Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati


15 Komentar

Anyang-anyangan? Di Uri-cran saja…

Hai teman.. Pa kabar?

Sudah move on dari liburan? Hehe.. Iyalah, mestinya sih sudah mulai fokus lagi ke aktivitas sehari-hari setelah liburan usai yaa..

Begitupun aku, sudah mulai bergelut dengan tugas sehari-hari yang rasanya seolah tak ada habisnya itu. Lebaaay… Tapi dibuat asyik saja laah, lha wong memang sudah tugas kita kan ya, dikerjakan segera atau ditunda-tunda toh kita juga yang akan merasakan akibatnya. Apa enaknya sekarang bisa berleha-leha eh ternyata nanti kita juga yang harus nglembur menyelesaikan tugas-tugas yang tertunda itu, ya nggak?? Yuuk, mariiii kita kerjaaa….

Tapi, seheboh-hebohnya pekerjaan, jangan sampai lupa menjaga kesehatan ya.. Jangan sampai pekerjaan membuat kita lupa waktu makan, kurang minum, nahan buang air kecil… Hah, apa sih bahayanya nahan pipis? Baca lebih lanjut


29 Komentar

Wedang Apel – Sereh

Sore wingi aku mbukak-bukak maneh tulisan-tulisan lawas nang blog  iki, jebule wis suwe nemen aku ora nulis nganggo basa Jawa.

Lhah, jare karep nguri-uri basa Jawa..lha kok durung bisa ajeg nulis nganggo basa ibuku iki, sanajan mung sewulan pisan..apa maneh kok seminggu pisan pas dina Kamis Jawi kaya sing dingendikaake Pak Gub.. 😦

Amarga saka iku, dina iki tulisanku nganggo basa Jawa maneh, ah… Nanging arep nulis bab apa ya?

Ah iya, wektu iki aku arep nulis bab Apel lan Sereh wae. Lha..ana sesambungan apa antarane Woh Apel karo tanduran Sereh sing biasa kanggo bumbon iku? Baca lebih lanjut


17 Komentar

Berubah sungguh tak mudah …

Sarapan itu penting, sebagai ‘bekal’ selama kita beraktifitas seharian. Begitu yang selalu disampaikan oleh nenek dan ibu kami, sehingga sarapan yang cukup -biasanya dengan ‘menu berat’- selalu mengawali pola makan keluarga kami sejak dahulu.

Eh, sebentar… ‘Pola Makan‘ atau ‘Kebiasaan Makan‘ ya? Apa bedanya dua istilah itu?

Menurut hasil browsing, ternyata kedua istilah itu memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah sama-sama merupakan tindakan yang dilakukan setiap hari, terus-menerus, dan dalam waktu yang relatif lama.  Adapun perbedaannya adalah Pola Makan bersifat lebih formal, berlaku secara umum dan dijadikan sebagai pedoman.  Sedangkan Kebiasaan Makan lebih personal sifatnya, terbentuk berdasarkan selera dan ketersediaan makan di setiap rumah tangga. Makan 3 kali sehari, itu salah satu contoh pola makan. Mengkonsumsi buah setelah makan, itu salah satu contoh kebiasaan makan.

Hm, kalau begitu, lebih tepat disebut bahwa kebiasaan makan di keluarga kami adalah mengawali hari dengan sarapan. Nenek dan ibu selalu memastikan kami menghabiskan sarapan yang telah tersedia setiap pagi.  Selain itu, ketepatan waktu makan juga menjadi perhatian besar di keluarga kami, alhasil sejak kecil hingga remaja kami telah terbiasa dengan kebiasaan dan pola makan teratur tersebut. Baca lebih lanjut


10 Komentar

Cabe Jawa, tumbuhan merambat berkhasiat obat.

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar / membaca kata ‘Cabe Jawa‘, teman?

Tadinya aku langsung memikirkan kata ‘lombok‘ yang merupakan sebutan dalam bahasa Jawa untuk kata Cabai / Cabe ( Capsicum spp).

Dan ternyata… itu salah…

Penampakan sang Cabe Jawa itu..sama sekali berbeda dari buah Cabai yang selama ini kukenal sebagai salah satu tanaman sayur bahan sambal yang berwarna-warni : ada merah, hijau, putih kehijauan, kuning kemerahan dll itu…

Nah… ini dia penampakan buah dari buah  Cabe Jawa itu :

cabejawa

Cabe Jawa ( piper retroractum )

Baca lebih lanjut


8 Komentar

Ketika kerlip asa mereka memudar…

Anak adalah harapan keluarga.  Kehadirannya dalam sebuah keluarga sangatlah dinantikan.  Peristiwa kelahiran dalam suatu keluarga hampir selalu menjadi peristiwa bahagia yang tak hanya dinikmati oleh keluarga inti itu namun juga oleh keluarga besarnya.  Ya, karena buah cinta kasih yang merupakan penerus suatu keluarga itu merupakan ‘harta’ yang tak ternilai harganya.

Oleh karena itu, kesehatan & kesejahteraan anak adalah merupakan hal utama dalam sebuah keluarga.  Bukankah banyak orang-tua yang mengorbankan kebutuhannya atau kebutuhan sekunder keluarga demi pemenuhan kebutuhan kesejahteraan anak yang merupakan salah satu kebutuhan primer keluarga?

Lalu bagaimana bila anak harapan keluarga itu divonis mengidap suatu penyakit dengan harapan hidup yang kecil prosentasenya? Kanker misalnya… Baca lebih lanjut