Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati


19 Komentar

Dua Aplikasi Pengolah Foto Penunjang Konten Blogku

Hai, teman-teman… Pa kabar, semua? Semoga semua baik kabarnya ya..dan tetap bersemangat meskipun week end masih cukup lama..hehe…

Ohya, sempat buka-buka arsip di dasbor rumah mayaku ini, dan baru menyadari bahwa bulan September ini adalah tahun ke-5 usia Lalang Ungu ini, blog kedua yang kubuat karena rumah mayaku yang sebelumnya -yang telah menemaniku kegiatan ngeblog sejak awal 2011- ngadat tak dapat diakses dengan lancar.

Duh, tak terasa sudah cukup lama juga ya aku bermain-main huruf dan kata, merangkai kalimat demi kalimat di dunia maya melalui blog sederhana ini. Awalnya 100% curhat, dan saat ini…tetap saja, masih juga banyak sesi curhatnya! Hahaha… Tak apa, yang penting aku enjoy dan hobby nulis tersalurkan… 😀

Kalau ada yang bertanya apa suka dukanya ngeblog, maka aku akan langsung menjawab -bagiku- tak ada dukanya, yang ada hanya suka dan sukaaaa…. Yaiyalah, bisa menyalurkan hobby, bisa punya banyak sahabat baru, bisa punya banyak pengalaman baru, bisa nambah wawasan baru, bahkan rezeki tambahan dari blog juga berbentuk barang-barang dan aliran dana ke rekening. Siapa yang nggak sukaaa…cobaaa… Baca lebih lanjut

Iklan


12 Komentar

Tentang Penulis Kesayanganku

Hai… Selamat jumpa lagi, teman…

Alhamdulillah, setelah jeda beberapa lama karena sedang sok sibuk di dunia off line, akhirnya berhasil juga kumenulis lagi di sini, menyapa teman dan sahabat melalui rumah maya nan sederhana ini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyempatkan diri mampir dan meninggalkan komentar di tulisan sebelumnya, insya Allah setelah kelar PR ini akan segera berkunjung balik.

Oya, tema arisan blog Gandjel Rel ke-10 adalah mengenai penulis favorit. Ini adalah tema yang diajukan oleh dua blogger keren anggota Gandjel Rel yang sedang narik arisan, yaitu mbak Dani dan mbak Irfa.

Hm, mau tahu siapa penulis kesayanganku? Baca lebih lanjut


31 Komentar

Bisnis Kue Rumahan : Pengembangan Hobby yang Menghasilkan

Lalang Ungu. Arisan Blog Gandjel Rel yang ke-9 telah datang (bahkan sudah lewat DL..hihi..) yaitu dengan tema “Bisnis Rumahan Impianmu”, yang merupakan tema pilihan dari 2 anggotanya yaitu mba Wahyu dan mba Muslifa. Naah, langsung deh aku termangu-mangu dibuatnya…

Apa pasal?

Aku belum pernah memimpikan bisnis rumahan apapun…lha wong aku sendiri tak punya jiwa / bakat bisnis je..hehe… Trus, mau nulis apa dooong???

Hm, banyak yang berpendapat bahwa bisnis kita bisa diawali dengan hobby yang ditekuni dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Hobiku, baca, nulis, dan akhir-akhir ini punya hobby baru motret. Bisnis apa yang bisa kukembangkan dari ketiga hobbyku itu ya? *berpikirkeras

Baca lebih lanjut


27 Komentar

Dances with Wolves, film favoritku.

Lalang Ungu. Hai..haiii…jumpa lagiii…

Weekend begini, apa yang paling asyik untuk dilakukan bersama keluarga atau orang-orang tersayang? Banyak tentunya ya… Jalan-jalan, makan bersama, nonton bareng, atau sekedar kumpul-kumpul di rumah saja.

