Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati


12 Komentar

Ibu, kita jalan-jalan yuuk…

Hai teman, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia yaa…

Tulisanku kali ini, untuk menjawab pertanyaan pada Arisan Blogger Gandjel Rel ke-6, yang datang dari dua member kece nya, yaitu Dwi Septia yang punya Dwi Septia’s Blog dan Winda Oei pemilik blog Winda Oei Random Thougts .

Pertanyaannya adalah “Siapa orang yang paling ingin kau ajak traveling?”

IBU.

Ya, orang yang paling ingin kuajak traveling saat ini adalah ibuku, orang yang paling ingin kubahagiakan saat ini.

Kenapa?

Alasan utamanya ya itu sudah kusebutkan di atas : ingin membahagiakan ibu. Saat ini karena kondisi kesehatan ibu yang ‘naik-turun’ ibu jadi jarang bepergian, padahal ibu pada dasarnya adalah orang yang aktif.

Rasanya baru kemarin dulu ibu masih wira-wiri Pekalongan – Semarang – Jogja tiap kali beliau menginginkan, bahkan tidak harus menunggu diantar, ibu sering bepergian sendiri dengan naik kendaraan umum (hal yang sering menjadi bahan perdebatan berkepanjangan dengan kami ).

Jadi, kondisi sekarang karena keterbatasan gerak beliau, mungkin membuat beliau seperti terkungkung. Ingin rasanya mengajak beliau refreshing, jalan-jalan ke tempat-tempat baru atau tempat-tempat penuh kenangan yang ingin beliau kunjungi lagi, agar beliau lebih semangat, lebih bahagia…

Selain itu, keinginanku mengajak ibu bila ada kesempatan liburan adalah karena bila pergi liburan sendiri dalam waktu lama meninggalkan beliau saat ini, maka akupun tak akan merasa nyaman. Pasti kepikiran terus : bagaimana kondisi beliau di rumah? jangan-jangan keluhan sakitnya datang lagi? apakah …? jangan-jangan…? … Dan hasil akhirnya adalah tidak akan bisa menikmati liburan itu.

Ya, itu sih keinginanku. Namun tampaknya, keinginan itu memang belum bisa terpenuhi dengan segera.Rutinitas kerja masih belum bisa ditinggalkan untuk cuti dan melakukan perjalanan dengan ibu saat ini.

Eh tapi…memangnya bisa, melakukan perjalanan dengan Lansia?

Siapa bilang tidak bisa? Tentu saja kita bisa melakukan perjalanan yang nyaman dengan orang yang sudah lanjut usia, asalkan sebelumnya telah kita siapkan benar-benar perjalanan tersebut.

Meskipun belum bisa bepergian sekarang-sekarang ini, tak ada salahnya kalau aku mencari informasi apa saja yang harus dipersiapkan agar Lansia dapat melakukan perjalananyang nyaman. Syukurlah, saat ini cukup mudah mencari informasi-informasi yang kita butuhkan ya…

Berdasarkan hasil gugling dan cari info sana-sini, berikut ini adalah beberapa harus hal yang kita persiapkan benar-benar saat merencanakan traveling / perjalanan dengan Lansia :

  • Destinasi / Tujuan wisata. Tujuan wisata perlu diperhatikan, tentunya dipilih lokasi yang tidak terlalu jauh / memakan waktu lama dalam perjalanan, tidak menguras tenaga Lansia, mempunyai akses mudah ke layanan kesehatan terdekat.  Melibatkan Lansia dalam memilih tujuan akan menjadikan liburan ini lebih berkesan karena dilewatkan di tempat yang sesuai dengan minatnya.

Ibu selalu suka Wisata Alam…

  • Jadwal kegiatan. Lansia tentunya mempunyai keterbatasan dalam hal tenaga dan kemampuan fisiknya. Oleh karena itu, hindari menyusun jadwal kegiatan yang terlalu padat dalam perjalanan bersama Lansia. Itinerary yang tidak melelahkan sangatlah penting. Upayakan jarak antar lokasi tujuan berdekatan, juga jangan terlalu banyak tujuan dalam satu hari sehingga waktu untuk menikmati masing-masing lokasi lebih longgar dan tidak terburu-buru.

