintu masuk. Oya, ibu tidak ikut masuk, hanya kami bertiga -aku, mbakku dan suaminya- yang akan menguji kaki pagi itu ๐Ÿ™‚

Memasuki halaman depan kompleks Candi Gedong Songo ini aku sudah mulai merasakan perbedaan yang nyata dengan kondisi beberapa tahun lalu ketika kami ke sana. Sudah semakin rapi dan indah. Tercatat telah dilakukan pemugaran pertama pada kurun waktu 1928-1929 oleh Pemerintah Belanda dan pada kurun waktu 1977-1983 oleh Pemerintah Indonesia. Setelah itu pun kompleks Candi semakin dibenahi hingga kian cantik dan menarik banyak pengunjung.

Oya, Kompleks Candi Hindu ini mulai dicatat oleh Raffles pada tahun 1740, dengan nama Candi Gedong Pitu. Pitu artinya tujuh dalam Bahasa Jawa, jadi jumlah candi saat itu baru 7 saja. Baru kemudian pada tahun 1908-1911 dilakukan penelitian oleh seorang arkeolog asal Belanda bernama Van Stein Callenfells dan ditemukan 2 buah candi lagi di sekitar sana dan kompleks itu pun dinamakan Candi Gedong Songo. Dalam Bahasa Jawa, Gedong berarti bangunan dan Songo berarti Sembilan. Ada sembilan Candi di kompleks ini.

Sejak memasuki area Gedong Songo, sudah ditawarkan wisata berkuda. Ya, tentunya karena kompleks candi yang terletak di Gunung Kendalisodo -anak Gunung Ungaran- ini relatif luas. Jarak dari gedong satu ke gedong lainnya lumayan jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki.

Candi Gedong Songo Kab Semarang

Wisata Berkuda di Gedong Songo Kab Semarang

Namun pada kesempatan itu, kami bertiga memilih untuk berjalan kaki saja. Menyusuri jalan setapak yang telah disediakan untuk pengunjung dengan menikmati pemandangan indah di sekitar. Yah, tentu saja, kompleks ini dikelilingi gunung-gunung a.l : Merbabu, Telomoyo, Sindoro dan Sumbing. Lokasinya yang berada 1200 mdpl ini membuat kita dimanjakan dengan hawa yang sejuk ( suhu sekitar 19-27 derajat Celcius ) dan pemandangan alam nan indah.

View dr Candi Gedong Songo Kab Semarang

Pemandangan Indah Gedong Songo Kab Semarang

Dari Gerbang menuju Gedong I hanya berjarak 300m saja, masih nyaman lah bagi kaki-kaki kami… Dengan tanpa perjuangan yang berat maka kami pun segera tiba di kompleks pertama Candi Gedong I.

Candi Gedong Songo Kab Semarang

Candi Gedong I, Kompleks Gedong Songo Kab Semarang

Candi Gedong I ini menghadap ke arah Barat, di ketinggian 1208 mdpl. Sekilas penampakannya mirip candi-candi di Dieng, ya karena sama-sama merupakan Candi Hindu, namun di sini tidak banyak terlihat patung-patung di bagian luarnya. Ah, maafkan, aku memang awam mengenai detil candi-candi ini. Kunikmati saja keindahan bangunan ini berlatar-belakang pemandangan alam nan elok, berbalut kabut tipis yang mebuatnya tampak makin eksotis…

Candi Gedong Songo Kab Semarang

Usai mencari spot pepotoan yang pas -yang cukup sulit karena pengunjung yang ramai pagi itu- kami pun mulai melangkahkan kaki kembali, menuju kompleks Candi Gedong II sesuai dengan arah yang ditunjukkan di sana. Perkiraan kami, tak lama lagi kami akan sampai di candi Gedong II. Tapi … bagaimana kenyatannya?

Ternyata perkiraan kami jauh meleset!

