Lalang Ungu

ruang ekspresi sepotong hati


18 Komentar

4 Buku Inspiratif Bagiku

Assalamualaikum… Pa kabar, teman-teman.. Semoga semua baik-baik saja ya, meskipun cuaca sedang labil alias masih suka berganti-ganti seenaknya sendiri, yang seringkali membuat tubuh kita jadi mudah terserang penyakit…

Masih seperti tulisan sebelumnya, tulisan ini juga kubuat untuk memenuhi kewajiban sebagai peserta arisan yang baik. Tepatnya adalah Arisan Blog Gandjel Rel yang sudah masuk putaran ke-7 dan tema kali ini adalah “Buku yang menginspirasi”.

Hm, ngomong-ngomong tentang buku membuatku merasa bersalah, karena sudah beberapa bulan ini tak sempat lagi membaca buku baru. Walhasil, buku-buku hasil pembelian bulan-bulan sebelumnya tertumpuk begitu saja masih dalam kemasan plastiknya! Duuh…pemalas betul aku yaa…

Nah, dengan adanya tema kali ini, mau tak mau aku kembali membongkar memori tentang buku-buku yang pernah kubaca, mana di antaranya yang menimbulkan inspirasi dalam kehidupanku yang biasa-biasa saja ini? Hehe..

Setelah beberapa waktu melihat-lihat kembali buku-buku yang kupunya, ternyata banyak juga yang inspiratif bagiku, dan 4 diantaranya adalah : Senandung Cinta dari Rumah Kayu, Enjoy Capitalism, Musing Religion dan Everything Is Alright. Baca lebih lanjut


16 Komentar

Belajar bangkit dari kisah DR. Sri Manullang

 Ev-Is-A

  • Judul Buku : Everything Is Alright – Sekuntum Mawar Untuk Negeri
  • Penulis : DR. Sri Damayanty Manullang
  • Editor : Herlina P. Dewi
  • Desain Sampul : Ike Rosana
  • Layout Isi : Diandracreative
  • Proof Reader : Tikah Kumala
  • Jenis Buku : Memoar – Kisah Inspiratif
  • Jml Halaman : xxxii + 388 hlm
  • Penerbit : Stiletto Book

 

Awalnya, ketika memilih buku ini di antara tumpukan buku-buku terbitan Stiletto Book di sebuah toko buku, aku tertarik pada sampulnya dan mengira telah menemukan sebuah buku perjalanan biasa.  Ya, sampul depan -yang menggambarkan sebuah kota / daerah bersalju- telah menggiringku pada kesimpulan awal itu.  Lalu ketika aku melihat sampul belakangnya -yang tak kalah cantik dengan gambar Menara Eifell- dan membaca apa yang tertulis di sana, barulah aku sadar bahwa buku (lumayan tebal) yang kupegang itu memang sebuah buku perjalanan, namun bukan buku perjalanan biasa.

Tepatnya itu buku tentang  perjalanan hidup seorang perempuan cantik bergelar HDR (Doktor besar) yang mampu bangkit dari kegagalannya dan sedang bertekad mentransfer ilmu Competitive Intelligence  –yang telah dipelajarinya bertahun-tahun di Prancis- sebagai mawar persembahannya bagi ibu pertiwi tercinta. Baca lebih lanjut