Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati


8 Komentar

Masakan favorit saat Ramadhan

Hai… Pa kabar, teman-teman..?

Alhamdulillah kita sudah berjumpa kembali dengan Bulan Ramadhan, bulan suci yang tentunya dinanti-nanti oleh kaum muslimin. Selamat menunaikan ibadah di Bulan Ramadhan bagi teman-teman yang menjalankannya yaa…

Ramadhan memang terasa istimewa, baik suasananya..maupun aneka makanan yang disajikan di rumah-rumah kaum muslim. Mungkin bahkan ada menu-menu khusus yang hanya hadir di kala Ramadhan saja.

Bagaimana di rumah kami?

Hm, mungkin agak berbeda dengan yang lainnya, di rumah kami memang tidak ada menu khusus selama Bulan Ramadhan ini.  Semua yang terhidang di bulan ini bisa juga terhidang di luar bulan Ramadhan, baik itu menu takjil, menu berbuka ataupun menu sahurnya.

Kenapa begitu? Entahlah, mungkin karena kebiasaan saja di rumah kami. Bukan berarti tak menghormati bulan suci lho yaa… Luar biasanya bulan Ramadhan adalah bahkan menu biasa terasa istimewa disantap di bulan ini. Mungkin lebih ke suasananya ya?

Nah, kalau ada yang bertanya apa menu favorit di bulan Ramadhan, jadi agak mikir juga ya..hehe.. Mungkin kata favorit di sini kuterjemahkan saja jadi yang sering muncul ya? 🙂 Baca lebih lanjut


47 Komentar

Kenangan Ulang Tahun di Masa Kecilku

Lalang Ungu. “Kenangan masa kecil yang paling membekas di ingatan” merupakan tema arisan link Blogger Gandjel Rel yang kami dapat minggu ini, dari mba Anjar Sundari & mba Nia Nurdiansyah.

Hm…apa ya, kenangan masa kecilku yang tak terlupakan??

Banyaaaak…hehe.. Alhamdulillah aku dibesarkan di tengah keluarga yang hangat dan penuh cerita sehingga rasanya begitu banyak pengalaman hidup berkesan sepanjang masa kecil, masa remaja bahkan di masa dewasa ini.

Salah satunya adalah saat kami merayakan hari ulang tahun dari anggota keluarga kami. Ya, meskipun sederhana -hanya dihadiri keluarga inti saja- selalu ada acara peringatan hari lahir masing-masing anggota keluarga yang saat itu berjumlah delapan orang : Mbah Putri-Bapak-Ibu-lima anak. Eh.. HUT Si Mbah tidak dirayakan ding..karena kami tidak tahu kapan tepatnya hari kelahiran beliau, hehe… Baca lebih lanjut


78 Komentar

Yuk, jepret Kuliner Nusantara dengan smartphonemu

Sudah lama aku suka menikmati karya-karya foto yang indah. Bukan hanya foto-foto pemandangan atau yang bersifat alami semacam bunga ataupun binatang-binatang unik ataupun indah..tapi juga foto benda-benda sederhana yang sering kita temui di sekitar kita, bahkan hasil masakan pun bisa tampil cantik menarik dalam foto dan bikin ngeces..hehe..  Apalagi setelah punya instagram… Wah, aneka foto indah bertebaran di lini masaku, menerbitkan keinginan untuk bisa menghasilkan foto-foto indah juga…

Apa yang kulakukan kemudian?

Banyak motret tentunya.. Kan ada pepatah practice makes perfect.. Nah, jadi akupun berusaha belajar dengan lebih sering memotret aneka hal di sekitarku, termasuk kuliner yang kutemui atau kucoba. Sampai-sampai seorang teman berkomentar, keburu dingin makanannya ntar kalau kelamaan potret-potret dulu..hihi.. Baca lebih lanjut


31 Komentar

Kisah Foto Instagram Si Awam Dapur

Awam dapur. Ya, itulah sebutan yang kusematkan pada diriku sendiri, yang sampai setua ini tak pandai masak. Tak hafal semua jenis bumbu dapur dan kurang akrab dengan aneka jenis alat masak. Hanya sesekali saja menyambangi dapur, itupun dengan hasil seadanya saja, hehe…

Beberapa waktu lalu bahkan ada seorang teman yang secara bercanda -minimal begitu anggapanku- mengatakan padaku bahwa ‘keibuanku’ patut dipertanyakan karena tak mengenal istilah SABLU yang ternyata adalah sebutan -di daerah Pekalongan dan sekitarnya- bagi alat masak semacam dandang / kuali besar untuk memasak soto! Ok..resmilah sudah aku sebagai Si Awam Dapur! 😀 Baca lebih lanjut


