Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati


18 Komentar

Bijak berinternet? Yuuk mareee…

Lalang Ungu.  Suatu hari, saat sedang berselancar di dunia maya, sambil sesekali membuka akun medsosku, aku merasa terkejut dengan status FB salah seorang remaja kami, yang kurasakan cukup kasar dan sama sekali tak seperti dia dalam kesehariannya.

Melalui japrian kemudian terungkap bahwa dia sedang merasakan emosi negatif terhadap salah seorang temannya, dan tanpa pikir panjang melampiaskannya dalam status dengan gaya bahasa anak muda yang menurutnya biasa-biasa saja karena toh banyak digunakan oleh teman-temannya.

Melalui komunikasi itu pun kemudian aku mencoba memberi pengertian padanya tentang tindakannya yang kurang bijak tersebut. Status-status dalam medsos kita adalah salah satu cerminan pribadi kita, jadi alangkah baiknya bila kita selalu hati-hati dalam mempergunakannya.

Kita memang harus cerdas dan bijak berinternet. Lalu, tindakan-tindakan apa saja yang dapat kita lakukan untuk itu? Baca lebih lanjut

Iklan


31 Komentar

Bisnis Kue Rumahan : Pengembangan Hobby yang Menghasilkan

Lalang Ungu. Arisan Blog Gandjel Rel yang ke-9 telah datang (bahkan sudah lewat DL..hihi..) yaitu dengan tema “Bisnis Rumahan Impianmu”, yang merupakan tema pilihan dari 2 anggotanya yaitu mba Wahyu dan mba Muslifa. Naah, langsung deh aku termangu-mangu dibuatnya…

Apa pasal?

Aku belum pernah memimpikan bisnis rumahan apapun…lha wong aku sendiri tak punya jiwa / bakat bisnis je..hehe… Trus, mau nulis apa dooong???

Hm, banyak yang berpendapat bahwa bisnis kita bisa diawali dengan hobby yang ditekuni dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Hobiku, baca, nulis, dan akhir-akhir ini punya hobby baru motret. Bisnis apa yang bisa kukembangkan dari ketiga hobbyku itu ya? *berpikirkeras

Baca lebih lanjut


14 Komentar

Serunya 2nd Meet Up Sobbaj Semarang

Lalang Ungu.  Hai, teman-teman.. Pa kabar?

Hm, weekend begini enaknya ngapain? Ah, ada yang piknik, ada yang meluangkan waktu bersama keluarga tercinta, ada pula yang sekedar me time mumpung ada waktu ya.. Eh, ada juga kah yang tak ada kegiatan?

Nah, daripada bengong nyari kegiatan…mending baca-baca saja ceritaku kali ini ya… Tentang keseruan saat mengikuti kegiatan 2nd Meet Up Sobbaj Semarang beberapa waktu lalu.

Ups, iya..maafkan sebelumnya, ini memang late post. Kegiatannya sih sudah berlangsung pada Hari Minggu, 23 Juli 2017 yang lalu, namun baru kali ini sempat menuliskannya. Tak apa yaa… 😀

Apa itu Sobbaj Semarang? Baca lebih lanjut


12 Komentar

Ibu, kita jalan-jalan yuuk…

Hai teman, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia yaa…

Tulisanku kali ini, untuk menjawab pertanyaan pada Arisan Blogger Gandjel Rel ke-6, yang datang dari dua member kece nya, yaitu Dwi Septia yang punya Dwi Septia’s Blog dan Winda Oei pemilik blog Winda Oei Random Thougts .

Pertanyaannya adalah “Siapa orang yang paling ingin kau ajak traveling?”

IBU.

Ya, orang yang paling ingin kuajak traveling saat ini adalah ibuku, orang yang paling ingin kubahagiakan saat ini.

Kenapa?

Alasan utamanya ya itu sudah kusebutkan di atas : ingin membahagiakan ibu. Saat ini karena kondisi kesehatan ibu yang ‘naik-turun’ ibu jadi jarang bepergian, padahal ibu pada dasarnya adalah orang yang aktif.

Rasanya baru kemarin dulu ibu masih wira-wiri Pekalongan – Semarang – Jogja tiap kali beliau menginginkan, bahkan tidak harus menunggu diantar, ibu sering bepergian sendiri dengan naik kendaraan umum (hal yang sering menjadi bahan perdebatan berkepanjangan dengan kami ).

Jadi, kondisi sekarang karena keterbatasan gerak beliau, mungkin membuat beliau seperti terkungkung. Ingin rasanya mengajak beliau refreshing, jalan-jalan ke tempat-tempat baru atau tempat-tempat penuh kenangan yang ingin beliau kunjungi lagi, agar beliau lebih semangat, lebih bahagia…

Selain itu, keinginanku mengajak ibu bila ada kesempatan liburan adalah karena bila pergi liburan sendiri dalam waktu lama meninggalkan beliau saat ini, maka akupun tak akan merasa nyaman. Pasti kepikiran terus : bagaimana kondisi beliau di rumah? jangan-jangan keluhan sakitnya datang lagi? apakah …? jangan-jangan…? … Dan hasil akhirnya adalah tidak akan bisa menikmati liburan itu.