Perjalanan dari Gedong I ke Gedong II relatif jauh. Saat gugling kemudian aku menemukan keterangan bahwa jarak itu adalah sekitar 1 Km melalui alur pejalan kaki, dan sekitar 700m bila memalui jalur berkuda! Alamaak…

Pantas saja kaki-kaki tua kami mulai protes! Haha…

Candi Gedong Songo Kab Semarang

Menuju Gedong II Kompleks Gedong Songo Kab Semarang

Jalur menuju Gedong II yang disiapkan itu berliku-liku dan agak menanjak juga di beberapa lokasi. Namun, memang menyuguhkan pemandangan yang indah di kanan-kiri jalan. Juga melewati deretan kios-kios yang menjajakan aneka cendera mata maupun makanan dan minuman. Jadi, saat nafas sudah mulai satu-dua, atau betis sudah mulai nyut-nyutan, jangan malu untuk berhenti dulu yaa… Duduk di rerumputan mengistirahatkan kaki, atau mengambil nafas sejenak sambil menawar kaos / sandal / gantungan kunci warna-warni, atau langsung saja masuk di warung-warung yang ada di sana untuk selonjoran sambil medang. Tak perlu gengsi apalagi bagi yang sudah berumur seperti kami…hihihi…

Warung di Gedong Songo Kab Semarang

Warung lesehan di Kompleks Gedong Songo Kab Semarang

Untung saja kami datang relatif pagi, belum panas sama sekali, dan pepohonan rindang di kanan-kiri jalan pun makin membuat nyaman untuk jalan-jalan santai di sana. Oya, di antara Gedong I dan Gedong II itu ada spot yang mungkin dulu digunakan untuk area outbound, namun kemungkinan besar saat ini tidak lagi digunakan menilik dari kondisi yang ada.

Kompleks Gedong Songo Kab Semarang

Sisa-sisa sarana Outbound

Kami juga melewati pintu masuk Vanaprastha Gedong Songo Park, yang rupanyaย  merupakan area camping & outbound yang baru. Taman wisata yang baru dibangun pada tahun 2010 ini menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi wisatawan yang ingin merasakan / mengambil manfaat bioenergi yang ada di sana. Hm, pengen juga kapan-kapan nginep di situ..hehe…

Kompleks Gedong Songo Kab Semarang

Taman Wisata di kompleks Gedong Songo Kab Semarang

Setelah perjalanan -yang seolah takkan berakhir, hehe- akhirnya kami sampai juga di kompleks Candi Gedong II.

Gedong II Candi Gedong Songo Kab Semarang

Gedong II di kompleks Candi Gedong Songo

Candi ini berada di ketinggian 1.274 mdpl, terdiri dari bangunan Candi Induk yang masih utuh menghadap ke barat dan di depannya terdapat reruntuhan bekas Candi Perwara.

Gedong II Candi Gedong Songo Kab Semarang

Bukti bahwa kami telah sampai di Gedong II, hehe..

Dari lokasi ini kita bisa menikmati pemandangan yang indah dari lereng yang sebagian ditanami sayur-sayuran, sebagian berpemandangan hutan hingga pemandangan kota di kejauhan. Melihat ke arah kanan, maka akan tampak bagian atas Candi Gedong III yang terletak di 1.297 mdpl dan berjarak sekitar 300m dari Gedong II ini.

Kompleks Candi Gedong Songo Kab Semarang

Gedong III di kejauhan…

Kami baru selesai berfoto-ria di sekitar candi Gedong II ini ketika HP berbunyi, adik menanyakan apakah kami masih akan lama di sana. Rupanya tak terasa waktu telah berlalu dan hari pun semakin siang. Siang yang datang tak begitu terasa karena mendung makin menebal. Mengingat hal itu, dan juga mengingat kesejahteraan kaki-kaki tua kami (hehe..) maka kami pun memutuskan untuk turun. Bahkan dalam perjalanan turun, rintik pun mulai menitik…

Cukup sampai di Gedong II saja petualangan kami pagi itu. Meskipun sebenarnya masih penasaran dengan candi-candi Gedong III, Gedong IV (1.295 mdpl ) dan puncaknya di Gedong V ( 1.308 mdpl ) juga keberadaan sumber air panas yang berada di antara Gedong III dan Gedong IV. Ah, tak apalah, kami simpan untuk kunjungan berikutnya.. Insya Allah…