25 Komentar

Jejak jalan-jalanku di 2016

photo-768x427

Tahun 2016 telah kita lalui, dalam beragam rasa dan berjuta kenangan. Suka duka silih berganti, tangis dan tawa menyemarakkannya, perjuangan dan pencapaian saling melengkapi, alhamdulillah…

Puji syukur juga kupanjatkan kehadirat Illahi Robbi karena di antara kesibukan di 2016, terselip beberapa kesempatan berharga untuk refreshing, jalan-jalan menyegarkan pikiran…

Tidak banyak memang kesempatan jalan-jalanku di 2016, masih bisa kuhitung dengan 10 jariku sendiri, namun semuanya sungguh berkesan dan kusyukuri. Ke mana saja? Baca lebih lanjut


29 Komentar

Belanja Tenun Pekalongan, yuuk…

“Kota Batik di Pekalongan, bukan Jogja bukan Solo… ” demikian sepenggal lirik lagu SLANK yang sudah sering kita dengar.

Ya, Pekalongan dan Batik memang sepertinya tak terpisahkan. Bahkan sesanti Kota Pekalongan juga BATIK yang merupakan akronim dari Bersih – Aman – Tertib – Indah – Komunikatif. Bicara batik, langsung teringat Pekalongan, demikian juga bila bicara Pekalongan, yang pertama dikaitkan adalah batik. Konon, belum sah berkunjung ke Pekalongan kalau belum belanja batik, hehe…

Namun sebenarnya, potensi / produk unggulannya Kota Pekalongan tak hanya batik lho…

Menurut data di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pekalongan, ada 6 jenis produk unggulan Kota Pekalongan, yaitu :

  1. Batik
  2. Tenun ATBM
  3. Tenun ATM
  4. Konveksi
  5. Pengolahan Ikan
  6. Kerajinan enceng gondok dan serat alam

Tuuh, ada banyak kan, yang bisa diborong kalau sedang berada di Kota Pekalongan. Selain di pusat perbelanjaan dan toko-toko yang tersebar di Kota Pekalongan, masing-masing produk unggulan itu dapat ditemukan di sentra-sentra usaha, misalnya di Kampung Batik Kauman, Kampung Batik Pesindon, Kampung Tenun ATBM Medono, Kampung Canting Landungsari, Sentra Tempe di Pekalongan Selatan, dll.

Nah, kali ini, aku ingin kenalkan TENUN ATBM Pekalongan ya…

Menurut Wikipedia, TENUN itu sendiri adalah teknik pembuatan kain yang dibuat dengan prinsip menggabungkan benang secara memanjang dan melintang, atau bersilangnya antara benang lusi dan pakan secara bergantian.  Tenun ATBM dikerjakan secara tradisional dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin. Banyak daerah di Indonesia yang menjadi penghasil kerajinan tenun dan masing-masing mempunyai ciri atau corak yang khas. Kota Pekalongan adalah salah satu diantaranya. Baca lebih lanjut


39 Komentar

3 Resolusi yang ingin kuwujudkan di 2017

Tahun 2016 umurnya tinggal menghitung hari lagi, tepatnya tinggal 16 hari lagi.  Rencana-rencana libur akhir tahun sudah dimatangkan tentunya, bukan? Iya laah… Terutama bila akan berlibur ke luar kota, kalau baru direncanakan mepet-mepet di akhir tahun nanti, bisa-bisa kesulitan mencari akomodasi dan batal liburannya, hehe…

Bagaimana dengan Resolusi Tahun Baru?

Ya, seperti biasa, di akhir tahun seperti ini, selain kata LIBURAN, kata lain yang seringkali kita dengar / baca adalah kata RESOLUSI. Sebenarnya apa sih maksudnya?

Jika mencari kata itu di kamusnya mbah Google, akan mudah didapatkan pengertiannya ya. Intinya, RESOLUSI yang dimaksud di sini bukan yang berhubungan dengan kamera ya… melainkan mengenai sebuah TEKAD atau KETETAPAN HATI untuk melakukan suatu tindakan / mengambil sikap yang baru / berbeda dari sebelumnya -dan lazimnya adalah sikap / tindakan yang lebih baik- yang dilakukan sebagai langkah besar dalam hidup seseorang untuk mencapai suatu tujuan / cita-cita hidupnya.

Halaah…pengertiannya muter-muter ya? Hihi… tapi bisa diambil intinya bukan? Wis, pokoke Resolusi adalah tekad untuk melakukan tindakan yang penting untuk dilakukan. Resolusi Tahun baru, berarti tekad untuk melakukan satu / beberapa tindakan di tahun yang akan datang, yang lebih baik dari tahun ini.

Hm, apa ya #resolusiku2017 nanti? Baca lebih lanjut