Ya, itu sih keinginanku. Namun tampaknya, keinginan itu memang belum bisa terpenuhi dengan segera.Rutinitas kerja masih belum bisa ditinggalkan untuk cuti dan melakukan perjalanan dengan ibu saat ini.

Eh tapi…memangnya bisa, melakukan perjalanan dengan Lansia?

Siapa bilang tidak bisa? Tentu saja kita bisa melakukan perjalanan yang nyaman dengan orang yang sudah lanjut usia, asalkan sebelumnya telah kita siapkan benar-benar perjalanan tersebut.

Meskipun belum bisa bepergian sekarang-sekarang ini, tak ada salahnya kalau aku mencari informasi apa saja yang harus dipersiapkan agar Lansia dapat melakukan perjalananyang nyaman. Syukurlah, saat ini cukup mudah mencari informasi-informasi yang kita butuhkan ya…

Berdasarkan hasil gugling dan cari info sana-sini, berikut ini adalah beberapa harus hal yang kita persiapkan benar-benar saat merencanakan traveling / perjalanan dengan Lansia :

  • Destinasi / Tujuan wisata. Tujuan wisata perlu diperhatikan, tentunya dipilih lokasi yang tidak terlalu jauh / memakan waktu lama dalam perjalanan, tidak menguras tenaga Lansia, mempunyai akses mudah ke layanan kesehatan terdekat.  Melibatkan Lansia dalam memilih tujuan akan menjadikan liburan ini lebih berkesan karena dilewatkan di tempat yang sesuai dengan minatnya.

Ibu selalu suka Wisata Alam…

  • Jadwal kegiatan. Lansia tentunya mempunyai keterbatasan dalam hal tenaga dan kemampuan fisiknya. Oleh karena itu, hindari menyusun jadwal kegiatan yang terlalu padat dalam perjalanan bersama Lansia. Itinerary yang tidak melelahkan sangatlah penting. Upayakan jarak antar lokasi tujuan berdekatan, juga jangan terlalu banyak tujuan dalam satu hari sehingga waktu untuk menikmati masing-masing lokasi lebih longgar dan tidak terburu-buru.

Santai…tidak perlu terburu-buru… Sempatkan waktu istirahat agar tidak terlalu capai…

  • Transportasi yang aman dan nyaman. Ini penting, terutama bila harus melakukan perjalanan beberapa jam. Perlu diperhatikan pula kesempatan istirahat di perjalanan agar Lansia tidak terus menerus duduk dalam waktu lama. Lansia dapat sejenak meluruskan kaki & punggung, berjalan-jalan sebentar mungkin, atau menuntaskan keperluan ke kamar kecil. Bus umum tentunya sangat tidak disarankan karena kurang bisa mengakomodir keperluan Lansia tersebut.
  • Penginapan yang nyaman dan ‘ramah Lansia’. Tempat menginap perlu mendapat perhatian khusus. Tidak harus mahal, namun penting bersih dan nyaman sehingga Lansia dapat tidur dengan nyenyak untuk memulihkan tenaga setelah beraktifitas seharian. Yang dimaksud ‘ramah Lansia’ di sini adalah memberikan kenyamanan dan keleluasaan gerak bagi Lansia, misalnya tangganya tidak tinggi, lantai bersih dan tidak licin, tersedia air panas, masakan sesuai untuk Lansia, dll.

Utamakan penginapan yang aman dan nyaman untuk Lansia

  • Obat-obatan dan peralatan khusus. Bantu Lansia saat packing, jangan sampai ketinggalan obat-obatan khusus maupun peralatan khusus / alat bantu sesuai kondisi Lansia. Perhatikan juga pakaian yang nyaman sesuai kondisi tempat yang akan didatangi, misalnya  pakaian hangat bila cuaca / tempat yang akan didatangi relatif dingin, dll. Waspadai selalu kondisi kesehatan Lansia dengan mengecek setiap hari selama perjalanan, dan segera berobat bila terjadi gangguan kesehatan.
  • Asuransi Perjalanan. Hal ini sebenarnya memang penting untuk para pejalan di segala usia, terlebih bagi Lansia, untuk berjaga-jaga apabila tiba-tiba sakit atau terjadi hal buruk yang tidak diingatkan.