Begitulah cerita jalan-jalan kami kali ini. Tanpa terencana melakukan uji ketahanan kaki menyusuri trek mendaki di kompleks Candi Gedong Songo. Menyesal? Tentu tidak! Bagaimana bisa menyesal bila kami bisa menikmati kebersamaan di alam bebas, menghirup oksigen melimpah sepuas-puasnya, dan…berbelanja foto2 cantik tentunya! Haha…

Gedong Songo Kab Semarang

Oleh-oleh cantik dari Gedong Songo

Wahai candi-candi Gedong III, IV dan Vย  di Gedong Songo, tunggu kedatangan kami berikutnya yaaa…..

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Blog Pesona Kabupaten Semarang.

Iklan

Penulis: mechtadeera

ASN yang bekerja dan berdomisili di Kota Pekalongan, blogger ( https://mechtadeera.wordpress.com dan http://mechta.blogdetik.com ) dan penulis buku : Notes from Mecca (memoar); Janji Pagi (kumpulan puisi); Tentang Mimpi dan Kaca yang Telah Pecah (kumpulan cerpen).

26 thoughts on “Uji Kaki di Kompleks Candi Gedong Songo Kab Semarang

  1. Mantab ulasannya… Toss utk judulnya waks kebayang deh kl segitu ternyata keliling area aku udh nyewa kuda aja deh.
    BTW mbak ngatur feed foto di blog gmn sih spy rapih dan bs rapet gt? Kejadian pas ngatur foto ama text, foto kemanaaa text kemana… Mhn pencerahan.
    Good luck ya mbak utk lombanya!

  2. Kunjungan mlm mbk,wes Indonesia memang wow…

  3. Aku dong akhirnya setelah beberapa kali kesana bisa nyampe candi ke V yg paling atas tapi naik kuda hahahahha…..
    Ga sanggup euy menyerah di candi 3 :p

  4. dua kali ke Semarang masih belum juga ada kesempatan nyamperim candi Gedong Songo
    mudah2an ada kesempatan ketiga,
    mudah2an juga kelak masih kuat jalan kaki ke sini, naik kuda itu kan capek juga he.. he..

  5. Aku,suamiku dan ortuku kesini tahun 2012, Alhamdulillah sudah nyampe puncak gedong songo, dan semua candi terlewati ๐Ÿ˜Š

  6. Woo.. Ternyata pakai acara jalan kaki yang panjang ya. Jadi ikut penasaran dg gedong2 berikutnya. Yg spot2 cantik kayak kincir angin itu masih di gedong atasnya lagi kali ya?

  7. Bolak balik ke daerah Bandungan, sama sekali pelum pernah ke Gedong Songo. Kapan2 lah nglegakke tenanan ๐Ÿ˜‚

  8. Waahh… Indah banget yaa gedong songo.. Aku belum pernah kesana.. Harus dijadwalin ini

  9. Hwaaaa.. terkahir kesini jaman kuliah mba. Setiap kali makrab siswa baru. Atau acara reunian susunan panitia gt biasanya kemping disini.. jadi kangenn nih kesini lagi. Huhuuu

  10. Wah, makin rapi tenanan ya..

    Dulu putri sulungku masih berusia 2-3 tahun pas kunjungi spot ini dan karena lagi seneng2nya jalan kaki, ogah digendong.
    Alhamdulillah, sampai juga di spot Candi ke2.
    Tapi pas turun, baru deh mulai acara gendong menggendong ^^

    Liputan komplit nih, layak banget buat kunjungan ulang ke Gedong Songo.

  11. Saya ga bisa bayangkan rasanya mbak.. saya mungkin udah nyerah sebelum sampe Gedong II

  12. Selain uji kaki uji mata juga karena pemandangan yang mantap. Kunbal ya

  13. Ping-balik: Ngangsu Kawruh di Hydroponic Agrofarm Bandungan | Lalang Ungu

  14. fiuhh aku dulu cuma sampai candi pertama mba mechta hihihihi

  15. Bener2 menguji kekuatan kaki di sini mbaaa, aku dulu kayaknya cuma sampai candi ketiga deh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s