Santai…tidak perlu terburu-buru… Sempatkan waktu istirahat agar tidak terlalu capai…

  • Transportasi yang aman dan nyaman. Ini penting, terutama bila harus melakukan perjalanan beberapa jam. Perlu diperhatikan pula kesempatan istirahat di perjalanan agar Lansia tidak terus menerus duduk dalam waktu lama. Lansia dapat sejenak meluruskan kaki & punggung, berjalan-jalan sebentar mungkin, atau menuntaskan keperluan ke kamar kecil. Bus umum tentunya sangat tidak disarankan karena kurang bisa mengakomodir keperluan Lansia tersebut.
  • Penginapan yang nyaman dan ‘ramah Lansia’. Tempat menginap perlu mendapat perhatian khusus. Tidak harus mahal, namun penting bersih dan nyaman sehingga Lansia dapat tidur dengan nyenyak untuk memulihkan tenaga setelah beraktifitas seharian. Yang dimaksud ‘ramah Lansia’ di sini adalah memberikan kenyamanan dan keleluasaan gerak bagi Lansia, misalnya tangganya tidak tinggi, lantai bersih dan tidak licin, tersedia air panas, masakan sesuai untuk Lansia, dll.

Utamakan penginapan yang aman dan nyaman untuk Lansia

  • Obat-obatan dan peralatan khusus. Bantu Lansia saat packing, jangan sampai ketinggalan obat-obatan khusus maupun peralatan khusus / alat bantu sesuai kondisi Lansia. Perhatikan juga pakaian yang nyaman sesuai kondisi tempat yang akan didatangi, misalnya  pakaian hangat bila cuaca / tempat yang akan didatangi relatif dingin, dll. Waspadai selalu kondisi kesehatan Lansia dengan mengecek setiap hari selama perjalanan, dan segera berobat bila terjadi gangguan kesehatan.
  • Asuransi Perjalanan. Hal ini sebenarnya memang penting untuk para pejalan di segala usia, terlebih bagi Lansia, untuk berjaga-jaga apabila tiba-tiba sakit atau terjadi hal buruk yang tidak diingatkan.

Selain itu, karena keamanan dan kenyamanan ibu -yang sudah Lansia- menjadi hal yang utama maka tips-tips traveling bagi Lansia berikut ini perlu juga kuperhatikan :

  • Tidak berlebihan dalam berpakaian dan mengenakan perhiasan.  Hal ini penting untuk meminimalisir niat jahat dari orang lain.
  • Traveling tidak menjadi alasan untuk lalai menjaga kesehatan. Ingat selalu untuk minum obat yang rutin harus diminum. Nah, selain mengingatkan obat-obatan yang harus dibawa, tentu kunanti harus mengingatkan saat-saat obat harus diminum secara rutin.
  • Jaga Pola Makan dan Makanan. Nah, meskipun dalam suasana liburan namun  Pola Makan tetap harus diterapkan, demikian juga dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Hal ini penting agar kesehatan tidak terganggu selama perjalanan.
  • Selalu apdet keberadaan selama perjalanan. Penting untuk keluarga / kerabat mengetahui keberadaan Lansia selama perjalanan agar dapat terpantau dan segera tertangani bila ada keadaan darurat.

Nah, itu beberapa informasi persiapan perjalanan dengan Lansia yang telah kukumpulkan, sebagai pedoman apabila segera tiba kesempatan untuk kembali jalan-jalan dengan ibu tersayang. Semoga kesempatan itu segera tiba. Mohon doanya ya temaaan…

Sehat-sehat ya Mah…mudah-mudahan kita bisa segera jalan-jalan lagi…. Aamiin…

Iklan


10 Komentar

Ngadem di Museum Batik Pekalongan

Seperti yang sudah kutuliskan di post sebelumnya, libur Lebaran selalu istimewa karena perjumpaan dengan kerabat yang lama tak bersua karena terpisah jarak, di antaranya adalah kedatangan dua orang keponakan dari Jogja yang memang sudah cukup lama tak berkunjung.

Nah, di antara waktu kunjungan mereka yang singkat, kami pun menyempatkan diri menemani mereka jalan-jalan di kota kami. Pantai adalah tujuan pertama, seperti kebiasaan mereka dulu yang selalu mengajak main air di pantai bila sedang di Pekalongan. Namun karena sekarang mereka bukan kanak-kanak lagi, acara main air di Pantaisari di-skip , sebagai gantinya hanya duduk-duduk di tepi pantai, menonton anak-anak kecil yang mandi-mandi (seperti mereka duluuu…hehe).