Ngomong-omong tentang nonton, teman-teman Blogger Gandjel Rel lagi asyik membahas tentang film-film favorit niih… Itu karena pada tema arisan Blog yang ke-8 kali ini, tema yang disepakati adalah : Film favorit sepanjang masa. Tema itu adalah usulan dari 2 blogger keren Gandjel Rel yaitu mba Untari pemilik Blog Dunia Qtoy dan Ira Sulistiana penulis Blog Catatan Isul.

Hmm… Buatku, ini tema yang cukup berat, karena aku nggak hobby nonton. Hehe… Dari jaman sekolah sampai dengan saat ini, cuma beberapa gelintir saja judul film layar lebar yang kutonton. Alhamdulillah masih ditambah sedikit lagi judul-judul film yang tayang di TV. Kebanyakan film yang kutonton adalah film-film dari Tom Cruise, Ricard Gere dan Kevin Cotsner.. 3 aktor favorit dah itu..Hihi…

Dari sedikit judul film yang pernah kutonton, salah satu yang terfavorit bagiku adalah Dances with Wolvessebuah film yang disutradarai dan dibintangi oleh Kevin Cotsner dan rilis tahun 1990.

Poster Film Dances with Wolves

Baca lebih lanjut


20 Komentar

4 Buku Inspiratif Bagiku

Assalamualaikum… Pa kabar, teman-teman.. Semoga semua baik-baik saja ya, meskipun cuaca sedang labil alias masih suka berganti-ganti seenaknya sendiri, yang seringkali membuat tubuh kita jadi mudah terserang penyakit…

Masih seperti tulisan sebelumnya, tulisan ini juga kubuat untuk memenuhi kewajiban sebagai peserta arisan yang baik. Tepatnya adalah Arisan Blog Gandjel Rel yang sudah masuk putaran ke-7 dan tema kali ini adalah “Buku yang menginspirasi”.

Hm, ngomong-ngomong tentang buku membuatku merasa bersalah, karena sudah beberapa bulan ini tak sempat lagi membaca buku baru. Walhasil, buku-buku hasil pembelian bulan-bulan sebelumnya tertumpuk begitu saja masih dalam kemasan plastiknya! Duuh…pemalas betul aku yaa…

Nah, dengan adanya tema kali ini, mau tak mau aku kembali membongkar memori tentang buku-buku yang pernah kubaca, mana di antaranya yang menimbulkan inspirasi dalam kehidupanku yang biasa-biasa saja ini? Hehe..

Setelah beberapa waktu melihat-lihat kembali buku-buku yang kupunya, ternyata banyak juga yang inspiratif bagiku, dan 4 diantaranya adalah : Senandung Cinta dari Rumah Kayu, Enjoy Capitalism, Musing Religion dan Everything Is Alright. Baca lebih lanjut


12 Komentar

Ibu, kita jalan-jalan yuuk…

Hai teman, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia yaa…

Tulisanku kali ini, untuk menjawab pertanyaan pada Arisan Blogger Gandjel Rel ke-6, yang datang dari dua member kece nya, yaitu Dwi Septia yang punya Dwi Septia’s Blog dan Winda Oei pemilik blog Winda Oei Random Thougts .

Pertanyaannya adalah “Siapa orang yang paling ingin kau ajak traveling?”

IBU.

Ya, orang yang paling ingin kuajak traveling saat ini adalah ibuku, orang yang paling ingin kubahagiakan saat ini.

Kenapa?

Alasan utamanya ya itu sudah kusebutkan di atas : ingin membahagiakan ibu. Saat ini karena kondisi kesehatan ibu yang ‘naik-turun’ ibu jadi jarang bepergian, padahal ibu pada dasarnya adalah orang yang aktif.

Rasanya baru kemarin dulu ibu masih wira-wiri Pekalongan – Semarang – Jogja tiap kali beliau menginginkan, bahkan tidak harus menunggu diantar, ibu sering bepergian sendiri dengan naik kendaraan umum (hal yang sering menjadi bahan perdebatan berkepanjangan dengan kami ).