Selain itu, karena keamanan dan kenyamanan ibu -yang sudah Lansia- menjadi hal yang utama maka tips-tips traveling bagi Lansia berikut ini perlu juga kuperhatikan :

  • Tidak berlebihan dalam berpakaian dan mengenakan perhiasan.  Hal ini penting untuk meminimalisir niat jahat dari orang lain.
  • Traveling tidak menjadi alasan untuk lalai menjaga kesehatan. Ingat selalu untuk minum obat yang rutin harus diminum. Nah, selain mengingatkan obat-obatan yang harus dibawa, tentu kunanti harus mengingatkan saat-saat obat harus diminum secara rutin.
  • Jaga Pola Makan dan Makanan. Nah, meskipun dalam suasana liburan namun  Pola Makan tetap harus diterapkan, demikian juga dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Hal ini penting agar kesehatan tidak terganggu selama perjalanan.
  • Selalu apdet keberadaan selama perjalanan. Penting untuk keluarga / kerabat mengetahui keberadaan Lansia selama perjalanan agar dapat terpantau dan segera tertangani bila ada keadaan darurat.

Nah, itu beberapa informasi persiapan perjalanan dengan Lansia yang telah kukumpulkan, sebagai pedoman apabila segera tiba kesempatan untuk kembali jalan-jalan dengan ibu tersayang. Semoga kesempatan itu segera tiba. Mohon doanya ya temaaan…

Sehat-sehat ya Mah…mudah-mudahan kita bisa segera jalan-jalan lagi…. Aamiin…


33 Komentar

Masakan favorit saat Ramadhan

Hai… Pa kabar, teman-teman..?

Alhamdulillah kita sudah berjumpa kembali dengan Bulan Ramadhan, bulan suci yang tentunya dinanti-nanti oleh kaum muslimin. Selamat menunaikan ibadah di Bulan Ramadhan bagi teman-teman yang menjalankannya yaa…

Ramadhan memang terasa istimewa, baik suasananya..maupun aneka makanan yang disajikan di rumah-rumah kaum muslim. Mungkin bahkan ada menu-menu khusus yang hanya hadir di kala Ramadhan saja.

Bagaimana di rumah kami?

Hm, mungkin agak berbeda dengan yang lainnya, di rumah kami memang tidak ada menu khusus selama Bulan Ramadhan ini.  Semua yang terhidang di bulan ini bisa juga terhidang di luar bulan Ramadhan, baik itu menu takjil, menu berbuka ataupun menu sahurnya.

Kenapa begitu? Entahlah, mungkin karena kebiasaan saja di rumah kami. Bukan berarti tak menghormati bulan suci lho yaa… Luar biasanya bulan Ramadhan adalah bahkan menu biasa terasa istimewa disantap di bulan ini. Mungkin lebih ke suasananya ya?

Nah, kalau ada yang bertanya apa menu favorit di bulan Ramadhan, jadi agak mikir juga ya..hehe.. Mungkin kata favorit di sini kuterjemahkan saja jadi yang sering muncul ya? 🙂 Baca lebih lanjut


21 Komentar

Aku dan Instagramku

Hai.. IG-nya apa? Follow yaaa…

Hm…tampaknya sekarang kita makin sering ya menerima pertanyaan itu. Kalau dulu yang biasa ditanya akun FB dan URL blog, lalu tambah twitter dan sekarang tak ketinggalan akun IGnya ditanyakan pula.

Meskipun memang hobby cekrak-cekrek sejak dulu, aku belum lama membuat akun instagram. Awalnya membuat IG sebagai tambahan galery penyimpanan fotoku..hihi..

Foto pertama di akun IG @mechtadeera pada 29 Nop 2014

Oya, suka motret dan pinter motret itu beda lhoo… Aku sih suka cekrak-cekrek tapi yo asal jepret saja, gak mikir teknik-teknik apapun itu..hehe.. Pokoke, senang bisa mendokumentasikan sesuatu, entah itu suatu kegiatan ataupun sekedar rekaman atas hal-hal -yang menurutku- unik dan ingin kukenang.

Seperti kusebutkan tadi, pada awalnya aku memang kurang berminat main IG, lalu suatu waktu berkesempatan ngangsu kawruh dalam sebuah pertemuan dengan teman-teman blogger, yang antara lain menyimpulkan bahwa media sosial pun dapat kita berdayakan untuk menunjang kinerja blog kita.. (aiih..kinerja..bahasa tinggi nih..hehe..)

Nah, setelah itu mulailah timbul minatku untuk memberdayakan media sosial yang kupunya, dan juga membuat akun IG untuk melengkapinya. Baca lebih lanjut


23 Komentar

3 hal penting dalam persiapan dialog on air

on-air

Sumber Foto : Pixabay

“Maaf bu, ini dari radio bsp…mau menawarkan untuk komunitas blogger bisa ikutan on air bsok malam selasa jam 7…apakah bisa bu….untuk program acara nya trensetter…”

Itu adalah sebuah pesan yang masuk via Whatsapp ku beberapa waktu lalu.. Waah, langsung hepi deh membacanya. Siaran ? Hayuuuk… Baca lebih lanjut