Tujuan berikutnya adalah Pekalongan Mangrove Park di Jl Kunti Pekalongan Utara. Di sana tidak lama karena panas yang cukup terik meskipun baru sekitar Pukul 11-an, hanya berperahu keliling area dan jalan-jalan dari ujung ke ujung area saja. Lalu ke mana lagi? Cari yang adem, begitu permintaan mereka. Maka akupun mengarahkan mereka ke Museum Batik.

Lhah…kenapa ke sana? Baca lebih lanjut


22 Komentar

Menelusuri Jejak Sejarah Arjati di Kota Pekalongan (2)

Apa kabar, teman..?

Meneruskan tulisan kemarin tentang pengalaman mengikuti kegiatan Arjati Heritage Walk 111 (AHW 111) yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi ke 111 Kota Pekalongan ya…

Setelah menyaksikan salah satu peninggalan VOC di Kota Pekalongan yaitu Benteng Pekalongan yang terletak di Kampung Bugisan, rombongan kelompok II peserta AHW111 dipandu untuk meneruskan langkah menuju destinasi berikutnya yaitu : Baca lebih lanjut


13 Komentar

Serunya Offroad Lava Tour Merapi

offroad2

Setelah melewatkan sepenggal pagi di Kaliurang, kami pun akhirnya menikmati Lava Tour Merapi dengan cara offroad menggunakan 5 kendaraan dari ‘Tlogo Putri Jeep Tour’ yang sudah kami pesan sebelumnya.

Masing-masing Jeep Willys dalam rombongan ini berisi 4 orang penumpang dan dikendarai oleh supir yang handal dan sudah hafal dengan medan di jalur lereng Merapi, sehingga meskipun jalur yang kami lewati begitu asoy geboy , kami tetap merasa aman melaluinya.

Oya, kami mengambil Paket Medium, yang berdurasi sekitar 2,5 – 3 jam. Adapun rute yang kami lewati kemarin adalah : Kaliurang ( penjemputan di penginapan ) – Museum Mini – Batu Alien – Bunker & Puncak Kaliadem – Kampung Mbah Maridjan – Trek Basah Kalikuning – Kaliurang (Villa Hanna).

Dan inilah cerita serunya offroad Lava Tour Merapi kali ini : Baca lebih lanjut


12 Komentar

Suatu pagi di Kaliurang

photogrid_1487348319592

Hai..hai… Pa kabar, teman-teman..

Sepuluh hari tak sempat apdet tulisan di blog ini, ada yang kangen gak yaaa?? *laludiguyurbiarsadar.. 🙂

Nah, sebagai ‘pemanasan’ nulis lagi, kali ini mau cerita tentang kegiatan kami pada suatu pagi di Kaliurang, beberapa minggu lalu.. Iya..late post banget deh..hihi… Baca lebih lanjut


20 Komentar

Menikmati Wisata Foto 3 Dimensi

Saat ini, cukup banyak tempat wisata yang menawarkan lokasi yang dilengkapi background foto 3 dimensi sehingga pengunjung dapat bereksperimen dengan berbagai gaya dan mencoba berbagai trick art yang menghasilkan foto-foto seolah tampak asli.

Salah satunya adalah Old City 3D Trick Art Museum di Jl. Letjend Suprapto, Kawasan Kota Lama Semarang. Alhamdulillah, pada libur natal tahun lalu, kami berkesempatan menjelajahi tempat wisata yang masih relatif baru di Kota Semarang ini.

oc_3dta

Old City 3D Trick Art Museum Semarang

Kami datang di siang hari dan pengunjung cukup memadati destinasi wisata yang konon telah menyiapkan 108 background 3D dengan berbagai tema, yang secara berkala ( 4 bulan sekali ) dipasang berganti-ganti agar pengunjung tidak bosan. Baca lebih lanjut


25 Komentar

4 Hal penting dalam merencanakan Wisata Bersama Keluarga Besar

Wisata bersama keluarga besar adalah salah satu kegiatan yang mengasyikkan. Bayangkan, bertemu banyak kerabat sekaligus dan meluangkan waktu menciptakan kenangan indah bersama…hm…suatu hal yang patut ditunggu tentunya!

Namun, untuk dapat mewujudkan kebersamaan itu dengan sukses, perlu perencanaan yang matang. Mengumpulkan beberapa keluarga yang -biasanya- berdomisili di berbagai kota berbeda tentu bukan hal yang mudah.

Bukan hal yang mudah, tapi juga bukan hal mustahil, lho… Nah menurutku, minimal ada 4 hal ini yang harus diperhatikan dalam perencanaanya : Baca lebih lanjut