Jadi, kondisi sekarang karena keterbatasan gerak beliau, mungkin membuat beliau seperti terkungkung. Ingin rasanya mengajak beliau refreshing, jalan-jalan ke tempat-tempat baru atau tempat-tempat penuh kenangan yang ingin beliau kunjungi lagi, agar beliau lebih semangat, lebih bahagia…

Selain itu, keinginanku mengajak ibu bila ada kesempatan liburan adalah karena bila pergi liburan sendiri dalam waktu lama meninggalkan beliau saat ini, maka akupun tak akan merasa nyaman. Pasti kepikiran terus : bagaimana kondisi beliau di rumah? jangan-jangan keluhan sakitnya datang lagi? apakah …? jangan-jangan…? … Dan hasil akhirnya adalah tidak akan bisa menikmati liburan itu.

Ya, itu sih keinginanku. Namun tampaknya, keinginan itu memang belum bisa terpenuhi dengan segera.Rutinitas kerja masih belum bisa ditinggalkan untuk cuti dan melakukan perjalanan dengan ibu saat ini.

Eh tapi…memangnya bisa, melakukan perjalanan dengan Lansia?

Siapa bilang tidak bisa? Tentu saja kita bisa melakukan perjalanan yang nyaman dengan orang yang sudah lanjut usia, asalkan sebelumnya telah kita siapkan benar-benar perjalanan tersebut.

Meskipun belum bisa bepergian sekarang-sekarang ini, tak ada salahnya kalau aku mencari informasi apa saja yang harus dipersiapkan agar Lansia dapat melakukan perjalananyang nyaman. Syukurlah, saat ini cukup mudah mencari informasi-informasi yang kita butuhkan ya…

Berdasarkan hasil gugling dan cari info sana-sini, berikut ini adalah beberapa harus hal yang kita persiapkan benar-benar saat merencanakan traveling / perjalanan dengan Lansia :

  • Destinasi / Tujuan wisata. Tujuan wisata perlu diperhatikan, tentunya dipilih lokasi yang tidak terlalu jauh / memakan waktu lama dalam perjalanan, tidak menguras tenaga Lansia, mempunyai akses mudah ke layanan kesehatan terdekat.  Melibatkan Lansia dalam memilih tujuan akan menjadikan liburan ini lebih berkesan karena dilewatkan di tempat yang sesuai dengan minatnya.

Ibu selalu suka Wisata Alam…

  • Jadwal kegiatan. Lansia tentunya mempunyai keterbatasan dalam hal tenaga dan kemampuan fisiknya. Oleh karena itu, hindari menyusun jadwal kegiatan yang terlalu padat dalam perjalanan bersama Lansia. Itinerary yang tidak melelahkan sangatlah penting. Upayakan jarak antar lokasi tujuan berdekatan, juga jangan terlalu banyak tujuan dalam satu hari sehingga waktu untuk menikmati masing-masing lokasi lebih longgar dan tidak terburu-buru.

Santai…tidak perlu terburu-buru… Sempatkan waktu istirahat agar tidak terlalu capai…

  • Transportasi yang aman dan nyaman. Ini penting, terutama bila harus melakukan perjalanan beberapa jam. Perlu diperhatikan pula kesempatan istirahat di perjalanan agar Lansia tidak terus menerus duduk dalam waktu lama. Lansia dapat sejenak meluruskan kaki & punggung, berjalan-jalan sebentar mungkin, atau menuntaskan keperluan ke kamar kecil. Bus umum tentunya sangat tidak disarankan karena kurang bisa mengakomodir keperluan Lansia tersebut.
  • Penginapan yang nyaman dan ‘ramah Lansia’. Tempat menginap perlu mendapat perhatian khusus. Tidak harus mahal, namun penting bersih dan nyaman sehingga Lansia dapat tidur dengan nyenyak untuk memulihkan tenaga setelah beraktifitas seharian. Yang dimaksud ‘ramah Lansia’ di sini adalah memberikan kenyamanan dan keleluasaan gerak bagi Lansia, misalnya tangganya tidak tinggi, lantai bersih dan tidak licin, tersedia air panas, masakan sesuai untuk Lansia, dll.

Utamakan penginapan yang aman dan nyaman untuk Lansia

  • Obat-obatan dan peralatan khusus. Bantu Lansia saat packing, jangan sampai ketinggalan obat-obatan khusus maupun peralatan khusus / alat bantu sesuai kondisi Lansia. Perhatikan juga pakaian yang nyaman sesuai kondisi tempat yang akan didatangi, misalnya  pakaian hangat bila cuaca / tempat yang akan didatangi relatif dingin, dll. Waspadai selalu kondisi kesehatan Lansia dengan mengecek setiap hari selama perjalanan, dan segera berobat bila terjadi gangguan kesehatan.
  • Asuransi Perjalanan. Hal ini sebenarnya memang penting untuk para pejalan di segala usia, terlebih bagi Lansia, untuk berjaga-jaga apabila tiba-tiba sakit atau terjadi hal buruk yang tidak diingatkan.

Selain itu, karena keamanan dan kenyamanan ibu -yang sudah Lansia- menjadi hal yang utama maka tips-tips traveling bagi Lansia berikut ini perlu juga kuperhatikan :

  • Tidak berlebihan dalam berpakaian dan mengenakan perhiasan.  Hal ini penting untuk meminimalisir niat jahat dari orang lain.
  • Traveling tidak menjadi alasan untuk lalai menjaga kesehatan. Ingat selalu untuk minum obat yang rutin harus diminum. Nah, selain mengingatkan obat-obatan yang harus dibawa, tentu kunanti harus mengingatkan saat-saat obat harus diminum secara rutin.
  • Jaga Pola Makan dan Makanan. Nah, meskipun dalam suasana liburan namun  Pola Makan tetap harus diterapkan, demikian juga dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Hal ini penting agar kesehatan tidak terganggu selama perjalanan.
  • Selalu apdet keberadaan selama perjalanan. Penting untuk keluarga / kerabat mengetahui keberadaan Lansia selama perjalanan agar dapat terpantau dan segera tertangani bila ada keadaan darurat.

Nah, itu beberapa informasi persiapan perjalanan dengan Lansia yang telah kukumpulkan, sebagai pedoman apabila segera tiba kesempatan untuk kembali jalan-jalan dengan ibu tersayang. Semoga kesempatan itu segera tiba. Mohon doanya ya temaaan…

Sehat-sehat ya Mah…mudah-mudahan kita bisa segera jalan-jalan lagi…. Aamiin…


16 Komentar

Anyang-anyangan? Di Uri-cran saja…

Hai teman.. Pa kabar?

Sudah move on dari liburan? Hehe.. Iyalah, mestinya sih sudah mulai fokus lagi ke aktivitas sehari-hari setelah liburan usai yaa..

Begitupun aku, sudah mulai bergelut dengan tugas sehari-hari yang rasanya seolah tak ada habisnya itu. Lebaaay… Tapi dibuat asyik saja laah, lha wong memang sudah tugas kita kan ya, dikerjakan segera atau ditunda-tunda toh kita juga yang akan merasakan akibatnya. Apa enaknya sekarang bisa berleha-leha eh ternyata nanti kita juga yang harus nglembur menyelesaikan tugas-tugas yang tertunda itu, ya nggak?? Yuuk, mariiii kita kerjaaa….

Tapi, seheboh-hebohnya pekerjaan, jangan sampai lupa menjaga kesehatan ya.. Jangan sampai pekerjaan membuat kita lupa waktu makan, kurang minum, nahan buang air kecil… Hah, apa sih bahayanya nahan pipis? Baca lebih lanjut